RADARBONANG.ID – Jumlah hewan kurban di Kabupaten Bandung diperkirakan mengalami peningkatan pada perayaan Idul Adha tahun ini.
Dinas Pertanian Kabupaten Bandung memproyeksikan jumlah hewan kurban mencapai sekitar 28 ribu ekor atau naik sekitar 10–15 persen dibanding tahun sebelumnya.
Pada Idul Adha tahun lalu, jumlah hewan kurban tercatat sekitar 27.153 ekor.
Semangat Berkurban Dinilai Tetap Tinggi
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Ina Dewi Kania, mengatakan kenaikan jumlah hewan kurban diperkirakan tetap terjadi meski kondisi ekonomi global masih menghadapi tekanan.
Menurutnya, semangat masyarakat untuk menjalankan ibadah kurban masih cukup tinggi sehingga permintaan hewan kurban diprediksi meningkat.
“Kami memproyeksikan jumlah hewan kurban tahun ini naik dibanding tahun sebelumnya,” ujar Ina saat ditemui di kantor dinas.
Tim Pengawas Kesehatan Hewan Disiagakan
Untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas penyembelihan hewan kurban, Dinas Pertanian Kabupaten Bandung telah menyiapkan tim pengawas kesehatan hewan.
Tim tersebut nantinya akan melakukan:
- pemeriksaan kesehatan hewan sebelum penyembelihan,
- pengawasan lokasi pemotongan,
- serta sosialisasi protokol kesehatan dan pengelolaan limbah hewan kurban.
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan pelaksanaan kurban berjalan aman dan sesuai standar kesehatan.
Pemeriksaan Dilakukan Secara Menyeluruh
Ina menjelaskan pihaknya juga akan berkoordinasi dengan kecamatan serta petugas lapangan agar proses pemeriksaan kesehatan hewan dapat dilakukan secara menyeluruh.
Pengawasan ini penting untuk mencegah penyebaran penyakit hewan yang berpotensi berdampak pada kesehatan masyarakat.
Selain itu, petugas juga akan memastikan hewan kurban yang disembelih berada dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.
Panitia Kurban Diimbau Gunakan Tempat Pemotongan Standar
Dinas Pertanian turut mendorong masyarakat dan panitia kurban agar menggunakan fasilitas pemotongan hewan yang memenuhi standar kebersihan dan kesehatan.
Panitia juga diminta melaporkan lokasi penyembelihan kepada petugas agar proses pemeriksaan kesehatan hewan dapat dilakukan sebelum pemotongan berlangsung.
Selain menjaga kualitas daging kurban, langkah ini juga diharapkan mampu mengurangi risiko gangguan kesehatan selama perayaan Idul Adha.
Kesadaran Masyarakat Dinilai Semakin Baik
Peningkatan jumlah hewan kurban juga dinilai menjadi tanda meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjalankan ibadah sekaligus berbagi kepada sesama.
Di sisi lain, pemerintah daerah berharap pelaksanaan kurban tahun ini tetap memperhatikan aspek kebersihan lingkungan, kesehatan masyarakat, dan penanganan limbah agar tidak menimbulkan masalah baru setelah proses penyembelihan selesai. (*)
Editor : Muhammad Azlan Syah