Bantuan Korban Gempa NTT Terus Berdatangan, TNI-Polri Kirim 44 Truk Logistik hingga Pesawat A400M dari Jakarta

Cicik Nur Latifah • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:09 WIB
Bantuan untuk korban gempa NTT terus mengalir. TNI-Polri mengerahkan 44 truk logistik hingga pesawat A400M untuk mempercepat distribusi bantuan. (TNI AU)
Bantuan untuk korban gempa NTT terus mengalir. TNI-Polri mengerahkan 44 truk logistik hingga pesawat A400M untuk mempercepat distribusi bantuan. (TNI AU)

RADARBONAG.ID — Bantuan untuk masyarakat yang terdampak gempa bumi bermagnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bergerak.

TNI dan Polri mengerahkan berbagai sumber daya untuk memastikan kebutuhan warga di wilayah terdampak dapat segera terpenuhi.

Tidak hanya mengirim bahan makanan dan kebutuhan sehari-hari, bantuan juga mencakup perlengkapan untuk mendukung aktivitas kemanusiaan di lokasi pengungsian.

Pengiriman dilakukan melalui jalur darat dan udara. TNI Angkatan Udara (AU) bahkan mengerahkan pesawat angkut berat, termasuk Airbus A400M, untuk mempercepat distribusi logistik menuju wilayah yang membutuhkan.

Baca Juga: SBY Absen dari Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Masih Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Amerika Serikat

Pesawat A400M Dikerahkan untuk Percepat Bantuan

TNI AU mengambil peran dalam distribusi bantuan melalui jalur udara.

Penggunaan pesawat angkut berkapasitas besar diharapkan dapat mempercepat proses pengiriman logistik dari Jakarta menuju daerah terdampak.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan, jalur udara menjadi salah satu pilihan untuk mempercepat bantuan sampai ke masyarakat.

Dengan kondisi wilayah terdampak bencana yang dapat menghadirkan berbagai kendala dalam proses distribusi, pengiriman menggunakan pesawat menjadi langkah penting agar kebutuhan mendesak dapat segera diterima warga.

Bantuan yang tiba kemudian diharapkan dapat langsung didistribusikan kepada masyarakat sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Polri Kirim 44 Truk Bantuan dari Berbagai Daerah

Di sisi lain, Polri juga mengerahkan bantuan secara serentak dari sejumlah kepolisian daerah.

Pengiriman dilakukan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia.

Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan kemanusiaan bagi masyarakat NTT yang tengah menghadapi dampak bencana.

Secara keseluruhan, sebanyak 44 truk dan satu mobil box membawa berbagai kebutuhan untuk warga terdampak.

Muatan bantuan tersebut cukup beragam, mulai dari air mineral, makanan siap santap, susu, beras, mi instan, biskuit, popok, selimut, kasur, alas tidur, terpal, pakaian, obat-obatan, hingga perlengkapan kebersihan.

Kebutuhan tersebut diprioritaskan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, khususnya mereka yang masih berada di lokasi pengungsian atau membutuhkan tempat tinggal sementara.

Bukan Hanya Makanan, Peralatan Kemanusiaan Ikut Dikirim

Polri juga tidak hanya mengirim bantuan berupa bahan pangan.

Sejumlah peralatan pendukung turut diberangkatkan untuk membantu petugas menangani kebutuhan warga di lokasi terdampak.

Perlengkapan tersebut mencakup genset, tenda, perangkat komunikasi, fasilitas penyedia air bersih, kendaraan dapur lapangan, hingga water treatment.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan bahwa dukungan yang diberikan memang dirancang tidak sebatas bantuan logistik.

Sarana pendukung juga dibutuhkan agar berbagai kebutuhan masyarakat di tempat pengungsian dapat ditangani dengan lebih cepat dan menyeluruh.

Ketersediaan listrik, air bersih, makanan, tempat berlindung, serta komunikasi menjadi bagian penting dalam penanganan kondisi darurat setelah bencana.

