Dikira Orang Biasa, Pria Bersenter Kepergok Bocah Saat Karhutla hingga Akhirnya Ditangkap Polisi

Muhammad Azlan Syah • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:51 WIB
Awalnya cuma merekam kondisi karhutla, dua bocah ini justru menemukan petunjuk penting. Sosok pria bersenter yang mereka pergoki ternyata diduga berkaitan dengan pembakaran lahan. (ilustrasi)
Awalnya cuma merekam kondisi karhutla, dua bocah ini justru menemukan petunjuk penting. Sosok pria bersenter yang mereka pergoki ternyata diduga berkaitan dengan pembakaran lahan. (ilustrasi)

RADARBONAG.ID – Sebuah video yang memperlihatkan dua bocah berhadapan dengan pria bersenter di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mendadak viral.

Rekaman tersebut ternyata menjadi petunjuk penting bagi polisi untuk mengungkap dugaan aksi pembakaran lahan.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Kalibata Ujung, Kota Palangka Raya, pada 17 Agustus 2026 malam.

Dua bocah yang sedang berboncengan sepeda motor awalnya tengah mencari titik api bersama relawan pemadam.

Namun, perjalanan mereka berubah menegangkan ketika berpapasan dengan dua pria.

Salah satunya terlihat mengenakan senter kepala atau headlamp, memegang rokok, serta membawa senjata tajam jenis mandau.

Baca Juga: Karhutla Makin Mengkhawatirkan, TNI Kerahkan 14.167 Prajurit hingga Tiga Pesawat untuk Bantu Penanga

Dua Bocah Justru Menemukan Sosok Mencurigakan

Dalam rekaman yang kemudian beredar luas di media sosial, salah satu bocah sempat bertanya mengenai keberadaan titik api kepada pria tersebut.

Alih-alih memberikan informasi, pria bersenter itu justru membantah adanya kebakaran dan meminta kedua bocah segera pergi.

Nada bicaranya bahkan disebut cukup keras hingga membuat keduanya memilih meninggalkan lokasi.

Situasi tersebut justru membuat kejadian semakin mencurigakan.

Kedua bocah kemudian melanjutkan perjalanan dan kembali merekam kondisi di sekitar lokasi. Dalam perjalanan itu, mereka melihat kobaran api yang membakar lahan.

Video yang awalnya hanya menjadi dokumentasi tersebut kemudian diunggah ke media sosial dan menarik perhatian publik.

Tak disangka, rekaman itu akhirnya membantu polisi mengidentifikasi sosok pria yang sebelumnya mereka temui.

Polisi Bergerak Setelah Video Viral

Polresta Palangka Raya kemudian melakukan penyelidikan setelah mendapatkan video yang beredar di media sosial.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Deddy Supriadi membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan dua orang yang diduga berkaitan dengan kebakaran lahan tersebut.

Keduanya masing-masing berinisial A alias Icong, 34 tahun, dan W alias Bapa Memey, 41 tahun.

Polisi menyebut Icong merupakan pria yang terlihat dalam video dan diduga melakukan pembakaran, sedangkan W disebut sebagai pemilik lahan.

Icong diamankan polisi pada Jumat, 21 Agustus 2026. Berdasarkan pemeriksaan awal, ia mengakui telah menebas dan membakar lahan tersebut.

Sementara itu, polisi kemudian melakukan pengembangan hingga mengamankan W.

Kedua orang tersebut selanjutnya menjalani pemeriksaan di Polresta Palangka Raya untuk mendalami peran masing-masing dalam peristiwa karhutla.

Terungkap, Lahan Dibakar untuk Dibuka

Dari pemeriksaan sementara, polisi menduga pembakaran tersebut berkaitan dengan aktivitas pembukaan lahan.

Kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui secara lengkap motif dan kronologi pembakaran.

Polisi juga melakukan pengecekan terhadap lokasi lahan yang terbakar dan memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Kasus ini menjadi perhatian karena pembakaran lahan dilakukan ketika sejumlah wilayah Kalimantan Tengah tengah menghadapi ancaman karhutla.

Api yang muncul di satu lokasi dapat dengan cepat meluas, terutama ketika kondisi lingkungan kering dan angin cukup kencang.

Video Bocah Jadi Petunjuk Penting

Yang membuat kasus ini menarik adalah bagaimana sebuah video sederhana yang direkam dua bocah justru membantu membuka dugaan tindak pidana.

Keduanya sebenarnya tidak sedang melakukan investigasi.

Mereka hanya berada di lokasi untuk melihat titik api dan membantu mengetahui kondisi kebakaran.

Namun, keberanian mereka merekam situasi sekitar membuat polisi mendapatkan petunjuk awal mengenai identitas pria yang berada di dekat lokasi kebakaran.

Setelah video tersebut viral, polisi kemudian mencocokkan informasi dari rekaman dengan hasil penyelidikan di lapangan.

Dari situlah identitas pria bersenter yang sebelumnya terlihat dalam video berhasil diketahui.

Bukan Sekadar Video Viral

Kasus ini sekaligus menunjukkan bahwa rekaman masyarakat dapat menjadi informasi awal yang membantu aparat mengungkap sebuah peristiwa.

Meski demikian, masyarakat tetap perlu berhati-hati ketika berada di sekitar lokasi kebakaran.

Api, asap, serta kondisi medan yang tidak stabil dapat membahayakan keselamatan.

Dalam situasi seperti itu, melaporkan keberadaan titik api kepada petugas jauh lebih aman dibandingkan mendekati sumber kebakaran seorang diri.

Terlebih lagi, membawa senjata tajam seperti mandau di lokasi kebakaran membuat situasi semakin berisiko.

Baca Juga: Sungai Kapuas Mendadak Punya “Pantai” Saat Kemarau, Hamparan Pasir Timbul Jadi Tempat Rekreasi Warga

Untuk saat ini, polisi masih mendalami kasus tersebut dan memeriksa kedua pria yang telah diamankan.

Dugaan pembakaran lahan juga akan diproses berdasarkan bukti dan hasil penyidikan.

Karena itu, status dan peran masing-masing pihak tetap harus mengikuti proses hukum yang sedang berjalan.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa kebakaran hutan dan lahan bukan persoalan sepele.

Satu tindakan membakar lahan dapat memicu dampak yang jauh lebih luas, mulai dari kerusakan lingkungan hingga gangguan kesehatan dan aktivitas masyarakat.

Dan kali ini, sebuah kejadian yang bermula dari pertemuan dua bocah dengan “pria bersenter” justru menjadi pintu masuk bagi polisi untuk mengungkap dugaan pelaku karhutla di Palangka Raya.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : detik.com
karhutla Kalimantan Tengah pria bersenter karhutla pelaku pembakaran lahan Palangka Raya video bocah viral karhutla polisi tangkap pelaku karhutla