Prabowo Resmi Kirim Nama Destry Damayanti ke DPR untuk Gubernur BI, Punya Pengalaman Panjang di Dunia Keuangan

Cicik Nur Latifah • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:19 WIB
Destry Damayanti jadi satu-satunya nama pilihan Prabowo untuk Gubernur BI. Kini, langkah berikutnya ada di tangan DPR. (Hafidz Mubarak A)
Destry Damayanti jadi satu-satunya nama pilihan Prabowo untuk Gubernur BI. Kini, langkah berikutnya ada di tangan DPR. (Hafidz Mubarak A)

RADARBONAG.ID — Presiden Prabowo Subianto telah menentukan pilihannya untuk mengisi posisi Gubernur Bank Indonesia (BI) secara definitif.

Nama Destry Damayanti resmi diajukan sebagai calon tunggal kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Pengajuan tersebut menandai dimulainya proses politik untuk menentukan siapa yang akan memimpin bank sentral Indonesia ke depan.

Nama Destry disampaikan pemerintah melalui Surat Presiden (Surpres) yang diserahkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada DPR RI pada Senin, 10 Agustus 2026.

Baca Juga: Ratusan Senjata Ditemukan di Sekolah Jaksel, Eks Ketua Yayasan Klaim untuk Ekskul Menembak dan Minta Dibuktikan

Tidak ada nama lain yang diajukan dalam Surpres tersebut. Destry menjadi satu-satunya kandidat yang dipilih Presiden Prabowo untuk menduduki jabatan Gubernur BI definitif.

Destry Saat Ini Masih Menjabat Pjs Gubernur BI

Sebelum dicalonkan sebagai Gubernur BI definitif, Destry Damayanti telah menjalankan tugas sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia.

Ia dipercaya mengisi kekosongan jabatan tersebut setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari posisi Gubernur BI pada 27 Juli 2026.

Posisi sementara yang dijalankan Destry membuat dirinya tidak asing dengan tanggung jawab di tingkat pimpinan tertinggi bank sentral.

Kini, pemerintah memilih untuk mengusulkan namanya secara resmi kepada DPR.

Jika nantinya mendapat persetujuan parlemen, Destry akan melanjutkan kepemimpinannya bukan lagi sebagai pejabat sementara, melainkan sebagai Gubernur Bank Indonesia definitif.

Mensesneg Prasetyo Hadi membenarkan bahwa pemerintah hanya mengusulkan satu nama dalam proses tersebut.

DPR Akan Menentukan Lewat Fit and Proper Test

Setelah Surpres diterima DPR, proses selanjutnya akan dilakukan melalui parlemen.

Komisi XI DPR RI menjadi pihak yang akan memproses pencalonan Destry karena komisi tersebut memiliki tugas dan kewenangan yang berkaitan dengan sektor keuangan, termasuk Bank Indonesia.

Destry nantinya harus menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test.

Tahapan ini menjadi salah satu bagian penting sebelum DPR memberikan keputusan terhadap calon yang diajukan Presiden.

Dalam proses tersebut, kemampuan, pengalaman, pemahaman mengenai kondisi ekonomi, serta visi calon dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan bank sentral akan menjadi perhatian.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada jadwal resmi yang diumumkan pimpinan DPR maupun Komisi XI mengenai kapan uji kelayakan Destry akan digelar.

Punya Pengalaman Panjang di Bidang Ekonomi

Destry Damayanti bukan nama baru dalam dunia ekonomi dan keuangan Indonesia.

Ia memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman profesional yang cukup panjang.

Destry merupakan lulusan Master of Science dari Cornell University, New York.

Karier profesionalnya dimulai dengan pengalaman di bidang ekonomi dan kebijakan.

Pada 2000 hingga 2003, ia tercatat pernah menjalankan tugas sebagai Penasihat Ekonomi Senior di Kedutaan Besar Inggris di Jakarta.

Setelah itu, Destry juga sempat berkecimpung di dunia akademik.

Ia pernah mengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2005 hingga 2006.

Pengalaman tersebut kemudian berlanjut ke industri keuangan, yang menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan kariernya.

Pernah Jadi Kepala Ekonom Bank Mandiri

Destry pernah dipercaya menjadi Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada periode 2005–2011.

Setelah enam tahun berada di Mandiri Sekuritas, ia kemudian menjabat sebagai Kepala Ekonom Bank Mandiri pada 2011 hingga 2015.

Kariernya tidak hanya berkutat di sektor perbankan dan pasar modal.

Destry juga pernah dipercaya menjalankan tugas di lingkungan pemerintahan.

Pada 2014–2015, ia memimpin Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN.

Selanjutnya, Destry bergabung dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Ia menjadi Anggota Dewan Komisioner LPS pada periode 2015–2019.

Rangkaian pengalaman tersebut membuat Destry memiliki perjalanan karier yang cukup beragam, mulai dari akademisi, ekonom, perbankan, lembaga pemerintah, hingga lembaga yang berkaitan langsung dengan stabilitas sektor keuangan.

Perjalanan Destry di Bank Indonesia

Kiprah Destry di Bank Indonesia dimulai pada 2019 ketika dirinya dilantik sebagai Deputi Gubernur Senior BI untuk periode 2019–2024.

Setelah menyelesaikan periode pertamanya, Destry kembali dipercaya menduduki posisi yang sama untuk periode 2024–2029.

Pengalaman sebagai Deputi Gubernur Senior membuatnya telah cukup lama berada di lingkungan bank sentral dan terlibat dalam berbagai dinamika kebijakan ekonomi serta moneter.

Kini, pengalaman tersebut menjadi salah satu modal ketika Presiden Prabowo memilihnya sebagai calon tunggal Gubernur BI.

Tantangan Besar Menanti Gubernur BI Definitif

Apabila pencalonannya disetujui DPR, Destry akan menghadapi berbagai tantangan dalam memimpin Bank Indonesia.

Sebagai bank sentral, BI memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas nilai rupiah, mengendalikan inflasi, serta turut menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Baca Juga: Perselisihan Sarwendah dan Ruben Onsu Makin Terbuka, Pengacara Sebut Tak Ada yang Menang dan Anak Jadi Korban Konflik Sarwendah-Ruben Onsu Te

Di tengah dinamika ekonomi global yang terus berubah, kebijakan bank sentral juga harus mampu merespons berbagai tekanan, mulai dari pergerakan nilai tukar hingga perubahan kondisi pasar keuangan internasional.

Karena itu, proses fit and proper test akan menjadi momentum bagi Destry untuk menyampaikan visi dan arah kebijakan yang ingin dibawanya apabila dipercaya menjadi Gubernur BI.

Untuk sementara, publik masih menunggu jadwal resmi uji kelayakan dari DPR.

Jika seluruh tahapan berjalan lancar dan DPR memberikan persetujuan, Destry Damayanti berpeluang resmi menjadi Gubernur Bank Indonesia definitif dan melanjutkan tugas yang saat ini dijalankannya sebagai pejabat sementara.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : kompas.com
Destry Damayanti calon Gubernur BI calon Gubernur Bank Indonesia 2026 Prabowo usulkan Destry Gubernur BI terbaru fit and proper test Gubernur BI