Bantuan Datang dari Sejumlah Polda

Puluhan truk bantuan tersebut berasal dari sejumlah wilayah.

Polda Bali mengirim lima truk bantuan, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) delapan truk, Polda Jawa Tengah 10 truk, dan Polda Metro Jaya sebanyak 12 truk.

Seluruh bantuan tersebut diberangkatkan melalui Lanud TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Sementara itu, Polda Jawa Timur turut mengirimkan sembilan truk bantuan sosial.

Tidak berhenti pada pengiriman kebutuhan pokok, Polda Jatim juga memberikan dukungan operasional berupa dua kendaraan dapur lapangan dan dua unit water treatment.

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan membantu pemenuhan kebutuhan makanan serta air bersih bagi masyarakat yang terdampak.

Tim SAR hingga Trauma Healing Sudah Diterjunkan

Pengiriman logistik terbaru tersebut menjadi bagian dari operasi kemanusiaan yang sebelumnya telah dilakukan Polri di wilayah NTT.

Sejumlah unsur telah dikerahkan untuk membantu proses penanganan bencana.

Personel yang terlibat antara lain Brimob BKO, Tim SAR, K9, Disaster Victim Identification (DVI), Dokkes, hingga tim trauma healing.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa penanganan pascabencana tidak hanya berfokus pada pencarian dan penyelamatan.

Aspek kesehatan, identifikasi korban, pemenuhan kebutuhan dasar, hingga kondisi psikologis masyarakat juga menjadi perhatian dalam operasi kemanusiaan.

Kebutuhan Warga Terus Dipantau

Polri juga terus mengirimkan kebutuhan operasional secara bertahap berdasarkan perkembangan situasi di lapangan.

Sejumlah perlengkapan yang disiapkan mencakup obat-obatan, tenda, Makanan Tambahan Polri (MTP), watergen, water treatment, dapur lapangan, genset, Wi-Fi portable, Wontech, hingga Starlink.

Perlengkapan komunikasi menjadi bagian penting dalam situasi bencana, terutama ketika infrastruktur komunikasi di wilayah terdampak mengalami gangguan.

Sementara fasilitas pengolahan air, dapur lapangan, dan sumber listrik bergerak dibutuhkan untuk menunjang aktivitas masyarakat maupun petugas selama masa tanggap darurat.

Bantuan Disesuaikan dengan Kondisi di Lapangan

Polri memastikan kebutuhan masyarakat terus dipantau seiring perkembangan kondisi pascabencana.

Distribusi bantuan disesuaikan dengan kebutuhan yang ditemukan di lokasi, mulai dari pangan, air bersih, tempat tinggal sementara, layanan kesehatan, fasilitas komunikasi, hingga dukungan psikologis.

Langkah tersebut menjadi penting karena kebutuhan warga dapat berubah dari waktu ke waktu.

Baca Juga: Profil Neeltje Werimon, Putri Papua yang Dipercaya Membawa Baki Bendera Saat Upacara Penurunan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka

Pada tahap awal, misalnya, makanan, air minum, obat-obatan, dan tempat berlindung menjadi kebutuhan utama.

Seiring proses penanganan berjalan, kebutuhan lain seperti layanan kesehatan, komunikasi, fasilitas sanitasi, serta dukungan psikologis juga semakin diperlukan.

Dengan pengiriman melalui jalur darat dan udara, TNI-Polri berupaya mempercepat distribusi bantuan ke masyarakat terdampak.

Di tengah situasi bencana, bantuan yang cepat dan sesuai kebutuhan menjadi salah satu faktor penting untuk membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat sekaligus memulai proses pemulihan.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : jawapos.com
gempa NTT M 7 bantuan korban gempa NTT TNI Polri kirim logistik NTT pesawat A400M bantuan gempa bantuan kemanusiaan NTT