Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Gembleng Ketua DPRD se-Indonesia di Tidar, Presiden Prabowo: Kita Harus Berdiri di Atas Kaki Sendiri

Adinda Dwi Wahyuni • Minggu, 19 April 2026 | 07:42 WIB
Prabowo Subianto hadiri retret ketua DPRD se-Indonesia di Magelang (Sumber: antaranews.com)
Prabowo Subianto hadiri retret ketua DPRD se-Indonesia di Magelang (Sumber: antaranews.com)

 

RADARBONANG.ID – Lembah Tidar kembali menjadi pusat pembinaan kepemimpinan nasional.

Pada Jumat (18/4), Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto hadir langsung di Akademi Militer Magelang untuk memberikan pengarahan dalam Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua DPRD seluruh Indonesia tahun 2026.

Kehadiran Presiden menjadi momen penting dalam rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia.

Sebanyak 503 pimpinan legislatif daerah dari seluruh Indonesia mengikuti kegiatan ini sejak 15 April.

Baca Juga: Susah Berkembang dan Selalu Overthinking? Inilah 3 Pola Pikir yang Membuat Hidup Lebih Tenang

Tekankan Pentingnya Kehadiran Langsung

Dalam sambutannya, Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya sempat disarankan untuk diwakili.

Namun, ia memilih hadir langsung karena menilai posisi Ketua DPRD sangat strategis dalam mengawal kebijakan nasional di daerah.

Menurutnya, para pimpinan legislatif merupakan garda depan dalam memastikan kebijakan pemerintah dapat berjalan efektif hingga ke tingkat daerah.

“Saya anggap penting dan tepat kalau saya hadir langsung,” tegasnya di hadapan para peserta.

Prabowo juga mengajak seluruh peserta untuk mengesampingkan perbedaan latar belakang, baik partai, suku, maupun pendidikan, demi kepentingan bangsa dan rakyat.

DPRD sebagai Pilar Kebangsaan

Presiden menegaskan bahwa pimpinan DPRD memiliki peran penting sebagai patriot bangsa.

Mereka tidak hanya bertugas sebagai pengawas kebijakan, tetapi juga sebagai jembatan antara kepentingan pusat dan daerah.

Ia menekankan pentingnya semangat persatuan dalam menjalankan tugas, terutama di tengah tantangan nasional dan global yang semakin kompleks.

“Kita semua di sini adalah patriot yang cinta tanah air,” ujarnya.

Sinkronisasi Visi Asta Cita

Sementara itu, Gubernur Lemhanas RI Tubagus Aceh Hasan Syadzili menyampaikan bahwa kegiatan KPPD bertujuan untuk menyelaraskan visi pembangunan nasional dengan kebijakan daerah.

Fokus utama dari kegiatan ini adalah mendukung program Asta Cita sebagai arah pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Selama lima hari pelaksanaan, peserta tidak hanya menerima materi akademis, tetapi juga pembekalan terkait geopolitik, nilai kebangsaan, serta kewaspadaan nasional.

Kemandirian Pangan dan Energi Jadi Prioritas

Dalam arahannya, Prabowo menekankan pentingnya kemandirian bangsa, khususnya dalam sektor pangan dan energi.

Ia mengingatkan bahwa di tengah ketidakpastian geopolitik global, Indonesia tidak boleh bergantung pada negara lain dalam memenuhi kebutuhan dasar.

“Bangsa Indonesia harus mandiri, harus berdiri di atas kaki sendiri,” tegasnya.

Menurutnya, swasembada pangan dan energi merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan kedaulatan negara.

Sinergi Pusat dan Daerah

Presiden juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Daftar 11 Penyakit yang Bisa Menunda Keberangkatan Haji Anda Tahun Ini

Dengan komitmen bersama untuk mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ia optimistis Indonesia dapat mencapai kemajuan yang lebih besar.

Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Panglima TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Kehadiran para pemimpin nasional ini menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#Ketua DPRD Indonesia #Lemhanas RI #Akmil Magelang #Asta Cita #Prabowo Subianto