RADARBONANG.ID – Kasus pembunuhan terhadap anggota polisi di Bandar Lampung menuai perhatian serius dari berbagai pihak.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengecam keras aksi kriminal yang menewaskan Brigadir Arya Supena (34), yang diduga dilakukan pelaku pencurian sepeda motor atau curanmor.
Menurut Sahroni, tindakan pelaku bukan hanya tindak kriminal biasa.
Ia menyebut aksi tersebut sebagai bentuk penghinaan terhadap negara sekaligus ancaman serius terhadap keamanan masyarakat.
Polisi Saja Diserang, Masyarakat Dinilai Lebih Rentan
Dalam pernyataannya, Sahroni menyoroti keberanian pelaku kejahatan yang kini dinilai semakin nekat hingga berani melawan aparat kepolisian.
Menurutnya, kondisi ini menjadi sinyal bahwa tingkat kriminalitas sudah sangat mengkhawatirkan.
“Fenomena kriminal melawan aparat ini sangat berbahaya. Pelaku kejahatan sudah makin nekat, bukan lagi takut kepada aparat, tapi justru berani sampai membunuh polisi,” kata Sahroni, Senin (11/5).
Ia juga menilai jika aparat bersenjata saja bisa menjadi korban kekerasan, maka masyarakat sipil tentu berada dalam posisi yang jauh lebih rentan.
“Kalau kepada aparat saja mereka berani, apalagi terhadap masyarakat biasa yang tidak punya kewenangan dan perlindungan senjata,” lanjutnya.
Minta Pelaku Segera Ditangkap dan Dihukum Maksimal
Politikus Partai NasDem tersebut meminta kepolisian bertindak cepat untuk menangkap seluruh pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut.
Ia mendesak Polda Lampung agar memberikan hukuman pidana maksimal kepada para pelaku.
Menurut Sahroni, langkah tegas sangat penting agar kasus serupa tidak terus terulang dan tidak menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat.
“Ini tidak boleh dibiarkan. Polda Lampung harus bertindak tegas, tangkap pelaku dan jerat dengan hukuman pidana maksimal,” ujarnya.
Negara Tidak Boleh Kalah dari Pelaku Kriminal
Sahroni juga menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dari aksi premanisme maupun kriminal jalanan.
Menurutnya, penegakan hukum yang tegas menjadi hal penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa wibawa hukum harus tetap dijaga agar tidak muncul kesan bahwa pelaku kriminal dapat dengan mudah melawan aparat negara.
“Untuk kasus kriminal seperti ini, negara harus menunjukkan wibawa hukumnya dalam menjaga kamtibmas. Jangan sampai ada kesan bahwa pelaku kriminal bisa dengan mudah melawan aparat,” tandasnya.
Baca Juga: Jika Seseorang Nyaman Makan Sendiri di Restoran, Kemungkinan Mereka Memiliki 8 Karakter Ini
Kasus Pembunuhan Polisi Jadi Sorotan Publik
Kasus yang menewaskan Brigadir Arya Supena sendiri kini menjadi perhatian publik karena dianggap menunjukkan meningkatnya keberanian pelaku kejahatan jalanan.
Selain memicu keprihatinan, peristiwa ini juga memunculkan kembali kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya aksi begal dan curanmor di sejumlah daerah.
Banyak warga berharap aparat dapat segera menangkap seluruh pelaku dan mengungkap motif lengkap di balik aksi tersebut.
Karena jika pelaku kriminal sudah berani menyerang aparat keamanan, rasa aman masyarakat tentu ikut terancam. (*)
Editor : Muhammad Azlan Syah