RADARBONAG.ID — Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Perancis pada Selasa, 26 Mei 2026, dalam rangka memperkuat hubungan strategis antara Indonesia dan Perancis.
Setibanya di Paris, Presiden Prabowo dijadwalkan menjalani sejumlah agenda penting, termasuk pertemuan bilateral dengan Presiden Perancis, Emmanuel Macron.
Pertemuan kedua pemimpin negara tersebut difokuskan pada penguatan kerja sama di berbagai sektor strategis yang dinilai penting bagi pembangunan nasional Indonesia di masa depan.
Fokus pada Energi, Teknologi, dan Investasi Strategis
Dalam agenda bilateral tersebut, Indonesia dan Perancis membahas peluang kerja sama di sektor energi terbarukan, mineral penting, pendidikan, sains, hingga inovasi teknologi.
Baca Juga: Media Sosial Semakin Membuat Orang Mudah Membandingkan Hidup, Banyak yang Diam-Diam Merasa Minder
Penguatan ekosistem industri nasional juga menjadi salah satu fokus utama pembahasan.
Pemerintah Indonesia mendorong kerja sama yang tidak hanya berbentuk investasi, tetapi juga transfer teknologi dan pengembangan industri masa depan.
Selain itu, kerja sama hilirisasi sumber daya alam turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut.
Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan nilai tambah industri nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.
Penguatan Industri Pertahanan Nasional
Selain sektor ekonomi dan energi, kerja sama pertahanan juga menjadi salah satu agenda utama kunjungan Presiden Prabowo ke Paris.
Indonesia dan Perancis membahas pengadaan alat utama sistem persenjataan atau alutsista, termasuk penguatan kapasitas industri pertahanan nasional.
Kerja sama ini diharapkan mampu mendukung modernisasi pertahanan Indonesia sekaligus memperkuat kemampuan produksi industri strategis dalam negeri.
Perancis selama ini dikenal sebagai salah satu mitra penting Indonesia dalam pengembangan teknologi pertahanan modern.
Karena itu, penguatan hubungan kedua negara di sektor ini dinilai memiliki nilai strategis jangka panjang.
Kunjungan Balasan setelah Macron ke Indonesia
Lawatan Presiden Prabowo ke Perancis juga menjadi kunjungan balasan atas kedatangan Presiden Emmanuel Macron ke Indonesia pada tahun sebelumnya.
Momentum ini dianggap penting untuk mempererat hubungan diplomatik sekaligus membangun kemitraan yang lebih seimbang antara kedua negara.
Pemerintah Indonesia berharap kerja sama dengan Perancis dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan nasional, terutama dalam bidang teknologi, energi, dan industri strategis.
Prabowo Soroti Ketahanan Energi Nasional
Sebelumnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa berbagai kunjungan luar negeri yang dilakukannya bertujuan memperkuat posisi Indonesia di tengah situasi global yang penuh tantangan.
Salah satu fokus utamanya adalah memastikan keamanan pasokan energi nasional.
Menurut Prabowo, kondisi geopolitik dunia dan kenaikan harga energi internasional membuat Indonesia perlu memperluas kerja sama strategis dengan berbagai negara mitra.
Perancis dipandang sebagai salah satu mitra penting Indonesia di kawasan Eropa, khususnya dalam pengembangan energi terbarukan dan teknologi industri modern.
Baca Juga: Media Sosial Semakin Membuat Orang Mudah Membandingkan Hidup, Banyak yang Diam-Diam Merasa Minder
Hubungan Indonesia dan Perancis Makin Strategis
Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan bilateral Indonesia dan Perancis terus menunjukkan perkembangan signifikan.
Kedua negara semakin aktif memperluas kerja sama di bidang ekonomi, pendidikan, teknologi, hingga pertahanan.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Paris diharapkan dapat memperkuat fondasi kerja sama tersebut sekaligus membuka peluang baru bagi investasi dan pengembangan industri nasional.
Dengan fokus pada energi, inovasi, dan pertahanan, hubungan Indonesia dan Perancis kini tidak hanya bersifat diplomatik, tetapi juga strategis untuk menghadapi tantangan global di masa depan.