Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

41 Dapur MBG di Situbondo Mangkrak, Ketua Satgas Siapkan Pemanggilan Pengelola dan Ancaman Putus Kontrak

Ika Nur Jannah • Rabu, 13 Mei 2026 | 12:57 WIB
Puluhan dapur MBG di Situbondo belum juga beroperasi! Satgas kini memanggil seluruh pengelola dan membuka opsi putus kontrak jika proyek terus mangkrak. (Sumber Foto: Pinterest)
Puluhan dapur MBG di Situbondo belum juga beroperasi! Satgas kini memanggil seluruh pengelola dan membuka opsi putus kontrak jika proyek terus mangkrak. (Sumber Foto: Pinterest)

RADARBONANG.ID - Pembangunan puluhan dapur program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Situbondo menjadi sorotan setelah banyak titik dilaporkan mangkrak dan belum menunjukkan perkembangan berarti.

Kondisi tersebut membuat Satgas MBG Situbondo mengambil langkah tegas dengan memanggil para pengelola proyek untuk meminta komitmen penyelesaian.

Ketua Satgas MBG Kabupaten Situbondo yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Situbondo, Akhmad Yulianto, mengatakan terdapat 41 dapur MBG yang hingga kini belum beroperasi sesuai target.

Baca Juga: Puan Maharani Minta Pemerintah Transparan soal Hantavirus, Khawatir Publik Panik karena Minim Informasi

Satgas MBG Siapkan Langkah Tegas untuk Pengelola yang Lalai

Menurut Akhmad, pemanggilan terhadap seluruh pengelola dijadwalkan berlangsung pada pekan depan.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah akan meminta pernyataan resmi terkait kesiapan dan kesanggupan mereka menyelesaikan pembangunan dapur MBG.

Langkah ini dilakukan karena Pemkab Situbondo menilai keterlambatan proyek berpotensi menghambat pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis yang seharusnya segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Akhmad menegaskan pemerintah daerah tidak ingin program prioritas tersebut terus tertunda akibat lemahnya komitmen pengelola.

Karena itu, setiap pihak yang terlibat diminta memberikan kepastian mengenai progres pembangunan di masing-masing titik.

Pemkab Situbondo Buka Opsi Putus Kontrak Jika Tak Ada Kepastian

Apabila hasil pemanggilan tidak menunjukkan adanya kepastian penyelesaian proyek, Pemkab Situbondo membuka kemungkinan mengambil langkah administratif yang lebih tegas.

Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah pemutusan kontrak terhadap pengelola yang dinilai tidak mampu memenuhi kewajibannya.

Selain pemutusan kontrak, pemerintah daerah juga mempertimbangkan langkah administratif lain agar proyek tidak semakin berlarut-larut.

Upaya tersebut dinilai penting demi memastikan program MBG tetap berjalan sesuai target.

Program Makanan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu program yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus memperluas layanan pangan sehat bagi penerima manfaat di berbagai wilayah.

Namun hingga kini, banyak dapur MBG di Situbondo yang belum beroperasi meski pembangunan telah dimulai sejak beberapa waktu lalu.

Kondisi ini membuat target distribusi layanan gizi kepada masyarakat terancam tidak tercapai tepat waktu.

Tata Kelola Mitra Pelaksana Jadi Sorotan

Kasus mangkraknya puluhan dapur MBG juga memunculkan sorotan terhadap tata kelola mitra pelaksana program.

Pemerintah daerah menilai perlu ada evaluasi menyeluruh terkait proses verifikasi calon pengelola hingga kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah ketentuan mengenai jumlah unit dapur yang boleh dikelola oleh satu yayasan atau mitra tertentu.

Evaluasi tersebut dianggap penting agar pelaksanaan program berjalan lebih tertib dan tidak menimbulkan persoalan di lapangan.

Baca Juga: Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Siapkan Pengawasan Ketat Jelang Lonjakan Hewan Kurban Idul Adha

Satgas MBG bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dan pihak terkait juga akan melakukan pemantauan berkala terhadap perkembangan setiap titik pembangunan dapur MBG.

Hasil perkembangan tersebut nantinya akan menjadi dasar evaluasi terhadap kinerja masing-masing pengelola.

Audit dan Pengawasan Diperketat Agar Program Segera Berjalan

Selain pemantauan lapangan, pemerintah daerah juga mendorong audit serta penguatan pengawasan terhadap seluruh proyek dapur MBG di Situbondo. Langkah ini dilakukan agar program yang ditujukan untuk masyarakat tersebut tidak terus mengalami hambatan.

Satgas MBG menegaskan bahwa pengelola yang tidak menunjukkan progres pembangunan maupun komitmen penyelesaian akan dikenai tindakan sesuai aturan yang berlaku.

Pemerintah daerah juga membuka peluang mengganti mitra pelaksana apabila dianggap tidak mampu menjalankan proyek secara maksimal.

Dengan adanya langkah evaluasi dan pengawasan ketat tersebut, Pemkab Situbondo berharap pembangunan dapur MBG dapat segera diselesaikan sehingga layanan makanan bergizi gratis bagi masyarakat bisa segera direalisasikan tanpa penundaan lebih lama.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#dapur MBG Situbondo #program MBG mangkrak #Satgas MBG Situbondo #Makanan Bergizi Gratis #Pemkab Situbondo