Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Siapa Nanik S Deyang? Sosok Kepala BGN Baru Pengganti Dadan Hindayana yang Ditunjuk Langsung Prabowo

Muhammad Azlan Syah • Rabu, 3 Juni 2026 | 08:56 WIB
Dari dunia jurnalistik hingga dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional. Siapa sebenarnya Nanik S Deyang yang kini menggantikan Dadan Hindayana? (Foto: Dok BGN)
Dari dunia jurnalistik hingga dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional. Siapa sebenarnya Nanik S Deyang yang kini menggantikan Dadan Hindayana? (Foto: Dok BGN)

RADARBONAG.ID – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru menggantikan Dadan Hindayana.

Pergantian pimpinan lembaga yang menjadi ujung tombak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut menjadi perhatian publik karena dilakukan di tengah upaya pemerintah memperluas jangkauan program strategis nasional tersebut.

Penunjukan Nanik S Deyang diumumkan setelah pemerintah melakukan evaluasi terhadap kinerja Badan Gizi Nasional.

Bersamaan dengan perubahan tersebut, pemerintah juga melakukan penyegaran dalam struktur kepemimpinan BGN guna memperkuat pelaksanaan program yang menyasar jutaan anak sekolah dan kelompok rentan di Indonesia.

Nama Nanik S Deyang mungkin belum terlalu familiar bagi sebagian masyarakat.

Baca Juga: Sebelum Menjadi Sumber Kehidupan, Oksigen Ternyata Pernah Membunuh Hampir Semua Makhluk di Bumi

Namun, perempuan kelahiran Jawa Timur ini memiliki perjalanan karier yang cukup panjang, mulai dari dunia jurnalistik hingga dipercaya menduduki berbagai posisi strategis di pemerintahan.

Berawal dari Dunia Jurnalistik

Nanik S Deyang lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968. Sebelum aktif di dunia pemerintahan dan organisasi publik, ia mengawali karier sebagai jurnalis.

Nanik pernah berkiprah sebagai wartawati di Tabloid Bangkit. Pengalaman sebagai jurnalis membentuk kemampuannya dalam memahami berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat serta membangun komunikasi dengan berbagai kalangan.

Karier di dunia media menjadi salah satu fondasi penting yang kemudian membawanya terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, kemasyarakatan, hingga pemerintahan.

Pengalaman tersebut juga membuat Nanik dikenal memiliki kemampuan komunikasi yang baik, terutama dalam menjembatani berbagai kepentingan publik dan kebijakan pemerintah.

Pernah Terlibat dalam Tim Pemenangan Prabowo

Nama Nanik mulai dikenal luas di tingkat nasional ketika terlibat dalam dunia politik.

Pada Pemilihan Presiden 2019, ia dipercaya menjadi Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Koalisi Adil Makmur yang mengusung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Posisi tersebut menempatkannya sebagai salah satu figur yang memiliki peran penting dalam strategi dan komunikasi politik selama masa kampanye.

Kedekatannya dengan Prabowo Subianto pun menjadi sorotan publik. Namun, perjalanan karier Nanik tidak berhenti di ranah politik semata.

Dalam beberapa tahun terakhir, ia lebih banyak berkecimpung dalam program-program yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.

Berpengalaman di Bidang Kesejahteraan Sosial

Sebelum dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional, Nanik menjabat sebagai Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin).

Lembaga tersebut memiliki tugas untuk membantu mempercepat penurunan angka kemiskinan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Melalui jabatan tersebut, Nanik terlibat dalam penyusunan berbagai strategi untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok rentan, termasuk keluarga miskin, anak-anak, serta masyarakat yang membutuhkan dukungan pemerintah.

Pengalaman di bidang kesejahteraan sosial dinilai menjadi salah satu alasan mengapa pemerintah mempercayakan posisi Kepala BGN kepadanya.

Program-program gizi dan kesehatan masyarakat memang memiliki keterkaitan erat dengan upaya pengentasan kemiskinan, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Dari Wakil Kepala Menjadi Pimpinan Tertinggi BGN

Sebelum resmi menjadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik terlebih dahulu menjabat sebagai Wakil Kepala BGN sejak September 2025.

Posisi tersebut membuatnya memahami secara langsung berbagai tantangan yang dihadapi lembaga dalam menjalankan program-program gizi nasional.

Selama menjabat sebagai wakil kepala, Nanik terlibat dalam pengawasan dan koordinasi berbagai program yang menjadi tanggung jawab BGN, termasuk implementasi Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo.

Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting ketika ia akhirnya dipercaya menduduki posisi tertinggi di lembaga tersebut.

Dengan memahami kondisi internal organisasi, Nanik diharapkan mampu melanjutkan sekaligus memperkuat berbagai program yang telah berjalan.

Tantangan Besar Menanti Kepala BGN Baru

Sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru, Nanik menghadapi sejumlah tantangan besar.

Salah satu yang paling utama adalah memastikan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan menjangkau seluruh kelompok penerima manfaat.

Program tersebut menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah karena bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia jangka panjang.

Selain itu, BGN juga dituntut untuk memperkuat sistem distribusi, pengawasan kualitas makanan, hingga koordinasi dengan berbagai kementerian dan pemerintah daerah.

Keberhasilan program tersebut akan sangat menentukan upaya pemerintah dalam menekan angka stunting, meningkatkan kesehatan anak, dan memperkuat kualitas pendidikan nasional.

Struktur Baru Kepemimpinan BGN

Selain menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, pemerintah juga memperkenalkan susunan pimpinan baru lembaga tersebut.

Baca Juga: Transformasi Ikan Nila Indonesia yang Dahulu Dianggap Komoditas Kolam Kampung Kini Jadi Rebutan Pasar Premium Global

Dalam struktur terbaru, Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono ditetapkan sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional untuk mendukung pelaksanaan program-program strategis lembaga.

Dengan susunan kepemimpinan yang baru, pemerintah berharap BGN dapat bekerja lebih optimal dalam mengawal berbagai program gizi nasional yang menjadi prioritas pembangunan.

Penunjukan Nanik S Deyang menandai babak baru perjalanan Badan Gizi Nasional.

Publik kini menantikan langkah dan kebijakan yang akan diambilnya dalam memastikan program gizi nasional mampu memberikan manfaat nyata bagi jutaan masyarakat Indonesia.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#Dadan Hindayana #Nanik S Deyang #Kepala BGN baru #Prabowo Subianto #Badan Gizi Nasional