RADARBONANG.ID - Kolaborasi Sony dan Honda kembali menggebrak industri otomotif global.
Melalui perusahaan patungan Sony Honda Mobility, keduanya menyiapkan mobil listrik bernama AFEELA yang menghadirkan pengalaman berbeda dari kendaraan pada umumnya.
Mobil ini tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai ruang hiburan digital, termasuk kemampuan memainkan game PlayStation 5 langsung dari dalam kabin.
Langkah ini menegaskan ambisi Sony dan Honda untuk mengaburkan batas antara teknologi hiburan dan dunia otomotif, sekaligus menjawab tren kendaraan masa depan yang semakin berfokus pada pengalaman pengguna.
Baca Juga: Quiet Luxury: Gaya Hidup Mewah Tanpa Logo yang Diam-Diam Digemari
AFEELA, Mobil Listrik dengan DNA Digital
AFEELA dirancang sebagai mobil listrik berkonsep futuristis dengan desain minimalis dan penuh teknologi.
Nama AFEELA merepresentasikan hubungan antara manusia, mobil, dan lingkungan, menekankan aspek emosional dalam pengalaman berkendara.
Mobil ini dibekali berbagai sensor, kamera, dan sistem kecerdasan buatan yang mendukung fitur bantuan pengemudi tingkat lanjut.
Namun, sorotan utama justru berada di dalam kabin, tempat teknologi hiburan menjadi pusat perhatian.
Main Game PS5 Lewat Layar Kabin
Salah satu fitur paling mencuri perhatian adalah kemampuan bermain game PS5 melalui sistem infotainment AFEELA.
Fitur ini memanfaatkan teknologi PlayStation Remote Play, yang memungkinkan pengguna mengakses konsol PS5 atau PS4 mereka dari jarak jauh.
Game dijalankan dari konsol di rumah dan ditampilkan ke layar mobil melalui koneksi internet.
Dengan layar lebar yang membentang di dashboard, pengalaman bermain diklaim tetap imersif meski berada di dalam kendaraan.
Hanya Aktif Saat Mobil Parkir
Meski menghadirkan fitur hiburan canggih, Sony dan Honda menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama.
Fitur gaming hanya bisa diakses ketika mobil dalam kondisi parkir atau sedang mengisi daya.
Pembatasan ini dibuat untuk memastikan pengemudi tidak terdistraksi saat kendaraan sedang melaju.
Dengan demikian, fungsi hiburan dihadirkan sebagai pengisi waktu, bukan gangguan saat berkendara.
Mobil sebagai Ruang Hiburan Bergerak
Selain gaming, AFEELA juga dirancang sebagai ruang hiburan bergerak. Sistem infotainment-nya mendukung pemutaran film, musik, serta layanan digital lainnya.
Sony ingin membawa pengalaman layaknya ruang keluarga ke dalam mobil, menjadikannya tempat nyaman untuk menunggu, beristirahat, atau menghabiskan waktu selama perjalanan panjang.
Pendekatan ini mencerminkan perubahan cara pandang produsen terhadap mobil, dari sekadar kendaraan menjadi ruang personal yang terkoneksi dengan ekosistem digital.
Perpaduan Kuat Sony dan Honda
Kolaborasi ini memadukan dua keahlian besar: Sony dengan kekuatan teknologi, hiburan, dan perangkat lunak, serta Honda dengan pengalaman panjang di bidang rekayasa otomotif dan keselamatan berkendara.
Hasilnya adalah kendaraan yang mengedepankan integrasi software dan hardware secara menyeluruh. AFEELA diposisikan sebagai mobil berbasis perangkat lunak, dengan potensi pembaruan fitur secara berkala di masa depan.
Simbol Arah Baru Industri Otomotif
Hadirnya fitur gaming kelas konsol di mobil menandai arah baru industri otomotif global.
Kendaraan masa depan diprediksi akan semakin menyerupai platform digital, dengan layanan yang terus berkembang seiring waktu.
Meski menuai pro dan kontra, kehadiran AFEELA menunjukkan bahwa industri otomotif tengah memasuki fase transformasi besar.
Mobil tidak lagi hanya dinilai dari performa mesin atau jarak tempuh, tetapi juga dari pengalaman digital yang ditawarkan.
Baca Juga: Tak Kehilangan Taring, Slank Rayakan Usia 42 dengan Lagu Kritis “Republik Fufufafa”
Menuju Masa Depan Mobilitas
AFEELA dijadwalkan mulai dipasarkan secara terbatas dalam beberapa tahun ke depan.
Kehadirannya menjadi simbol visi Sony dan Honda tentang masa depan mobilitas: terhubung, interaktif, dan sarat hiburan.
Dengan konsep ini, Sony dan Honda menegaskan bahwa mobil masa depan bukan sekadar alat berpindah tempat, melainkan ruang hidup yang bergerak bersama penggunanya.(*)
Editor : Muhammad Azlan Syah