RADARBONANG.ID – Harapan Timnas eFootball Indonesia untuk melangkah ke partai puncak FIFAe World Cup 2025 harus berakhir lebih cepat dari yang diharapkan.
Setelah tampil impresif sejak fase grup dan perempat final, langkah skuad Merah-Putih harus terhenti di babak semifinal setelah dikalahkan oleh Italia dalam pertandingan yang berlangsung di Saudi Esports Arena, Riyadh, Arab Saudi pada Jumat (12/12/2025).
Kedua atlet andalan Indonesia, Rizky Faidan dan Elga Cahya Putra, menunjukkan permainan yang penuh perjuangan, namun langkah mereka tetap terhenti ketika menghadapi wakil Eropa itu.
Pada laga pertama semifinal, Indonesia harus mengakui keunggulan Italia dengan skor tipis 0-1.
Walau bermain lebih agresif di pertandingan kedua, Garuda hanya mampu menahan imbang dengan skor 1-1.
Baca Juga: Empat Musim Berkarier di Eropa, Marselino Ferdinan Selalu Terganggu Panggilan Non-FIFA dari PSSI
Hasil itu membuat agregat akhir menjadi 1-2 untuk keunggulan Italia, sehingga Timnas Indonesia gagal mencapai final FIFAe World Cup 2025.
Langkah Indonesia sepanjang turnamen sejatinya cukup mengesankan. Di fase grup, pasukan Garuda berhasil menutup babak penyisihan sebagai runner-up Grup B dengan perolehan 20 poin dari berbagai pertandingan yang dilakoni sebelumnya.
Status sebagai runner-up itu membawa Indonesia ke babak playoff, sebelum kemudian menghadapi tantangan berat di perempat final.
Perjalanan Indonesia di perempat final juga menyuguhkan drama dan ketegangan tinggi.
Laga kontra Brasil menjadi salah satu momen penting, di mana kedua tim harus melalui tiga pertandingan untuk menentukan pemenang.
Dua laga awal berakhir imbang 2-2, sementara Indonesia muncul sebagai pemenang 1-0 di pertandingan ketiga yang menentukan.
Kemenangan ini sekaligus menggugurkan ambisi Brasil yang ingin membalas kekalahan mereka dari Indonesia pada ajang FIFAe World Cup 2024 lalu.
Sayangnya, euforia kemenangan itu tidak berlanjut hingga partai final. Italia tampil sebagai lawan yang tangguh di semifinal dengan strategi yang efektif dan disiplin dalam tekanan.
Meskipun Rizky dan Elga sempat memberikan perlawanan sengit di leg kedua, performa apik itu belum mampu membawa Indonesia ke babak final.
Hasil ini menandai berakhirnya perjalanan Timnas eFootball Indonesia di turnamen internasional bergengsi ini dan memupus harapan untuk mempertahankan gelar juara yang diraih pada 2024 lalu.
Kegagalan ini tentu menjadi catatan penting dalam sejarah eSports Indonesia.
Timnas eFootball Indonesia pernah tampil gemilang di FIFAe World Cup 2024, ketika mereka sukses membungkam Brasil di final dan pulang sebagai juara dunia.
Prestasi tersebut sempat menempatkan Indonesia sebagai kekuatan kuat di kancah eFootball internasional.
Baca Juga: Kereta Khusus Petani dan Pedagang Mulai Beroperasi: Distribusi Hasil Tani Kini Lebih Murah dan Cepat
Meski gagal di semifinal, performa tim Indonesia tetap mendapat apresiasi dari pecinta esports tanah air.
Banyak yang menilai permainan rizky dan Elga menunjukkan potensi besar dan semangat juang tinggi, terutama dalam menghadapi tim-tim kuat dari Eropa.
Pengalaman di turnamen dunia seperti ini dinilai bisa menjadi modal penting untuk persiapan kompetisi internasional selanjutnya.
Dengan berakhirnya kiprah Indonesia di ajang ini, publik kini menantikan bagaimana langkah ke depan dalam pembinaan eSports nasional, terutama menjelang kompetisi global berikutnya.
Timnas Indonesia tetap diharapkan dapat bangkit dan kembali berbicara banyak di panggung dunia.
Editor : Muhammad Azlan Syah