Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Ahmad Dhani Ekspansi Bisnis Kopi Dewa 19 ke Bandara Indonesia, Buka Banyak Lapangan Kerja

Muhammad Azlan Syah • Minggu, 21 Desember 2025 | 20:15 WIB
Ahmad Dhani memperluas jaringan Kopi Dewa 19 ke sejumlah bandara di Indonesia. Ekspansi ini tak hanya membuka lapangan kerja baru, tetapi juga menjadi upaya mengangkat kopi lokal agar semakin dikenal
Ahmad Dhani memperluas jaringan Kopi Dewa 19 ke sejumlah bandara di Indonesia. Ekspansi ini tak hanya membuka lapangan kerja baru, tetapi juga menjadi upaya mengangkat kopi lokal agar semakin dikenal

RADARBONANG.ID - Ahmad Dhani, musisi legendaris sekaligus pentolan band Dewa 19, kini menunjukkan keseriusan di dunia bisnis kuliner dengan memperluas jangkauan gerai Kopi Dewa 19 ke seluruh bandara di Indonesia.

Langkah besar ini tidak hanya tentang memperkenalkan merek kopi lokal di lokasi strategis, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi banyak orang di berbagai daerah.

Kopi Dewa 19 bukan sekadar kedai kopi biasa. Brand kopi yang digagas oleh Dhani ini sudah lebih dulu hadir di beberapa lokasi di kawasan Jakarta dan sekitarnya, termasuk Mal Cipulir dan Cikarang.

Kini, melalui kemitraan strategis dengan Taurus Gemilang Group, gerai Kopi Dewa 19 akan hadir di bandara-bandara nasional, dimulai dari target awal seperti Bandara Surabaya dan Solo.

Kerja sama ini menandai babak baru dalam pengembangan bisnis Dhani di sektor hospitality dan F&B (food and beverage), yang memiliki sasaran pasar luas dari wisatawan domestik hingga internasional. 

Keputusan ini lahir dari majunya tawaran kerja sama yang dianggap sangat potensial. Bandara dipilih sebagai lokasi ekspansi karena memiliki lalu lintas tinggi dan citra strategis.

Dari perspektif bisnis, letak bandara yang selalu ramai memberikan peluang besar bagi Kopi Dewa 19 untuk dikenal lebih luas dan menjadi pilihan utama bagi para pelancong yang ingin menikmati kopi berkualitas lokal di tengah perjalanan mereka.

Dalam konsep terbaru ini, Kopi Dewa 19 tidak hanya akan menyajikan menu kopi standar, tetapi juga menghadirkan sentuhan khas lokal yang mencerminkan identitas daerah setempat.

Setiap gerai akan mengangkat kopi unggulan dari wilayah di mana bandara itu berada, sehingga pengunjung tidak hanya mendapatkan kopi berkualitas tinggi, tetapi juga merasakan cita rasa lokal yang khas.

Ide ini menjadi nilai tambah yang membedakan Kopi Dewa 19 dengan kedai kopi lain yang lebih generik. 

Hal menarik dari strategi ini adalah bagaimana kopi lokal diproyeksikan sebagai produk nasional yang mampu bersaing dengan merek internasional yang selama ini dominan di gerai bandara.

Pendekatan yang dilakukan Dhani dan mitranya bergerak di luar sekadar komersial; mereka menganggap ekspansi ini juga sebagai bentuk kontribusi sosial bagi pemberdayaan ekonomi lokal.

Dengan semakin banyaknya gerai dibuka, semakin banyak pula tenaga kerja yang terserap, baik sebagai barista, manajer gerai, staf operasional, hingga pekerja di lini distribusi dan logistik. 

Menurut Taurus Gemilang Group selaku mitra bisnis, kerja sama ini membawa harapan besar untuk menciptakan inovasi baru dalam penyajian kopi di ruang publik.

Kehadiran musik dan elemen budaya Dewa 19 akan menjadi bagian dari pengalaman unik di dalam gerai.

Ini berarti setiap pengunjung tidak hanya menikmati kopi, tetapi juga merasakan nuansa musik dan cerita di balik perjalanan panjang band legendaris itu, yang turut menjadi daya tarik tersendiri. 

Selain target ekspansi di bandara, Kopi Dewa 19 juga berencana membuka gerai di sejumlah titik strategis lainnya, seperti kawasan wisata dan pusat kota besar.

Rencana pembukaan gerai baru di kawasan wisata Bromo dan pusat kota Surabaya diprediksi akan menambah keberagaman lokasi Kopi Dewa 19 dan semakin memperluas jangkauan pasar. 

Menurut pengamat bisnis kuliner, langkah masuk ke area bandara merupakan strategi yang tepat untuk meningkatkan visibilitas merek sekaligus meningkatkan pendapatan.

Lokasi dengan lalu lintas konsumen tinggi memberikan peluang besar bagi usaha kopi lokal untuk bersaing di level yang lebih premium.

Hal ini juga bisa menjadi contoh bagi pelaku UMKM lain dalam mengembangkan produk lokal mereka ke pasar yang lebih luas. 

Bagi Ahmad Dhani sendiri, ini bukan hanya soal ekspansi bisnis. Ia memandang Kopi Dewa 19 sebagai perwujudan dari perjalanan kreatif yang memadukan musik, budaya, dan cita rasa lokal Indonesia.

Dengan keberadaan gerai di bandara-bandara nasional, Dhani berharap kopi Indonesia semakin dihargai di level internasional dan menjadi kebanggaan bagi generasi muda, khususnya mereka yang punya minat dalam dunia F&B serta kewirausahaan.

Ekspansi ini juga dinilai mampu membantu memulihkan kondisi ekonomi terutama di sektor usaha kecil menengah yang terdampak perubahan ekonomi global.

Dengan membuka lapangan kerja baru dan mengangkat produk lokal di ruang publik premium seperti bandara, Kopi Dewa 19 diharapkan dapat berkontribusi secara signifikan dalam perekonomian Indonesia. 

Secara keseluruhan, langkah Ahmad Dhani membawa Kopi Dewa 19 ke bandara nasional menunjukkan visi bisnis jangka panjang yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi lokal, inovasi dalam pengalaman konsumen, dan penguatan identitas kopi Indonesia di kancah yang lebih luas.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#Ahmad Dhani #Ekspansi bandara Indonesia #lapangan kerja #bisnis kopi lokal #brand kopi nasional #Kopi Dewa 19