Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Warga Buleleng Ditemukan Tewas di Kamar Kos Gianyar, Diduga Meninggal Tiga Hari

Adinda Dwi Wahyuni • Rabu, 22 April 2026 | 10:18 WIB
I Gede Rumawan ditemukan tak bernyawa dalam kondisi membusuk di kamar kosnya (Sumber: jawapos.com)
I Gede Rumawan ditemukan tak bernyawa dalam kondisi membusuk di kamar kosnya (Sumber: jawapos.com)

 

RADARBONANG.ID – Warga Desa Batubulan Kangin, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, digegerkan oleh penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di kamar kosnya.

Korban yang diketahui berasal dari Buleleng itu ditemukan dalam kondisi tubuh mulai membusuk dan diduga telah meninggal sejak beberapa hari sebelum ditemukan.

Peristiwa ini menambah daftar kasus kematian tanpa diketahui yang terjadi di wilayah Gianyar, sekaligus memicu perhatian masyarakat sekitar.

Baca Juga: Banggakan Orang Tua, Thalia Putri Onsu Menang Kompetisi Balet dan Sabet Medali Perak

Kecurigaan Berawal dari Keluarga

Kasus ini pertama kali terungkap dari kecurigaan keluarga korban. Adik korban merasa khawatir karena sang kakak yang tinggal seorang diri tidak dapat dihubungi selama beberapa hari.

Merasa ada hal yang tidak wajar, ia kemudian mendatangi kamar kos korban di kawasan Sukawati untuk memastikan kondisi.

Sesampainya di lokasi, ia mendapati kondisi yang mengejutkan.

Korban yang berusia sekitar 35 tahun ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamar, dengan kondisi yang menunjukkan tanda-tanda telah meninggal sejak beberapa hari sebelumnya.

Keluarga pun segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

Polisi Lakukan Olah TKP

Mendapat laporan, aparat kepolisian dari wilayah hukum Polres Gianyar bersama tim medis langsung mendatangi lokasi kejadian.

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh guna mengumpulkan bukti dan memastikan tidak adanya unsur tindak pidana.

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan yang mengarah pada kekerasan.

Namun, kondisi jenazah yang telah mengalami pembusukan menunjukkan bahwa korban diperkirakan telah meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan.

Penyebab Kematian Masih Diselidiki

Hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah korban meninggal karena faktor kesehatan atau penyebab lain.

Jenazah korban telah dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan lanjutan guna memastikan penyebab kematian secara medis.

Sementara itu, area kamar kos sempat dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Baca Juga: Denza B8 Siap Masuk Indonesia, SUV Hybrid Mewah dengan Tenaga Besar dan Jarak Tempuh 900 Km

Pengingat Penting bagi Perantau

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya mereka yang tinggal sendiri di perantauan, untuk tetap menjaga komunikasi dengan keluarga atau kerabat terdekat.

Minimnya interaksi sosial dapat membuat kondisi darurat seperti ini terlambat diketahui.

Karena itu, komunikasi rutin dinilai penting sebagai bentuk perhatian sekaligus langkah pencegahan.

Kasus ini juga mengingatkan pentingnya kepedulian lingkungan sekitar terhadap sesama penghuni kos atau tetangga, terutama jika ada tanda-tanda yang tidak biasa.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap penyebab pasti kematian korban. (*)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#mayat di Gianyar #warga Buleleng meninggal #penemuan mayat Bali #Polres Gianyar #kasus kematian misterius