RADARBONANG.ID – Pembalap muda Indonesia, Mario Suryo Aji, menunjukkan peningkatan performa signifikan pada seri pembuka Moto2 musim 2026 di Thailand.
Rider andalan Idemitsu Honda Team Asia itu akan memulai balapan dari posisi kesembilan setelah tampil kompetitif dalam sesi kualifikasi di Sirkuit Internasional Chang, Sabtu.
Pada sesi Kualifikasi 2 (Q2), Mario mencatatkan waktu 1 menit 34,835 detik. Torehan tersebut menempatkannya di baris ketiga grid start dan hanya terpaut sangat tipis, yakni 0,005 detik, dari pembalap di posisi kedelapan, Filip Salac.
Selisih waktu yang begitu rapat menunjukkan betapa ketatnya persaingan di kelas Moto2 musim ini.
Baca Juga: Meta Borong Akses Chip AI Google, Strategi Besar Mengamankan Masa Depan Kecerdasan Buatan
Peningkatan Dibanding Musim Lalu
Hasil ini menjadi catatan positif bagi Mario jika dibandingkan dengan penampilannya di sirkuit yang sama musim lalu.
Pada Moto2 Thailand 2025, pembalap asal Magetan berusia 21 tahun itu harus puas memulai balapan dari posisi ke-14 dengan waktu 1 menit 35,311 detik.
Peningkatan hampir setengah detik dalam satu tahun menjadi bukti kerja keras Mario bersama tim dalam mengembangkan motor serta beradaptasi dengan karakter lintasan Chang yang dikenal memiliki kombinasi tikungan teknis dan trek lurus panjang.
Performa Mario sebenarnya sudah terlihat sejak sesi latihan. Pada Latihan Bebas 1 (FP1) Jumat, ia memang masih berada di posisi ke-17 dengan waktu 1 menit 35,923 detik.
Namun, ia berhasil bangkit pada sesi Practice (P) dengan mencatatkan 1 menit 34,736 detik dan menembus posisi kelima. Hasil tersebut memastikan tiket langsung ke Q2.
Meski sempat tercecer ke posisi ke-19 pada Latihan Bebas 2 (FP2) Sabtu pagi saat mencoba beberapa opsi setelan motor, Mario mampu kembali menemukan ritmenya saat sesi penentuan posisi start.
Persaingan Ketat di Barisan Depan
Pole position Moto2 Thailand 2026 diraih pembalap Senna Agius dari tim LIQUI MOLY Dynavolt Intact GP. Ia membukukan waktu tercepat 1 menit 34,576 detik, unggul 0,259 detik dari catatan waktu Mario.
Sementara itu, tiga pembalap Spanyol mengisi posisi kedua hingga keempat secara berurutan, yakni Izan Guevara, Daniel Holgado, dan Ivan Ortola. Pembalap Italia, Celestino Vietti, melengkapi posisi lima besar.
Jarak waktu yang sangat tipis di antara para pembalap sepuluh besar membuat peluang persaingan pada balapan utama diprediksi berlangsung sengit.
Dengan start dari baris ketiga, Mario memiliki kesempatan realistis untuk bersaing di kelompok depan apabila mampu melakukan start bersih dan menjaga konsistensi ritme sepanjang lomba.
Target Raih Poin Maksimal
Balapan Moto2 Thailand Grand Prix 2026 dijadwalkan berlangsung Minggu (1/3) pukul 13.15 WIB dengan total 22 lap.
Strategi pemilihan ban dan manajemen degradasi akan menjadi faktor penting, mengingat suhu trek di Buriram biasanya cukup tinggi dan menguras fisik pembalap.
Bagi Mario, hasil kualifikasi ini bukan sekadar soal posisi start, melainkan sinyal positif bahwa ia mampu bersaing lebih kompetitif di musim 2026.
Jika mampu mempertahankan konsistensi dan menghindari insiden di lap-lap awal, peluang finis di zona poin terbuka lebar.
Start dari posisi kesembilan memberikan modal kepercayaan diri yang kuat bagi pembalap kebanggaan Indonesia tersebut untuk mengawali musim dengan hasil manis dan membawa harum nama bangsa di ajang Moto2 dunia.(*)
Editor : Muhammad Azlan Syah