RADARBONANG.ID — Juicy Luicy menjadi sorotan setelah batal tampil dalam festival musik XYZ Live Ground 2026 di Stadion Temenggung Abdul Jamal, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu, 5 September 2026.
Absennya band asal Bandung tersebut awalnya membuat penonton mempertanyakan penyebab pembatalan.
Situasi semakin ramai setelah pihak penyelenggara memberikan klarifikasi mengenai persoalan yang terjadi sebelum rombongan Juicy Luicy berangkat menuju Batam.
Klarifikasi tersebut kemudian memunculkan beragam respons di media sosial.
Kritik yang sebelumnya banyak diarahkan kepada penyelenggara berbalik ditujukan kepada Juicy Luicy setelah muncul informasi mengenai persoalan kelebihan bagasi.
Baca Juga: Mulai Usia 17 Tahun, Warga Indonesia Bakal Otomatis Punya Rekening Bank Otomatis Berisi Rp50 Ribu
Berawal dari Masalah Kelebihan Bagasi
Menurut penjelasan XYZ Liveground, kebutuhan utama Juicy Luicy untuk tampil di Batam sebenarnya telah dipersiapkan.
Mulai dari pembayaran fee, tiket penerbangan pulang-pergi, akomodasi hotel, kebutuhan perjalanan, hospitality, hingga kebutuhan teknis disebut telah disiapkan berdasarkan kesepakatan kedua pihak.
Masalah kemudian muncul ketika rombongan hendak melakukan perjalanan menuju Batam.
Saat proses keberangkatan, terdapat kebutuhan tambahan berupa biaya kelebihan bagasi yang harus dibayarkan di bandara.
Pihak penyelenggara mengaku menawarkan solusi agar biaya tersebut dibayarkan terlebih dahulu sehingga perjalanan tetap dapat dilanjutkan.
Setelah itu, biaya akan diproses melalui mekanisme reimbursement.
Namun, perjalanan Juicy Luicy akhirnya tidak dilanjutkan sehingga grup tersebut tidak hadir di lokasi festival.
Penyelenggara dan Juicy Luicy Punya Versi Berbeda
Persoalan menjadi lebih rumit karena sebelumnya Juicy Luicy juga sempat memberikan alasan mengenai pembatalan tersebut.
Dalam pernyataan yang kemudian beredar, pihak band menyebut keputusan tidak tampil diambil karena masih terdapat sejumlah kewajiban dari penyelenggara yang belum diselesaikan.
Sementara itu, klarifikasi XYZ Liveground menyebut kebutuhan yang telah disepakati sudah dipenuhi dan persoalan yang muncul berkaitan dengan pembayaran tambahan untuk kelebihan bagasi.
Perbedaan versi inilah yang kemudian membuat publik semakin penasaran.
Netizen mempertanyakan bagaimana sebenarnya proses komunikasi antara manajemen artis dan penyelenggara hingga akhirnya Juicy Luicy batal berangkat.
Hingga pemberitaan terbaru, pihak Juicy Luicy belum memberikan penjelasan resmi secara lengkap untuk menanggapi klarifikasi terbaru dari penyelenggara.
Netizen Mulai Ramai Mengkritik
Setelah klarifikasi promotor beredar, sejumlah warganet mulai memberikan kritik kepada Juicy Luicy.
Beberapa komentar mempertanyakan keputusan membatalkan keberangkatan ketika pihak penyelenggara disebut telah menawarkan mekanisme reimbursement untuk biaya kelebihan bagasi.
Ada pula yang membandingkan persoalan tersebut dengan pengalaman musisi lain ketika harus membawa banyak perlengkapan dalam perjalanan.
Kritik tidak hanya datang dari penonton.
Perdebatan tersebut juga menarik perhatian sejumlah pelaku industri musik yang memahami bahwa persoalan bagasi memang dapat menjadi masalah tersendiri bagi musisi.
Pasalnya, sebuah grup musik tidak hanya membawa pakaian dan barang pribadi.
Peralatan seperti drum, mixer, instrumen musik, hingga perlengkapan pendukung produksi dapat membuat total bagasi mencapai ratusan kilogram.
Nadin Amizah Ikut Berkomentar
Penyanyi Nadin Amizah juga ikut menanggapi polemik tersebut melalui media sosial.
Nadin menyoroti bahwa kebutuhan bagasi musisi bisa sangat besar, terutama bagi mereka yang membawa sendiri sejumlah peralatan pertunjukan.
Menurutnya, persoalan yang terjadi sebaiknya tidak hanya dilihat dari besarnya biaya kelebihan bagasi, tetapi juga dari kemungkinan adanya miskomunikasi mengenai pembayaran dan kebutuhan perjalanan.
Komentar tersebut kemudian menambah perspektif baru dalam perdebatan.
Sebab, persoalan bagasi bagi musisi sebenarnya bukan hal yang sederhana dan seharusnya dapat diperhitungkan sejak tahap persiapan acara.
Sejumlah pengamat industri musik juga menilai kebutuhan seperti artist fee, tiket perjalanan, bagasi, akomodasi, hospitality, hingga technical rider idealnya sudah diatur secara jelas sebelum acara berlangsung.
Akun Uan Sempat Jadi Sorotan
Di tengah polemik tersebut, vokalis Juicy Luicy, Julian Kaisar atau Uan, juga ikut menjadi perhatian publik.
Akun Instagram Uan dilaporkan tidak dapat ditemukan pada 9 September 2026.
Kondisi tersebut kemudian memunculkan berbagai spekulasi dan membuat sebagian warganet meminta personel Juicy Luicy lainnya memberikan penjelasan.
Meski demikian, hilangnya akun media sosial tersebut tidak secara otomatis menjelaskan hubungan dengan polemik pembatalan penampilan.
Publik masih menunggu keterangan resmi dari pihak band mengenai apa yang sebenarnya terjadi.
Jadi Sorotan soal Profesionalitas Musisi
Kasus Juicy Luicy di Batam akhirnya berkembang lebih jauh dari sekadar persoalan biaya kelebihan bagasi.
Baca Juga: 10 Buku yang Ramai Direkomendasikan di Threads, Isinya Bisa Mengubah Cara Pandang soal Hidup
Peristiwa tersebut ikut memunculkan pembahasan mengenai profesionalitas, komunikasi antara artis dan promotor, serta pentingnya kejelasan kontrak sebelum sebuah pertunjukan digelar.
Bagi penyelenggara, pembatalan penampilan tentu berdampak pada persiapan acara yang telah dilakukan.
Sementara bagi musisi, kebutuhan teknis dan perjalanan juga harus diperhitungkan secara detail agar persoalan serupa tidak muncul menjelang waktu keberangkatan.
Untuk saat ini, publik masih melihat dua versi mengenai kejadian tersebut.
Penyelesaian polemik akan sangat bergantung pada penjelasan dari kedua pihak, terutama mengenai kesepakatan pembayaran dan siapa yang sebenarnya bertanggung jawab atas biaya kelebihan bagasi tersebut.
Editor : Muhammad Azlan SyahSumber : m.jpnn.com