RADARBONAG.ID - Kebanggaan besar tengah dirasakan seorang peternak asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur bernama Edy Juwartono setelah sapi peliharaannya dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk dijadikan hewan kurban Idul Adha 2026.
Sapi milik Edy yang bernama Jipo diketahui merupakan jenis Simental Cross dengan bobot mencapai lebih dari satu ton.
Terpilihnya sapi tersebut menjadi hewan kurban Presiden membuat warga sekitar ikut bangga karena tidak menyangka ternak dari desa mereka bisa mendapat perhatian hingga tingkat nasional.
“Tidak nyangka diminati Presiden. Warga sini juga tidak menyangka kalau di Desa Genilangit ada sapi sampai satu ton lebih,” ujar Edy.
Rela Tidur di Kandang Demi Jaga Sapi Tetap Aman
Sejak sapi itu resmi dibeli untuk kebutuhan kurban Presiden, perhatian Edy terhadap Jipo semakin meningkat.
Ia bahkan rela tidur di kandang demi memastikan kondisi sapi tetap aman, sehat, dan terpantau setiap saat.
Menurut Edy, langkah tersebut dilakukan karena sapi pesanan Presiden tentu memiliki perhatian dan pengawasan lebih dibanding ternak biasa.
“Kalau malam sekarang saya sering tidur di kandang. Takut kalau ada apa-apa, jadi bisa langsung tahu,” katanya.
Tindakan itu memperlihatkan besarnya tanggung jawab yang dirasakan Edy sebagai peternak terhadap hewan ternaknya.
Perawatan Sapi Dilakukan Lebih Ketat
Sebagai sapi kurban Presiden, Jipo kini mendapatkan pengawasan ekstra dalam hal kesehatan dan perawatan harian.
Mulai dari pola makan, kebersihan kandang, hingga kondisi fisik sapi terus diperhatikan agar tetap prima menjelang Idul Adha.
Sapi berbobot besar seperti Jipo memang membutuhkan perhatian khusus karena kondisi kesehatannya harus benar-benar stabil.
Selain itu, faktor keamanan juga menjadi perhatian penting karena keberadaan sapi tersebut mulai banyak diketahui masyarakat sekitar.
Kebanggaan Besar bagi Peternak Lokal
Bagi Edy, terpilihnya Jipo sebagai sapi kurban Presiden menjadi pencapaian yang sangat membanggakan.
Kerja kerasnya selama bertahun-tahun dalam merawat ternak akhirnya mendapat pengakuan besar.
Ia mengaku terharu karena sapi hasil perawatannya dipercaya menjadi bagian dari ibadah kurban Presiden Republik Indonesia.
Momen tersebut juga menjadi motivasi bagi peternak lain di daerah untuk terus meningkatkan kualitas ternak mereka.
Sapi Kurban Presiden Selalu Jadi Sorotan
Di berbagai daerah, sapi pilihan Presiden memang hampir selalu menarik perhatian masyarakat.
Selain memiliki ukuran tubuh besar, sapi-sapi tersebut biasanya berasal dari peternak lokal yang telah melakukan perawatan intensif dalam waktu lama.
Keberadaan sapi kurban Presiden sering dianggap sebagai bentuk dukungan terhadap peternak dalam negeri sekaligus mendorong sektor peternakan lokal agar semakin berkembang.
Tidak sedikit warga yang penasaran ingin melihat langsung kondisi sapi pilihan Presiden karena ukurannya yang jauh lebih besar dibanding sapi pada umumnya.
Desa Genilangit Ikut Jadi Perhatian Warga
Terpilihnya sapi milik Edy juga membuat Desa Genilangit di Magetan ikut menjadi perhatian masyarakat.
Warga sekitar merasa bangga karena daerah mereka mampu menghasilkan ternak berkualitas tinggi hingga dipilih oleh Presiden.
Kisah Edy yang rela tidur di kandang demi menjaga sapinya pun banyak mendapat simpati dan pujian dari masyarakat.
Baca Juga: Google Banding Putusan Monopoli Pencarian, Sebut Dominasi Terjadi Karena Inovasi dan Kualitas Produk
Banyak yang menilai dedikasi tersebut menunjukkan kesungguhan seorang peternak dalam merawat hewan ternaknya.
Idul Adha Jadi Momen Membanggakan bagi Peternak
Bagi banyak peternak, Idul Adha memang menjadi momen penting karena permintaan hewan kurban meningkat tajam.
Namun bagi Edy, tahun ini terasa jauh lebih spesial karena salah satu ternaknya dipilih langsung untuk Presiden.
Kisah sederhana dari kandang sapi di Magetan ini pun menjadi gambaran bagaimana kerja keras peternak lokal bisa mendapat penghargaan besar dan membanggakan hingga tingkat nasional.