Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Prabowo Ungkap Lima Negara Minta Pasokan Pupuk dari Indonesia, Australia hingga Brasil Ajukan Permintaan

Ika Nur Jannah • Selasa, 19 Mei 2026 | 14:48 WIB
Indonesia kini bukan lagi sekadar pengguna pupuk, tapi mulai jadi pemasok dunia. Prabowo mengungkap lima negara sudah meminta pasokan pupuk dari RI di tengah krisis global. (Sumber Foto: Instagram @prabowo)
Indonesia kini bukan lagi sekadar pengguna pupuk, tapi mulai jadi pemasok dunia. Prabowo mengungkap lima negara sudah meminta pasokan pupuk dari RI di tengah krisis global. (Sumber Foto: Instagram @prabowo)

RADARBONANG.ID – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa sejumlah negara kini mulai mengajukan permintaan pasokan pupuk dari Indonesia di tengah terganggunya distribusi global akibat konflik internasional.

Menurut Prabowo, saat ini Indonesia memiliki posisi yang cukup kuat dalam sektor pupuk dunia karena stok nasional berada dalam kondisi aman bahkan surplus.

Dalam keterangannya, Prabowo menyebut ada lima negara yang telah meminta bantuan pasokan pupuk dari Indonesia, yakni Australia, Filipina, India, Bangladesh, dan Brasil.

Baca Juga: Resmi! Bahasa Inggris Wajib Masuk Kurikulum SD Mulai 2027, Guru Akan Dapat Pelatihan Khusus

Permintaan tersebut disebut muncul karena terganggunya rantai distribusi energi dan bahan baku pupuk dunia akibat konflik di kawasan Timur Tengah.

Konflik Timur Tengah Ganggu Distribusi Pupuk Dunia

Prabowo menjelaskan bahwa situasi geopolitik global saat ini memberi dampak besar terhadap industri pupuk internasional.

Gangguan distribusi energi dan bahan baku membuat sejumlah negara mulai mengalami kesulitan mendapatkan pasokan pupuk dalam jumlah stabil.

Kondisi itu membuat beberapa negara mitra Indonesia akhirnya beralih meminta bantuan pasokan dari Indonesia.

Menurut Prabowo, situasi tersebut menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu negara produsen pupuk yang mampu menjaga stabilitas pasokan dalam negeri sekaligus memenuhi kebutuhan luar negeri.

Indonesia Siap Pasok Ratusan Ribu Ton Urea

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia siap memasok pupuk urea ke berbagai negara yang membutuhkan.

Salah satu yang paling disorot adalah rencana penjualan sekitar 500 ribu ton urea ke Australia.

Selain Australia, pemerintah juga akan membantu memenuhi kebutuhan pupuk dari Filipina, India, Bangladesh, dan Brasil yang telah lebih dulu mengajukan permintaan resmi.

Prabowo menegaskan bahwa langkah ekspor tersebut dilakukan setelah pemerintah memastikan kebutuhan pupuk nasional berada dalam kondisi aman.

Ia menyebut Indonesia kini memiliki stok yang cukup sehingga tidak mengganggu kebutuhan petani di dalam negeri.

Apresiasi untuk Menteri Pertanian

Dalam pidatonya, Prabowo juga memberikan apresiasi kepada Andi Amran Sulaiman dan jajaran Kementerian Pertanian atas keberhasilan menjaga ketersediaan pupuk nasional.

Menurut Prabowo, capaian surplus pupuk yang dimiliki Indonesia saat ini tidak lepas dari kerja keras sektor pertanian dalam beberapa waktu terakhir.

“Kita punya menteri pertanian yang hebat,” ujar Prabowo saat memberikan pengakuan terhadap kinerja tim pertanian nasional.

Ia menilai keberhasilan menjaga stok pupuk dan pangan menjadi faktor penting yang membuat Indonesia kini mampu membuka peluang ekspor ke berbagai negara.

Indonesia Dinilai Naik Kelas di Sektor Pupuk

Langkah Indonesia memasok pupuk ke sejumlah negara dinilai sebagai tanda perubahan besar dalam posisi Indonesia di pasar global.

Jika sebelumnya Indonesia masih dikenal sebagai negara yang bergantung pada impor pupuk dalam beberapa sektor tertentu, kini posisinya mulai berubah menjadi pemasok bagi negara lain.

Perubahan tersebut dianggap mencerminkan meningkatnya kapasitas produksi dan ketahanan sektor pertanian nasional.

Selain membuka peluang ekonomi baru, ekspor pupuk juga dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global, terutama di tengah situasi dunia yang sedang tidak stabil.

Baca Juga: Harga Toyota Fortuner Terbaru Mei 2026 Naik? Ini Daftar Lengkap dari Varian Termurah hingga GR Sport

Peluang Ekonomi dan Diplomasi Baru

Pengamat menilai langkah Indonesia memasok pupuk ke berbagai negara bukan hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga memperkuat hubungan diplomatik dengan negara mitra.

Pasokan pupuk menjadi komoditas strategis karena berkaitan langsung dengan ketahanan pangan dunia.

Dengan kemampuan memenuhi kebutuhan dalam negeri sekaligus membantu negara lain, Indonesia dianggap mulai memainkan peran lebih besar dalam menjaga stabilitas pasokan pangan global.

Ke depan, peluang ekspor pupuk diperkirakan masih akan terus berkembang jika kapasitas produksi nasional tetap terjaga dan permintaan dunia terus meningkat akibat ketidakpastian geopolitik internasional.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#Andi Amran Sulaiman #ekspor pupuk Indonesia #stok pupuk nasional #pupuk urea Indonesia #Prabowo Subianto