Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Pemerintah Ubah Delegasi ke Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Menlu Sugiono dan Ketua MPR Ahmad Muzani Diutus Presiden Prabowo

Ika Nur Jannah • Rabu, 8 Juli 2026 | 07:57 WIB
Menlu Sugiono dan ketua MPR Ahmad Muzani, menjadi delegasi Indonesia Yang akan ditugaskan untuk menghadiri prosesi pemakaman Ali Khamenei di Mashhad. (Sumber Foto: Instagram @ahamadmuzani2 & @sugiono)
Menlu Sugiono dan ketua MPR Ahmad Muzani, menjadi delegasi Indonesia Yang akan ditugaskan untuk menghadiri prosesi pemakaman Ali Khamenei di Mashhad. (Sumber Foto: Instagram @ahamadmuzani2 & @sugiono)

RADARBONAG.ID – Pemerintah Indonesia memutuskan mengubah susunan delegasi resmi yang akan menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Jika sebelumnya Indonesia berencana diwakili oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran, Rolliansyah Soemirat, kini pemerintah menunjuk Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono bersama Ketua MPR Ahmad Muzani sebagai utusan resmi negara.

Perubahan tersebut dilakukan setelah pemerintah Iran memberikan informasi bahwa prosesi pemakaman hanya dapat dihadiri oleh pejabat negara dengan kedudukan di atas tingkat duta besar.

Atas dasar itu, pemerintah Indonesia menyesuaikan komposisi delegasi agar tetap dapat memberikan penghormatan secara resmi kepada mendiang pemimpin Iran tersebut.

Menurut rencana, upacara pemakaman akan digelar pada 9 Juli, sementara pemerintah Indonesia masih menunggu kepastian dari otoritas Iran mengenai jadwal dan lokasi yang dapat dihadiri oleh delegasi asing.

Baca Juga: Fenomena Dompet Tipis, Wishlist Tebal Makin Marak di Kalangan Gen Z, Apa Penyebabnya dan Bagaimana Mengatasinya?

Menlu Sugiono Pastikan Indonesia Berencana Hadir

Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan kehadiran delegasi Indonesia untuk mengikuti prosesi pemakaman.

Ia menjelaskan bahwa hingga kini komunikasi dengan pemerintah Iran masih terus dilakukan untuk memastikan detail teknis pelaksanaan acara, termasuk waktu dan tempat yang disediakan bagi tamu negara.

"Upacara pemakaman akan berlangsung pada Kamis, 9 Juli, dan kami berencana hadir. Kami masih menunggu konfirmasi mengenai waktu dan tempat kami dapat mengikuti upacara tersebut," ujar Sugiono.

Pemerintah berharap seluruh proses koordinasi dapat segera rampung sehingga delegasi Indonesia bisa mengikuti prosesi penghormatan sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah Iran.

Iran Hanya Mengizinkan Pejabat Tingkat Tinggi Hadir

Perubahan delegasi Indonesia tidak terlepas dari aturan yang diberlakukan oleh pemerintah Iran.

Menurut Sugiono, pihak Iran mengonfirmasi bahwa kehadiran dalam prosesi pemakaman dibatasi hanya untuk pejabat yang memiliki kedudukan lebih tinggi dari seorang duta besar.

Kondisi tersebut membuat pemerintah Indonesia harus menyesuaikan perwakilan yang dikirim agar tetap memenuhi ketentuan diplomatik sekaligus menjaga hubungan baik antara kedua negara.

Awalnya, Duta Besar RI untuk Iran Rolliansyah Soemirat telah dipersiapkan menjadi wakil Indonesia.

Namun, setelah menerima informasi terbaru dari pemerintah Iran, pemerintah memutuskan menunjuk Menlu Sugiono dan Ketua MPR Ahmad Muzani sebagai delegasi resmi.

Sugiono menegaskan bahwa Indonesia tetap ingin menunjukkan penghormatan kepada mendiang Ayatollah Ali Khamenei.

"Kami tetap berkomunikasi karena kami sangat menghormati almarhum pemimpin tersebut. Mengingat begitu banyak orang yang diperkirakan akan menghadiri pemakaman, pihak Iran tentu akan menyiapkan tempat yang sesuai bagi kami," jelasnya.

Presiden Prabowo Tugaskan Sugiono dan Ahmad Muzani

Penugasan Menlu Sugiono dan Ketua MPR Ahmad Muzani juga dikonfirmasi melalui unggahan di akun Instagram resmi Ahmad Muzani.

Dalam unggahan tersebut, Ahmad Muzani menyebut dirinya bersama Menteri Luar Negeri menerima mandat langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran.

"Saya sebagai Ketua MPR RI bersama Menteri Luar Negeri Sugiono diutus oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri acara prosesi pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei," tulis Ahmad Muzani.

Ia menambahkan bahwa seluruh persiapan keberangkatan saat ini masih dimatangkan oleh Kementerian Luar Negeri agar perjalanan delegasi Indonesia berjalan sesuai jadwal.

Representasi Resmi Pemerintah dan Rakyat Indonesia

Ahmad Muzani menegaskan bahwa kehadiran dirinya bersama Menlu Sugiono bukan hanya mewakili pemerintah, tetapi juga menjadi simbol belasungkawa dari seluruh rakyat Indonesia.

Menurutnya, Indonesia ingin menunjukkan rasa hormat kepada almarhum sekaligus menjaga hubungan diplomatik yang telah lama terjalin antara Indonesia dan Iran.

"Kehadiran kami merupakan representasi resmi pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia yang turut berduka cita atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei," tulisnya.

Pemerintah berharap kehadiran delegasi Indonesia dapat menjadi bentuk penghormatan sekaligus mempererat hubungan persahabatan kedua negara di tengah suasana duka.

Persiapan Delegasi Masih Dimatangkan

Meski penugasan telah diputuskan, pemerintah masih menunggu konfirmasi akhir dari pihak Iran mengenai rincian pelaksanaan upacara.

Selain memastikan jadwal keberangkatan, Kementerian Luar Negeri juga terus melakukan koordinasi dengan otoritas setempat agar seluruh proses berjalan lancar.

Sugiono menyebut banyaknya kepala negara, pejabat tinggi, dan delegasi dari berbagai negara yang diperkirakan hadir membuat pemerintah Iran perlu mengatur mekanisme kehadiran secara cermat.

Baca Juga: Cara Memulai Karier sebagai MUA Wedding untuk Pemula, Ikuti Step by Step dari Belajar hingga Bangun Portofolio Profesional

Karena itu, seluruh tamu negara diminta menunggu informasi resmi mengenai lokasi serta waktu yang telah ditentukan.

Prosesi Pemakaman Digelar di Mashhad

Berdasarkan informasi yang diterima pemerintah Indonesia, prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei akan dilaksanakan di Mashhad, salah satu kota suci di Iran yang memiliki nilai historis dan religius bagi masyarakat setempat.

Pemakaman tersebut diperkirakan akan dihadiri oleh ribuan pelayat dari dalam negeri maupun delegasi resmi dari berbagai negara.

Dengan mengutus Menteri Luar Negeri Sugiono dan Ketua MPR Ahmad Muzani, pemerintah Indonesia berharap dapat memberikan penghormatan terakhir secara resmi kepada Ayatollah Ali Khamenei sekaligus menunjukkan komitmen Indonesia dalam menjaga hubungan diplomatik yang baik dengan Republik Islam Iran.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#Ayatollah Ali Khamenei #Sugiono #iran #Prabowo Subianto #ahmad muzani