RADARBONANG.ID – Suasana tenang di kawasan Jalan Mangga Besar Raya, Jakarta Pusat mendadak berubah mencekam pada Minggu pagi (12/4).
Warga dikejutkan oleh penemuan sesosok jasad pria yang diketahui merupakan juru parkir (jukir) liar.
Tubuh korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam selokan Kali Anak Ciliwung, dengan kondisi yang sudah mulai membusuk.
Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar dan para pengguna jalan yang melintas.
Aroma menyengat yang berasal dari jasad korban membuat situasi semakin mengkhawatirkan, hingga akhirnya pihak berwenang segera dihubungi untuk melakukan penanganan lebih lanjut.
Berawal dari Bau Menyengat
Peristiwa ini pertama kali terungkap saat sejumlah warga tengah beraktivitas di pagi hari, termasuk mereka yang sedang berolahraga.
Awalnya, warga mencium bau tidak sedap yang sangat menyengat di sekitar lokasi. Rasa penasaran pun mendorong mereka untuk mencari sumber bau tersebut.
Setelah ditelusuri, bau menyengat itu ternyata berasal dari tubuh manusia yang tersangkut di aliran selokan.
Kondisi jasad yang sudah membusuk membuat warga semakin yakin bahwa korban telah meninggal dunia sejak beberapa hari sebelumnya.
Penemuan tersebut segera dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat.
Tak lama berselang, petugas datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi jasad korban.
Korban Sempat Hilang Empat Hari
Menurut keterangan warga yang mengenal korban, pria tersebut sehari-hari bekerja sebagai jukir liar di kawasan Mangga Besar.
Ia diketahui sudah tidak terlihat selama kurang lebih empat hari sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
Salah satu saksi mata mengungkapkan bahwa korban terakhir terlihat pada awal pekan.
Sejak saat itu, korban tidak lagi muncul seperti biasanya, sehingga menimbulkan kekhawatiran bagi orang-orang yang mengenalnya.
“Sudah empat harian terakhir tidak kelihatan. Terakhir itu hari Senin atau Selasa. Saya sempat cari-cari dua malam lalu, tapi tidak ketemu. Baru sekarang ditemukan, tapi sudah dalam kondisi meninggal,” ujar seorang saksi di lokasi kejadian.
Pihak keluarga disebut-sebut telah berupaya mencari keberadaan korban sejak dinyatakan hilang.
Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil hingga akhirnya kabar duka datang dari penemuan jasad di selokan tersebut.
Hidup Tanpa Tempat Tinggal Tetap
Dari informasi yang dihimpun, korban diketahui tidak memiliki tempat tinggal tetap.
Dalam kesehariannya, ia kerap berpindah-pindah tempat untuk beristirahat, mulai dari area sekitar jalan hingga fasilitas umum.
Beberapa warga menyebut korban sering terlihat tidur di sekitar kawasan Sawah Besar, termasuk di lingkungan Masjid Husada.
Kondisi hidup yang serba terbatas membuatnya harus bertahan dengan cara berpindah-pindah lokasi setiap harinya.
“Biasanya dia tidur di Masjid Husada atau di pinggir jalan. Memang tidak punya tempat tinggal tetap,” ungkap seorang warga yang mengenal korban.
Kondisi tersebut diduga turut menyulitkan proses pencarian ketika korban dinyatakan hilang, karena tidak ada lokasi pasti yang bisa dijadikan acuan untuk menemukannya.
Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi terhadap jasad korban dengan bantuan tim terkait.
Setelah dievakuasi, jasad korban kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk proses autopsi.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Beberapa kemungkinan masih didalami, mulai dari dugaan kecelakaan hingga kemungkinan adanya unsur kekerasan.
Polisi juga tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi, serta menelusuri aktivitas terakhir korban sebelum dinyatakan hilang.
Selain itu, petugas juga berupaya memastikan apakah korban terjatuh ke dalam selokan secara tidak sengaja atau terdapat faktor lain yang menyebabkan korban berada di lokasi tersebut.
Warga Diminta Tetap Waspada
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar.
Warga diimbau segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan hal-hal mencurigakan, terutama yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Baca Juga: Indonesia Gagal Pertahankan Gelar, Tumbang Tipis dari Thailand di Final Piala AFF Futsal 2026
Penemuan jasad dalam kondisi membusuk ini juga menimbulkan keprihatinan mendalam, terutama terkait kondisi sosial korban yang hidup tanpa tempat tinggal tetap.
Banyak pihak berharap kejadian serupa tidak terulang dan perhatian terhadap kelompok rentan dapat semakin ditingkatkan.
Hingga berita ini diturunkan, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian dan menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
Editor : Muhammad Azlan Syah