Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Prabowo Tancap Gas, Targetkan 1.000 Kampung Nelayan Rampung pada 2026

Lailatul Khusna Febriyanti • Kamis, 9 April 2026 | 08:28 WIB
Presiden Prabowo percepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dengan target 1.000 lokasi rampung pada 2026 demi kesejahteraan masyarakat pesisir (sumber :Jawapos.com)
Presiden Prabowo percepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dengan target 1.000 lokasi rampung pada 2026 demi kesejahteraan masyarakat pesisir (sumber :Jawapos.com)

 

RADARBONANG.ID – Presiden Prabowo Subianto terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor kelautan nasional.

Melalui rapat terbatas bersama jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Selasa (7/4), Kepala Negara menginstruksikan percepatan pembangunan program Kampung Nelayan Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia.

Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk memastikan potensi maritim Indonesia benar-benar memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya para nelayan yang selama ini masih menghadapi berbagai keterbatasan.

Baca Juga: 8 Perilaku yang Menunjukkan Seseorang Tumbuh dalam Keluarga Kaya Menurut Psikologi

Target 100 Kampung Rampung Mei 2026

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan bahwa pembangunan tahap awal program ini menunjukkan progres yang cukup signifikan.

Dari total 100 titik yang direncanakan, sebagian besar sudah memasuki tahap konstruksi.

“Sebanyak 65 titik berada di tahap pertama dan 35 titik di tahap kedua. Targetnya, seluruh 100 titik ini akan selesai pada akhir Mei 2026,” ujar Trenggono usai mengikuti rapat terbatas.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya berfokus pada penyediaan hunian, tetapi juga mencakup infrastruktur pendukung seperti fasilitas pengolahan hasil laut, tempat pelelangan ikan, hingga akses logistik yang memadai.

Dengan pendekatan terintegrasi ini, pemerintah berharap kawasan nelayan dapat berkembang menjadi pusat ekonomi baru berbasis kelautan.

Penguatan SDM Jadi Kunci Keberlanjutan

Selain pembangunan fisik, pemerintah juga menaruh perhatian besar pada penguatan sumber daya manusia (SDM).

Trenggono menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kemampuan masyarakat dalam mengelola fasilitas yang telah dibangun.

Pelatihan dan pendampingan akan diberikan secara berkelanjutan agar para nelayan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan usaha mereka.

Dengan demikian, program ini tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan.

Pemerintah juga mendorong keterlibatan generasi muda di wilayah pesisir agar turut berperan dalam mengembangkan sektor perikanan yang lebih modern dan berdaya saing.

Ekspansi Besar ke 1.000 Kampung Nelayan

Ambisi pemerintah tidak berhenti pada 100 titik awal. Setelah tahap pertama rampung, pemerintah telah menyiapkan ekspansi besar dengan membangun 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih tambahan secara paralel sepanjang tahun 2026.

Program ekspansi ini akan difokuskan pada kawasan Indonesia Timur yang selama ini dikenal memiliki potensi sumber daya laut melimpah, namun belum tergarap secara optimal.

“Tahun 2026 secara paralel kita akan kerjakan 1.000 kampung, dan fokusnya adalah ke Indonesia Timur,” jelas Trenggono.

Wilayah seperti Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara menjadi prioritas karena dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi pusat produksi perikanan nasional jika didukung oleh infrastruktur yang memadai.

Modernisasi Armada Tangkap

Selain pembangunan kawasan permukiman, pemerintah juga tengah mendorong modernisasi alat tangkap nelayan.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjajaki kerja sama dengan United Kingdom dalam pengadaan kapal penangkap ikan.

Kerja sama ini masih dalam tahap kajian, termasuk menilai kemampuan galangan kapal dalam negeri untuk memproduksi kapal sesuai kebutuhan.

Pemerintah juga mempertimbangkan skema pembiayaan yang paling efektif agar program ini dapat berjalan tanpa membebani anggaran secara berlebihan.

“Pengadaan kapal masih dalam proses, termasuk pembiayaan yang sedang dibahas bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas,” tambah Trenggono.

Modernisasi armada ini diharapkan mampu meningkatkan hasil tangkapan nelayan sekaligus memperluas jangkauan penangkapan hingga ke wilayah yang selama ini sulit dijangkau.

Dorong Ekonomi Maritim Berdaya Saing

Dengan kombinasi antara pembangunan hunian layak, penguatan SDM, serta modernisasi alat tangkap, pemerintah optimistis sektor kelautan dapat menjadi salah satu pilar utama perekonomian nasional.

Baca Juga: 8 Perilaku yang Menunjukkan Seseorang Tumbuh dalam Keluarga Kaya Menurut Psikologi

Program Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim yang mampu bersaing di tingkat global.

Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah, terutama antara Indonesia Barat dan Timur.

Ke depan, pemerintah menargetkan agar kawasan pesisir tidak lagi identik dengan kemiskinan, melainkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#Kampung Nelayan Merah Putih #Trenggono #pembangunan nelayan #ekonomi maritim Indonesia #Prabowo Subianto