Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Catat! Jangan Mudik di Tanggal Ini Jika Tak Ingin Terjebak Macet Parah Saat Lebaran 2026

Muhammad Azlan Syah • Selasa, 10 Maret 2026 | 14:50 WIB

Catat! Puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 18 Maret. Jika tidak ingin terjebak macet panjang, sebaiknya hindari berangkat di tanggal tersebut
Catat! Puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 18 Maret. Jika tidak ingin terjebak macet panjang, sebaiknya hindari berangkat di tanggal tersebut

RADARBONANG.ID – Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menghindari perjalanan mudik pada tanggal-tanggal tertentu saat Lebaran 2026 jika tidak ingin terjebak kemacetan panjang di jalan raya.

Berdasarkan prediksi pemerintah, puncak arus mudik Lebaran tahun ini diperkirakan terjadi pada H-3 atau Rabu, 18 Maret 2026. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada H+6 atau Jumat, 27 Maret 2026.

Karena itu, masyarakat yang berencana pulang ke kampung halaman disarankan mengatur waktu perjalanan agar tidak berangkat pada tanggal tersebut.

Baca Juga: Daftar 10 Negara Paling 'Haus' Minyak di Dunia, Amerika Serikat Peringkat Pertama, Indonesia Urutan Berapa?

Jumlah Pemudik Diprediksi Tembus 143 Juta Orang

Tingginya potensi kemacetan saat mudik tidak lepas dari jumlah pemudik yang diperkirakan sangat besar.

Menurut data dari Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, sekitar 143,9 juta orang diprediksi akan melakukan perjalanan mudik Lebaran tahun ini.

Dari jumlah tersebut, moda transportasi yang paling banyak dipilih masyarakat adalah kendaraan pribadi, terutama mobil.

Diperkirakan sekitar 76,24 juta orang atau sekitar 52,98 persen pemudik akan menggunakan mobil pribadi untuk pulang ke kampung halaman.

Besarnya angka tersebut tentu berpotensi menyebabkan kepadatan lalu lintas yang signifikan, terutama di jalur-jalur utama seperti Tol Trans Jawa.

Daerah Asal dan Tujuan Mudik Terbanyak

Sebagian besar pemudik diperkirakan berasal dari wilayah Pulau Jawa, terutama dari kawasan metropolitan dan daerah dengan aktivitas ekonomi tinggi.

Beberapa provinsi yang tercatat sebagai asal pemudik terbesar antara lain:

Sementara itu, tujuan mudik paling populer masih didominasi wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Adapun tujuan mudik terbesar antara lain:

Lonjakan perjalanan dari dan menuju wilayah tersebut menjadi salah satu faktor utama yang memicu kepadatan arus lalu lintas saat musim mudik.

Pemerintah Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Untuk mengantisipasi kemacetan selama arus mudik dan arus balik Lebaran, pemerintah telah menyiapkan sejumlah strategi pengaturan lalu lintas.

Beberapa rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan antara lain:

Kebijakan ini akan diterapkan secara situasional di sejumlah ruas tol utama, terutama di jalur Tol Trans Jawa.

Untuk arus mudik, sistem one way direncanakan berlaku mulai 17 Maret hingga 20 Maret 2026.

Sedangkan pada periode arus balik, sistem tersebut diperkirakan diterapkan mulai 23 Maret hingga 29 Maret 2026.

Penerapan sistem ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan kendaraan sekaligus mempercepat arus lalu lintas di jalur utama mudik.

Contraflow dan Ganjil Genap

Selain sistem satu arah, pemerintah juga akan menerapkan skema contraflow di ruas Tol Jakarta–Cikampek, khususnya dari KM 47 Karawang Barat hingga KM 70 Cikampek.

Contraflow ini direncanakan berlaku dalam dua periode utama selama arus mudik, yaitu:

Sementara itu, sistem ganjil genap juga akan diberlakukan di beberapa ruas tol strategis seperti Tol Jakarta–Cikampek hingga Tol Semarang–Batang serta Tol Tangerang–Merak.

Kebijakan ini bertujuan membatasi jumlah kendaraan yang melintas pada waktu bersamaan sehingga dapat mengurangi kepadatan lalu lintas.

Baca Juga: Dampak Perang Timur Tengah! Vietnam Siaga Kekurangan BBM, Pajak Impor Bensin dan Solar Dihapus

Imbauan untuk Pemudik

Melihat potensi lonjakan perjalanan yang sangat besar, pemerintah mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik dengan lebih matang.

Jika memungkinkan, pemudik disarankan berangkat lebih awal atau setelah puncak arus mudik agar perjalanan menjadi lebih nyaman.

Selain itu, pemudik juga diingatkan untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima serta mempersiapkan saldo uang elektronik untuk pembayaran tol.

Dengan perencanaan yang baik, perjalanan mudik diharapkan dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan lancar tanpa harus terjebak kemacetan panjang.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#jadwal mudik lebaran 2026 #rekayasa lalu lintas mudik 2026 #tol trans jawa mudik #tanggal mudik paling macet #puncak arus mudik 2026