BGN Luncurkan Radar MBG, Orang Tua Kini Bisa Pantau Menu, Kandungan Gizi, hingga Dapur yang Menyiapkan Makanan Anak

Cicik Nur Latifah • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:07 WIB
Kini orang tua bisa ikut memantau menu MBG yang disantap anak di sekolah lewat Radar MBG. Sudah tahu cara kerjanya? (jawapos)
Kini orang tua bisa ikut memantau menu MBG yang disantap anak di sekolah lewat Radar MBG. Sudah tahu cara kerjanya? (jawapos)

RADARBONAG.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini memiliki sistem pemantauan yang bisa diakses masyarakat.

Badan Gizi Nasional (BGN) memperkenalkan portal digital Radar MBG, sebuah platform yang dirancang untuk membuka informasi seputar makanan yang diberikan kepada anak-anak di sekolah.

Melalui portal tersebut, masyarakat tidak hanya bisa mengetahui sekolah mana saja yang menjadi penerima manfaat.

Informasi mengenai menu harian, kandungan gizi, dokumentasi makanan, hingga dapur yang memproduksi hidangan juga dapat dipantau.

Kehadiran Radar MBG menjadi bagian dari upaya BGN memperkuat transparansi dan pengawasan publik terhadap pelaksanaan program makan bergizi gratis.

Portal tersebut diperkenalkan Kepala BGN Sudaryono dalam Rapat Koordinasi Khusus bersama Kementerian Dalam Negeri serta jajaran pemerintah daerah di Jakarta, Kamis (13/8/2026).

Baca Juga: Isu Kesehatan Muncul di Sidang Sarwendah dan Ruben Onsu, Kuasa Hukum Klaim Pegang Bukti Medis dari Laboratorium

Menurut Sudaryono, sistem tersebut sengaja dibuat agar masyarakat dapat ikut mengawasi pelaksanaan program tanpa harus menunggu laporan resmi dari pemerintah.

“Kami merancang portal khusus agar publik—mulai dari wali murid, tenaga pengajar, kepala sekolah, hingga jajaran pemerintah daerah dan dinas—bisa melakukan pemantauan secara mandiri,” ujar Sudaryono.

Orang Tua Bisa Melihat Menu yang Disantap Anak

Salah satu informasi yang menjadi perhatian dalam Radar MBG adalah menu makanan yang diberikan kepada penerima manfaat setiap harinya.

Selama ini, orang tua mungkin hanya mengetahui bahwa anak mereka mendapatkan makanan dari program MBG.

Dengan adanya portal tersebut, informasi mengenai hidangan yang disajikan dapat diakses dengan lebih terbuka.

Radar MBG dirancang untuk menampilkan sejumlah informasi operasional, mulai dari daftar sekolah penerima hingga dokumentasi menu.

Beberapa informasi yang tersedia antara lain:

Dengan informasi tersebut, masyarakat dapat mengetahui lebih detail mengenai makanan yang diproduksi dan disalurkan kepada anak-anak.

Bisa Cek Foto Makanan hingga Lokasi Dapur SPPG

Selain menu, keberadaan SPPG juga menjadi bagian penting dalam sistem pemantauan Radar MBG.

SPPG merupakan unit yang berperan dalam menyiapkan makanan untuk program tersebut.

Karena itu, informasi mengenai dapur pengolah makanan juga menjadi bagian dari data yang dapat dilihat melalui portal.

Sudaryono mengatakan, orang tua yang ingin mengetahui makanan yang disantap anaknya dapat melihat informasi mulai dari nama sekolah, foto hidangan, kandungan gizi, hingga lokasi SPPG yang memproduksi makanan.

“Para orang tua tentu penasaran dengan menu yang disantap anaknya hari ini.

Di Radar MBG, semua informasi dari nama sekolah, tampilan foto makanan, rincian gizi, sampai lokasi SPPG pengolahnya bisa diperiksa dengan mudah,” jelasnya.

Keterbukaan informasi tersebut diharapkan membuat masyarakat memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai proses pelaksanaan program MBG di lapangan.

BGN Wajibkan Dapur MBG Aktif Melapor Secara Digital

Agar informasi yang muncul di Radar MBG tetap akurat dan diperbarui, BGN juga mendorong seluruh dapur SPPG untuk menjalankan pelaporan secara digital.

Menurut BGN, tingkat kepatuhan pelaporan digital dari unit pengolahan makanan saat ini sudah mencapai sekitar 85 persen.

Angka tersebut menunjukkan sebagian besar dapur telah melakukan pelaporan melalui sistem yang disediakan.

Namun, masih terdapat unit yang perlu meningkatkan kepatuhan agar informasi program dapat ditampilkan secara lebih lengkap.

Salah satu indikator yang dapat terlihat adalah dokumentasi foto makanan.

Jika menu tertentu belum dilengkapi foto, kondisi tersebut dapat menunjukkan bahwa SPPG terkait belum mengunggah dokumentasi proses atau hasil masakannya ke dalam sistem.

Foto Menu Jadi Bagian dari Pengawasan

Kelengkapan dokumentasi menjadi penting karena foto makanan bukan hanya berfungsi sebagai informasi bagi masyarakat.

Data tersebut juga dapat menjadi bagian dari mekanisme pengawasan terhadap pelaksanaan MBG.

Karena itu, BGN berencana memperketat kewajiban pelaporan digital bagi dapur-dapur produksi makanan.

Dengan semakin banyak SPPG yang aktif mengunggah data, masyarakat diharapkan bisa memperoleh informasi yang lebih lengkap dan aktual mengenai makanan yang disajikan.

Sistem digital ini sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk ikut melihat bagaimana program MBG berjalan di sekolah.

Bukan Sekadar Portal Informasi

BGN berharap Radar MBG tidak berhenti sebagai portal untuk melihat menu harian.

Lebih jauh, keberadaan platform tersebut diharapkan dapat menciptakan mekanisme kontrol publik yang membantu meningkatkan kualitas program.

Baca Juga: BGN Buka Kanal Aduan Khusus Guru soal MBG, Kini Bisa Sampaikan Keluhan, Kritik hingga Temuan di Sekolah

Keterlibatan orang tua, guru, sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat secara umum dinilai dapat menjadi bagian dari proses evaluasi.

Ketika informasi mengenai menu, nilai gizi, sekolah penerima, hingga dapur pengolah dapat diakses secara terbuka, pelaksanaan program diharapkan semakin terdorong untuk memenuhi standar yang telah ditetapkan.

BGN juga berharap partisipasi masyarakat dapat memberikan dampak terhadap peningkatan mutu makanan, pemenuhan kebutuhan gizi anak, serta kualitas pelayanan MBG secara berkelanjutan.

Dengan diluncurkannya Radar MBG, pengawasan terhadap program makan bergizi gratis kini tidak hanya berada di tangan pemerintah.

Masyarakat juga mendapat kesempatan untuk melihat lebih dekat apa yang sebenarnya disajikan kepada anak-anak di sekolah.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : jawapos.com
pengawasan Makan Bergizi Gratis radar mbg BGN Menu MBG makan bergizi gratis