RADARBONANG.ID – Ibu Kota Nusantara (IKN) disiapkan bukan hanya sebagai lokasi uji coba teknologi transportasi udara modern, tetapi juga sebagai pusat pengalihan dan pengembangan teknologi transportasi udara di Indonesia.
Pemerintah melalui pengembangan konsep Urban Air Mobility (UAM) ingin memastikan Indonesia tidak sekadar menjadi pasar pengguna teknologi asing, melainkan mampu mengembangkan kemampuan produksi dan inovasi sendiri.
Konsep tersebut menjadi bagian dari visi pembangunan kota pintar di IKN yang mengintegrasikan teknologi, transportasi modern, dan keberlanjutan.\
Urban Air Mobility Jadi Fokus Mobilitas Masa Depan
Urban Air Mobility atau UAM merupakan sistem transportasi udara modern yang menggunakan kendaraan udara seperti taksi terbang untuk mendukung mobilitas di kawasan perkotaan.
Teknologi ini mulai dikembangkan di berbagai negara sebagai solusi atas kemacetan dan kebutuhan transportasi yang lebih cepat serta efisien.
Di IKN, pengembangan UAM dirancang agar Indonesia memiliki kapasitas lokal dalam:
- penelitian teknologi,
- pengembangan manufaktur,
- penyusunan regulasi,
- hingga pengoperasian transportasi udara masa depan.
IKN Ingin Jadi Pusat Transfer Teknologi
Pengembangan UAM di IKN tidak hanya fokus pada penggunaan kendaraan udara modern, tetapi juga pada transfer teknologi agar kemampuan industri dalam negeri ikut berkembang.
Dengan strategi tersebut, Indonesia diharapkan dapat membangun ekosistem transportasi udara yang lebih mandiri.
Selain itu, pengembangan ini juga diarahkan untuk memperkuat kerja sama antara sektor pemerintah, akademisi, industri teknologi, dan lembaga penelitian.
Infrastruktur dan Regulasi Mulai Disiapkan
Agenda pengembangan UAM di IKN juga mencakup pengujian fasilitas serta infrastruktur pendukung operasional transportasi udara.
Pemerintah disebut mulai menyiapkan:
- kawasan operasional,
- sistem keselamatan penerbangan,
- sertifikasi teknologi,
- hingga integrasi dengan transportasi darat dan sistem kota pintar.
Sinkronisasi kebijakan dengan berbagai instansi terkait juga menjadi fokus penting agar implementasi teknologi berjalan aman dan sesuai regulasi.
Taksi Terbang Dinilai Belum Jadi Prioritas Jangka Pendek
Meski konsep taksi terbang dan mobilitas udara modern menjadi bagian dari visi besar IKN, sejumlah pihak sebelumnya menilai implementasi komersialnya belum menjadi prioritas utama dalam waktu dekat.
Roadmap pengembangan disebut masih akan menyesuaikan:
- kesiapan teknologi,
- regulasi penerbangan,
- kebutuhan operasional,
- serta kesiapan masyarakat dan infrastruktur.
Baca Juga: Kenapa Tren Padel Mulai Sepi? Ternyata Polanya Mirip Es Kepal Milo dan Tren FOMO Anak Muda
Karena itu, pengembangan UAM di IKN diperkirakan dilakukan secara bertahap sebelum benar-benar digunakan secara luas.
IKN Ingin Jadi Simbol Teknologi Masa Depan Indonesia
Pengembangan transportasi udara modern di IKN menunjukkan ambisi Indonesia untuk ikut bersaing dalam inovasi teknologi global.
Bukan hanya membangun ibu kota baru, IKN juga diarahkan menjadi pusat eksperimen dan pengembangan teknologi masa depan yang terintegrasi dengan konsep kota pintar.
Dengan langkah tersebut, Indonesia berharap dapat mempercepat transformasi teknologi sekaligus membuka peluang industri baru di bidang transportasi udara modern. (*)
Editor : Muhammad Azlan Syah