RADARBONA!.ID – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin melakukan kunjungan kerja ke Jepang dengan membawa agenda penting terkait peningkatan peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia.
Dalam lawatannya ke Tokyo, Selasa (28/7), Cak Imin menggelar pertemuan dengan Menteri Kehakiman Jepang, Hiroshi Hiraguchi, guna membahas penguatan kerja sama melalui skema Specified Skilled Worker (SSW).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah Indonesia untuk memperluas akses tenaga kerja Indonesia ke pasar kerja Jepang melalui jalur yang legal, aman, dan memiliki kepastian hukum.
Selain mempererat hubungan bilateral, pembahasan juga difokuskan pada penyederhanaan proses administrasi serta percepatan implementasi berbagai kerja sama yang telah dirancang kedua negara.
Fokus pada Penguatan Kerja Sama Skema SSW
Melalui akun Instagram resminya, Cak Imin mengungkapkan bahwa dirinya bertemu langsung dengan Menteri Kehakiman Jepang dalam rangka membahas berbagai langkah strategis terkait pengembangan tenaga kerja Indonesia.
Menurutnya, salah satu topik utama yang menjadi perhatian adalah penguatan kerja sama melalui skema Specified Skilled Worker (SSW), yaitu program yang memungkinkan tenaga kerja asing dengan keterampilan tertentu bekerja di Jepang pada berbagai sektor yang membutuhkan.
Program ini dinilai menjadi salah satu jalur yang menjanjikan bagi pekerja Indonesia karena memberikan kesempatan bekerja secara resmi sesuai kebutuhan industri di Jepang.
Percepatan Penyelesaian MoC Jadi Prioritas
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga membahas percepatan penyelesaian Memorandum of Cooperation (MoC) sebagai dasar hukum kerja sama yang lebih kuat antara Indonesia dan Jepang.
Kesepakatan ini diharapkan mampu mempercepat implementasi berbagai kebijakan yang berkaitan dengan penempatan tenaga kerja Indonesia, sekaligus memberikan kepastian bagi calon pekerja migran yang ingin berkarier di Jepang.
Selain itu, pembahasan turut mencakup penyederhanaan mekanisme kerja sehingga proses penempatan tenaga kerja dapat berlangsung lebih efektif tanpa mengurangi aspek perlindungan terhadap pekerja.
Pemerintah Dorong Transisi Peserta EPA ke Jalur SSW
Salah satu usulan penting yang dibawa pemerintah Indonesia adalah mempercepat proses transisi peserta Economic Partnership Agreement (EPA) menuju skema Specified Skilled Worker (SSW).
Selama ini, sejumlah peserta program EPA yang telah memiliki pengalaman bekerja di Jepang dinilai memiliki potensi besar untuk melanjutkan karier melalui jalur SSW.
Oleh karena itu, pemerintah berharap proses perpindahan skema tersebut dapat dibuat lebih sederhana dan efisien.
Langkah tersebut diyakini akan membuka peluang yang lebih luas bagi tenaga kerja Indonesia untuk memperoleh pekerjaan dengan jenjang karier yang lebih baik di Jepang.
Indonesia Minta Percepatan Penerbitan Certificate of Eligibility
Selain membahas transisi EPA, pemerintah Indonesia juga mengusulkan percepatan penerbitan Certificate of Eligibility (CoE) oleh otoritas Jepang.
Dokumen ini merupakan salah satu persyaratan penting yang harus dimiliki calon pekerja asing sebelum memperoleh izin tinggal dan bekerja di Jepang.
Apabila proses penerbitannya dapat dipercepat, maka waktu tunggu keberangkatan tenaga kerja Indonesia juga diperkirakan akan menjadi lebih singkat sehingga kebutuhan industri di Jepang dapat segera terpenuhi.
Perluasan Test Center SSW di Indonesia
Agenda lain yang turut dibahas adalah rencana memperluas lokasi test center SSW di berbagai kota di Indonesia.
Saat ini, pelaksanaan ujian kompetensi SSW masih terbatas di sejumlah daerah tertentu.
Dengan adanya penambahan lokasi ujian, calon pekerja dari berbagai wilayah di Indonesia akan memiliki akses yang lebih mudah untuk mengikuti proses seleksi.
Perluasan pusat ujian juga diharapkan dapat meningkatkan jumlah tenaga kerja Indonesia yang memenuhi kualifikasi bekerja di Jepang melalui jalur SSW.
Harapan Cak Imin untuk Tenaga Kerja Indonesia
Cak Imin berharap hasil pertemuan dengan Menteri Kehakiman Jepang dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia, khususnya angkatan kerja yang ingin mengembangkan karier di luar negeri.
Menurutnya, semakin kuatnya kerja sama Indonesia dan Jepang di bidang ketenagakerjaan diharapkan mampu menghadirkan lebih banyak kesempatan kerja yang legal, aman, dan memberikan perlindungan yang memadai bagi pekerja migran Indonesia.
Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk terus membuka akses kerja ke berbagai negara melalui mekanisme resmi agar tenaga kerja Indonesia memiliki peluang yang lebih besar untuk meningkatkan keterampilan, memperoleh pengalaman internasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka dan keluarga di tanah air.
Editor : Muhammad Azlan SyahSumber : instagram.com/cakiminow