Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Warga Gowa Demo Dugaan Perselingkuhan Bupati Saat Pemberangkatan Haji

Ika Nur Jannah • Jumat, 24 April 2026 | 14:43 WIB
Aksi warga Gowa berlangsung di tengah pemberangkatan jemaah haji, menyoroti dugaan kasus yang melibatkan bupati. (ilustrasi)
Aksi warga Gowa berlangsung di tengah pemberangkatan jemaah haji, menyoroti dugaan kasus yang melibatkan bupati. (ilustrasi)

 

RADARBONANG.ID – Sejumlah warga di Kabupaten Gowa menggelar aksi unjuk rasa terkait dugaan perselingkuhan yang melibatkan Bupati Gowa, Husniah Talenrang.

Aksi tersebut berlangsung di tengah suasana pemberangkatan calon jemaah haji yang sedang berlangsung di wilayah tersebut.

Unjuk rasa digelar pada Kamis (23/4) sekitar pukul 15.32 Wita di depan kantor Bupati Gowa, yang berlokasi di Jalan Masjid Raya Sungguminasa.

Baca Juga: Setelah Lulus S3, Ashanty Pilih Kuliah S1 Lagi: Ambil Jurusan Hukum di Surabaya

Lokasi Dekat Pusat Pemberangkatan Haji

Menariknya, lokasi aksi hanya berjarak sekitar 200 meter dari Masjid Raya Syech Yusuf, yang menjadi pusat pemberangkatan kloter pertama jemaah haji.

Situasi ini menciptakan kontras antara kegiatan ibadah yang berlangsung khidmat dengan aksi protes yang terjadi di sekitarnya.

Massa Tuntut Klarifikasi dan Tindakan

Dalam aksi tersebut, massa secara bergantian menyampaikan orasi serta membentangkan spanduk berisi tuntutan.

Mereka mendesak agar dugaan kasus tersebut segera diusut secara transparan.

Koordinator aksi, Rahim, menyebut isu ini sebagai persoalan serius yang dinilai mencoreng nama baik daerah.

Ia juga meminta tokoh adat dan ulama untuk tidak tinggal diam dalam menyikapi isu tersebut.

Desakan Pembentukan Pansus DPRD

Massa juga mendorong DPRD Gowa untuk segera membentuk panitia khusus (pansus) guna menyelidiki dugaan tersebut secara lebih mendalam.

Menurut mereka, langkah tersebut diperlukan agar proses klarifikasi berjalan objektif dan dapat memberikan kepastian kepada masyarakat.

Isu Bergulir Sejak Maret 2026

Dugaan perselingkuhan yang melibatkan Bupati Gowa telah mencuat sejak Maret 2026.

Pihak bupati sendiri telah memberikan bantahan dan menyebut informasi tersebut sebagai tidak benar.

Namun demikian, desakan dari masyarakat terus bermunculan, menuntut adanya transparansi dan penyelidikan yang jelas.

Aksi Serupa Pernah Terjadi

Sebelumnya, ratusan warga juga sempat mendatangi kantor DPRD dan kantor bupati untuk menyuarakan tuntutan serupa.

Aksi tersebut bahkan sempat memanas hingga terjadi ketegangan dengan aparat.

Situasi mereda setelah adanya janji pembentukan tim penyelidik, meskipun hingga kini tuntutan tersebut kembali disuarakan oleh masyarakat.

Baca Juga: 95 Persen Orang Indonesia Terancam Gagal Pensiun Nyaman, Ini Strategi agar Masa Tua Tetap Sejahtera

Situasi Sosial Jadi Sorotan

Aksi yang berlangsung di tengah kegiatan keagamaan ini menjadi perhatian publik.

Selain menyangkut isu kepemimpinan, peristiwa ini juga mencerminkan dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Ke depan, penyelesaian isu ini diharapkan dapat dilakukan secara transparan dan bijak, sehingga tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat serta tetap menjaga stabilitas daerah.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#demo Gowa #dugaan perselingkuhan bupati #aksi warga Gowa #DPRD Gowa pansus #berita Sulawesi Selatan