RADARBONANG.ID – Hubungan antara Ruben Onsu dan putra angkatnya, Betrand Peto Putra Onsu, kembali menjadi sorotan publik.
Di tengah berbagai isu yang beredar di media sosial, Ruben menunjukkan sikap tegas sebagai seorang ayah yang tidak tinggal diam saat anaknya menjadi sasaran komentar negatif.
Dalam beberapa waktu terakhir, keluarga Ruben Onsu memang kerap diterpa berbagai spekulasi dan opini liar dari netizen.
Situasi ini memicu respons langsung dari Ruben, yang dengan tegas menyatakan bahwa dirinya siap menghadapi siapa pun yang menyerang keluarganya, terutama anak-anaknya.
Pernyataan tersebut disampaikan Ruben saat berbincang santai bersama Ivan Gunawan dalam kanal YouTube C8 Podcast.
Dalam perbincangan itu, Ruben menegaskan bahwa ia tidak mempermasalahkan kritik atau hujatan yang ditujukan kepada dirinya secara pribadi.
Namun, ia memiliki batas yang jelas ketika hal tersebut menyangkut anak-anaknya.
“Lu mau ngatain gua apa aja gua enggak peduli, terserah. Tapi kalau lu udah nyenggol anak gua nih, pokoknya habis sama gua!” ujar Ruben dengan nada serius yang mencerminkan naluri protektifnya sebagai seorang ayah.
Sosok Ayah Sekaligus Sahabat
Di balik ketegasan tersebut, hubungan antara Ruben dan Betrand Peto—yang akrab disapa Onyo—justru menunjukkan kedekatan yang semakin erat.
Bagi Onyo, Ruben bukan hanya figur ayah yang mendidik dengan disiplin, tetapi juga menjadi sahabat yang selalu hadir untuk mendengarkan.
Onyo mengungkapkan bahwa komunikasi antara dirinya dan sang ayah kini semakin intens.
Mereka kerap meluangkan waktu untuk berbincang, baik tentang kehidupan sehari-hari maupun hal-hal yang lebih personal.
“Sekarang itu lebih banyak komunikasi aja sama ayah. Dampaknya itu aku sama ayah lebih banyak ngobrol.
Setiap pulang ke rumah ngobrol sama aku, setiap ada waktu kita ngobrol,” ungkap Onyo.
Kedekatan ini menjadi fondasi penting dalam menghadapi berbagai isu yang beredar.
Dengan komunikasi yang terbuka, Onyo merasa lebih percaya diri untuk menghadapi tekanan dari luar, termasuk komentar negatif di media sosial.
Lebih Berani Klarifikasi
Seiring bertambahnya usia, Onyo juga menunjukkan perubahan sikap yang signifikan.
Ia kini lebih berani menyampaikan klarifikasi secara langsung ketika muncul isu-isu yang dianggap tidak sesuai dengan kenyataan.
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Menurut Onyo, banyak potongan video atau informasi di media sosial yang sering kali disajikan tanpa konteks utuh, sehingga menimbulkan persepsi yang keliru di kalangan publik.
Dengan keberanian untuk berbicara, Onyo berharap dapat meluruskan kesalahpahaman sekaligus memberikan gambaran yang lebih jernih mengenai kondisi sebenarnya.
Hal ini juga menjadi bentuk pembelajaran bagi dirinya dalam menghadapi dunia hiburan yang penuh dinamika.
Pesan Tegas untuk Netizen
Di sisi lain, Ruben Onsu juga menyampaikan pesan tegas kepada para netizen agar tidak terlalu jauh mencampuri urusan pribadi keluarganya.
Ia menilai bahwa spekulasi yang berlebihan justru dapat memperkeruh situasi yang seharusnya bisa diselesaikan secara internal.
“Stop ikut campur urusan kami terlalu jauh, sehingga yang seharusnya semakin membaik akan jadi memperkeruh,” tegasnya.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa di balik kehidupan selebritas yang terlihat di layar, terdapat sisi pribadi yang tetap membutuhkan ruang dan privasi.
Ruben berharap publik bisa lebih bijak dalam menyikapi informasi, terutama yang belum tentu benar atau telah dipotong dari konteks aslinya.
Harapan untuk Lingkungan Digital yang Lebih Sehat
Senada dengan sang ayah, Onyo juga berharap agar masyarakat, khususnya pengguna media sosial, dapat lebih bijaksana dalam berkomentar.
Ia mengajak netizen untuk tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Menurutnya, realitas kehidupan tidak selalu sama dengan apa yang ditampilkan di dunia maya.
Banyak hal yang tidak terlihat oleh publik, sehingga penting untuk tidak terburu-buru dalam memberikan penilaian.
Fenomena ini sekaligus mencerminkan tantangan yang dihadapi banyak figur publik di era digital.
Di satu sisi, keterbukaan informasi memberikan peluang untuk terhubung dengan penggemar.
Namun di sisi lain, hal tersebut juga membuka ruang bagi munculnya komentar negatif yang bisa berdampak pada kehidupan pribadi.
Dengan sikap tegas dan komunikasi yang kuat dalam keluarga, Ruben Onsu dan Betrand Peto menunjukkan bahwa dukungan internal menjadi kunci utama dalam menghadapi tekanan eksternal.
Hubungan ayah dan anak yang solid ini menjadi contoh bahwa di tengah sorotan publik, kehangatan keluarga tetap menjadi prioritas utama.
Editor : Muhammad Azlan Syah