Kinerja Prabowo Dapat Approval 63 Persen dalam Survei IPO, MBG Jadi Program yang Paling Mendorong Kepuasan Publik

Cicik Nur Latifah • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 08:56 WIB
Survei IPO mencatat kepuasan publik terhadap Prabowo mencapai 63 persen, MBG disebut jadi faktor terbesar yang mendorong sentimen positif. (Biro Pers Istana Kepresidenan)
Survei IPO mencatat kepuasan publik terhadap Prabowo mencapai 63 persen, MBG disebut jadi faktor terbesar yang mendorong sentimen positif. (Biro Pers Istana Kepresidenan)

RADARBONAG.ID — Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tercatat berada di angka 63 persen berdasarkan survei terbaru Indonesia Political Opinion (IPO).

Survei yang dilakukan pada periode 27 Juli hingga 3 Agustus 2026 tersebut menunjukkan mayoritas responden masih memberikan penilaian positif terhadap kinerja pemerintah.

Dari keseluruhan responden, sebanyak 57 persen menyatakan puas terhadap kinerja pemerintahan Prabowo. Sementara itu, 6 persen lainnya mengaku sangat puas.

Di sisi lain, terdapat 30 persen responden yang menyatakan tidak puas dan 5 persen mengaku sangat tidak puas. Adapun 2 persen responden memilih tidak memberikan jawaban.

Dengan demikian, total tingkat kepuasan atau approval rating yang dicatat IPO mencapai 63 persen.

Baca Juga: Usai Lawan JDT, Pemain Chelsea Disebut Bakal Kembali ke Indonesia untuk Liburan, Destinasi Ini Jadi Sorotan

IPO Sebut Mayoritas Publik Masih Beri Penilaian Positif

Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah mengatakan angka tersebut menunjukkan sentimen publik terhadap pemerintahan Prabowo masih cenderung positif.

Menurut Dedi, tingkat kepuasan yang tercatat dalam survei tersebut memperlihatkan bahwa sebagian besar masyarakat menilai pemerintah masih berada pada arah yang dianggap tepat.

“Tingkat kepuasan publik tergolong stabil dan didominasi sentimen positif. Ini menandakan mayoritas masyarakat menilai pemerintah bekerja di koridor yang benar,” jelas Dedi, Minggu (9/8/2026).

Temuan tersebut sekaligus memberikan gambaran mengenai program dan kebijakan apa saja yang paling banyak diasosiasikan masyarakat dengan kinerja pemerintahan saat ini.

Program MBG Jadi Faktor Paling Besar

Salah satu temuan menarik dalam survei IPO adalah posisi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai faktor yang paling besar mendorong persepsi positif masyarakat.

Program tersebut memperoleh angka 15,7 persen sebagai faktor yang dianggap berkontribusi terhadap kepuasan publik.

MBG sendiri menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo.

Program ini menyasar pemenuhan kebutuhan makanan bergizi bagi kelompok masyarakat tertentu, terutama anak-anak dan peserta didik.

Selain MBG, terdapat sejumlah faktor lain yang turut memengaruhi penilaian masyarakat terhadap pemerintah.

Komitmen pemberantasan korupsi berada di angka 12,5 persen, kemudian efektivitas bantuan sosial sebesar 11 persen.

Sementara itu, sebanyak 7,2 persen responden menilai program pemerintah memberikan dampak nyata yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Karakter Prabowo Ikut Memengaruhi Penilaian

Selain menilai program pemerintah, survei IPO juga melihat sejumlah karakter kepemimpinan Presiden Prabowo yang mendapat perhatian responden.

Gaya kepemimpinan Prabowo yang dinilai tegas mendapatkan apresiasi sebesar 5,8 persen.

Kemudian, kemampuan memimpin dalam menghadapi situasi krisis memperoleh 4 persen.

Faktor perbaikan ekonomi tercatat sebesar 3,8 persen, sedangkan sikap yang dianggap peduli terhadap masyarakat memperoleh angka 3,5 persen.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa kepuasan publik tidak hanya dipengaruhi kebijakan pemerintah, tetapi juga bagaimana masyarakat melihat karakter dan gaya kepemimpinan presiden.

Survei Libatkan 1.200 Responden

Survei nasional IPO tersebut melibatkan 1.200 responden.

Responden dipilih menggunakan metode multistage random sampling.

Berdasarkan metodologi yang disampaikan, survei tersebut memiliki margin of error sekitar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Angka tersebut menjadi bagian penting ketika membaca hasil survei karena setiap hasil jajak pendapat memiliki batas toleransi kesalahan.

Dengan demikian, angka 63 persen tersebut perlu dipahami sebagai gambaran persepsi responden yang disurvei pada periode 27 Juli hingga 3 Agustus 2026, bukan sebagai representasi mutlak seluruh masyarakat Indonesia pada setiap waktu.

Pembangunan Infrastruktur Ikut Disorot

Selain program sosial seperti MBG, pemerintahan Prabowo juga menonjolkan capaian pembangunan infrastruktur dasar di berbagai daerah.

Salah satu yang disampaikan Presiden adalah pembangunan ribuan jembatan perdesaan yang diklaim memberikan dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat.

Prabowo menyebut pembangunan jembatan desa telah mendekati angka 2.500 unit di berbagai wilayah Indonesia.

“Capaian kita riil. Hingga kini sudah mendekati 2.500 jembatan desa yang terbangun di seluruh Indonesia,” kata Prabowo dalam acara bedah buku karya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Jumat (7/8/2026).

Menurut Prabowo, pembangunan infrastruktur dasar tersebut penting karena berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat di tingkat desa.

Dana Desa Didorong untuk Fasilitas Publik

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung pentingnya pemanfaatan Dana Desa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia menyebut Dana Desa yang mencapai sekitar Rp1 miliar per tahun dapat dimanfaatkan untuk membangun berbagai fasilitas publik yang dibutuhkan masyarakat.

Pemerintah desa dinilai memiliki ruang untuk menentukan pembangunan yang paling dibutuhkan berdasarkan kondisi wilayah masing-masing.

Pesan tersebut menjadi bagian dari dorongan pemerintah agar pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat, tetapi juga melibatkan kemampuan desa dalam memenuhi kebutuhan masyarakatnya.

Baca Juga: Logika Frimawan Resmi Tamat, Episode Terakhir Bareng Jenda dan Pascol Malah Bikin Ngakak dengan Debat Absurd

Kepuasan Publik Masih Jadi Tantangan Pemerintah

Hasil survei IPO menunjukkan adanya modal positif bagi pemerintahan Prabowo, dengan tingkat kepuasan mencapai 63 persen.

Namun, masih terdapat 35 persen responden yang menyatakan tidak puas atau sangat tidak puas, sementara sebagian kecil lainnya memilih tidak menjawab.

Artinya, pemerintah masih memiliki pekerjaan untuk memastikan program yang mendapatkan apresiasi publik dapat berjalan secara konsisten sekaligus menjawab persoalan masyarakat yang belum puas.

Bagi pemerintah, tingginya apresiasi terhadap MBG, bantuan sosial, pemberantasan korupsi, hingga pembangunan infrastruktur menjadi sinyal bahwa program yang dampaknya dapat dirasakan langsung masyarakat memiliki peran penting dalam membentuk persepsi publik.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : liputan6.com
survei IPO Prabowo kepuasan publik Prabowo approval rating Prabowo kinerja pemerintahan Prabowo program mbg