Diduga Microsleep, Sopir Truk Elpiji Tabrak Pesepeda hingga Tewas di Bandung, Belasan Kendaraan Ikut Rusak

Ika Nur Jannah • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 08:20 WIB
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Bandung. Truk elpiji yang diduga dikemudikan sopir yang mengalami microsleep menabrak sejumlah kendaraan hingga menewaskan seorang pesepeda. Polisi masih mendalami penyebab pasti insiden tersebut. (ilustrasi supir truk)
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Bandung. Truk elpiji yang diduga dikemudikan sopir yang mengalami microsleep menabrak sejumlah kendaraan hingga menewaskan seorang pesepeda. Polisi masih mendalami penyebab pasti insiden tersebut. (ilustrasi supir truk)

RADARBONAG.ID – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk pengangkut elpiji dan sejumlah kendaraan terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Kebonlega, Kota Bandung, Rabu (29/7) siang.

Insiden tersebut mengakibatkan seorang pesepeda perempuan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara seorang pedagang mengalami luka berat.

Berdasarkan keterangan awal dari pihak kepolisian, pengemudi truk diduga mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat mengemudi.

Kondisi tersebut menyebabkan truk kehilangan kendali hingga menabrak beberapa kendaraan yang berada di depannya.

Saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung.

Baca Juga: Sidang Kasus Chromebook Disorot, Tim Kuasa Hukum Nadiem Makarim Sampaikan Dugaan Pelanggaran Etik ke KY

Polisi Duga Sopir Mengalami Microsleep

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, AKBP Fiekry, membenarkan adanya kecelakaan yang menyebabkan korban jiwa tersebut.

Menurutnya, dugaan sementara mengarah pada kondisi pengemudi yang mengalami microsleep ketika mengemudikan truk.

"Jadi intinya microsleep yang mengakibatkan satu nyawa orang meninggal dunia," ujarnya.

Meski demikian, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh faktor yang menyebabkan kecelakaan tersebut.

Truk Melaju Setelah Selesai Membongkar Muatan

Polisi menjelaskan truk elpiji yang dikemudikan pria berinisial AS saat kejadian dalam kondisi kosong setelah selesai melakukan pembongkaran muatan.

Kendaraan tersebut melaju dari arah timur di Jalan Soekarno-Hatta menuju kawasan Kopo di sisi barat Kota Bandung.

Namun, saat memasuki lokasi kejadian, truk diduga tidak lagi dapat dikendalikan sehingga terus melaju dan menghantam kendaraan yang berada di depannya.

Pesepeda Perempuan Tewas di Lokasi

Benturan pertama mengenai dua unit mobil Daihatsu Sigra yang berada di jalur yang sama.

Setelah itu, truk menghantam seorang pesepeda perempuan berinisial WP.

Korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk proses lebih lanjut.

Pedagang Bakso Alami Luka Berat

Truk tidak berhenti setelah menabrak pesepeda.

Kendaraan tersebut terus melaju hingga menghantam sebuah Toyota Calya, gerobak bakso tahu milik seorang pedagang berinisial BR, serta sejumlah kendaraan lainnya yang berada di sekitar lokasi.

Akibat insiden itu, BR mengalami patah tulang cukup parah dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bandung Kiwari untuk mendapatkan perawatan medis.

Belasan Kendaraan dan Gerobak Rusak

Selain menimbulkan korban jiwa dan korban luka, kecelakaan ini juga menyebabkan kerusakan material yang cukup besar.

Berdasarkan data sementara dari kepolisian, kendaraan yang mengalami kerusakan meliputi:

  • Lima unit mobil.
  • Tiga sepeda motor.
  • Dua gerobak milik pedagang.

Seluruh kendaraan yang terdampak telah didata oleh petugas sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Polisi Lakukan Olah TKP dan Amankan Barang Bukti

Usai menerima laporan, petugas Satlantas Polrestabes Bandung langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi juga mengatur arus lalu lintas, mengevakuasi korban, mengumpulkan identitas seluruh pihak yang terlibat, serta mengamankan kendaraan yang diduga berkaitan dengan kecelakaan tersebut.

Selanjutnya, penyidik akan memeriksa saksi-saksi dan melakukan gelar perkara awal guna mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.

Apa Itu Microsleep?

Microsleep merupakan kondisi ketika seseorang tertidur dalam waktu yang sangat singkat, umumnya hanya beberapa detik, tanpa disadari.

Meski berlangsung sebentar, kondisi ini sangat berbahaya apabila terjadi saat seseorang sedang mengemudikan kendaraan.

Dalam beberapa detik tersebut, pengemudi dapat kehilangan kendali karena tidak lagi merespons kondisi lalu lintas di sekitarnya.

Microsleep biasanya dipicu oleh kurang tidur, kelelahan, atau mengemudi dalam waktu lama tanpa beristirahat.

Baca Juga: Kopdes Merah Putih Mulai Uji Coba Salurkan Bansos Akhir Agustus 2026, Sebanyak 900 Titik Jadi Percontohan

Karena itu, kepolisian mengimbau para pengemudi, terutama kendaraan berat, untuk memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum berkendara serta segera beristirahat apabila mulai merasakan kantuk.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Hingga kini, polisi masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa, termasuk memeriksa kondisi pengemudi, kendaraan, serta keterangan para saksi di lokasi.

Belum ada kesimpulan akhir mengenai penyebab kecelakaan karena proses penyelidikan masih berlangsung.

Aparat akan menentukan langkah hukum selanjutnya setelah seluruh bukti dan hasil pemeriksaan terkumpul.

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kondisi fisik saat berkendara, terutama bagi pengemudi kendaraan besar yang memiliki risiko tinggi apabila kehilangan konsentrasi, meski hanya dalam hitungan detik.

 
 
Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : kompas.com
kecelakaan Bandung truk elpiji pesepeda tewas Soekarno Hatta Bandung microsleep