Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Dorong Wisata & Perdagangan, Pemerintah Tetapkan Bebas Visa RI–Afrika Selatan

Muhammad Azlan Syah • Senin, 24 November 2025 | 23:35 WIB

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, menyampaikan pidato di Indonesia–Africa CEO Forum yang digelar di Hotel Saxon, Johannesburg, Jumat (21/11/2025)
Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, menyampaikan pidato di Indonesia–Africa CEO Forum yang digelar di Hotel Saxon, Johannesburg, Jumat (21/11/2025)

RADARBONANG.ID - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengumumkan kebijakan baru yang membuka babak penting dalam hubungan Indonesia dan Afrika Selatan.

Mulai akhir tahun ini, kedua negara resmi menerapkan aturan bebas visa bagi pemegang paspor biasa.

Keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama bilateral, terutama di sektor pariwisata, perdagangan, dan mobilitas warga.

Baca Juga: Viral Berkat TikTok: Efek Domino yang Membuat Lagu-Lagu Lama Hidup Lagi seperti Baru Rilis

Pengumuman itu disampaikan setelah melalui rangkaian pembahasan panjang antar-kementerian dan pertimbangan dampak ekonomi.

Dalam pernyataannya, Gibran menegaskan bahwa kebijakan bebas visa ini bukan hanya bentuk komitmen diplomatik, tetapi juga langkah strategis untuk meningkatkan interaksi masyarakat kedua negara.

Menurutnya, arus kunjungan wisatawan dan pelaku bisnis dapat meningkat signifikan setelah aturan ini diberlakukan.

Dorongan Diplomatik dan Kerja Sama Ekonomi

Afrika Selatan adalah salah satu mitra penting Indonesia di kawasan Afrika, terutama dalam forum negara-negara berkembang.

Selama ini, hubungan dagang antara kedua negara telah menunjukkan tren positif, namun dinilai masih menyimpan potensi besar yang belum tergarap maksimal.

Melalui kebijakan bebas visa, pemerintah berharap hambatan administratif dapat berkurang sehingga pelaku usaha lebih mudah melakukan perjalanan untuk membuka peluang baru.

Gibran juga menyebut bahwa mobilitas yang lebih lancar akan mendorong kerja sama di bidang pendidikan, teknologi, hingga ekonomi kreatif.

Ia menilai banyak sektor yang bisa dijajaki bersama, terutama karena kedua negara memiliki pasar yang dinamis serta kekuatan demografi produktif.

Peluang untuk Pariwisata

Indonesia dan Afrika Selatan sama-sama memiliki daya tarik wisata kelas dunia. Indonesia dengan kekayaan budaya dan alam tropisnya, sementara Afrika Selatan dikenal dengan safari, pantai, hingga pengalaman urban yang unik.

Dengan hadirnya kebijakan bebas visa, pemerintah memprediksi kunjungan wisatawan dapat meningkat dalam dua arah.

Kementerian Pariwisata menyambut baik pengumuman ini. Mereka menilai akses bebas visa akan mempermudah promosi destinasi Indonesia di kawasan Afrika, yang selama ini masih relatif kecil kontribusinya.

Sebaliknya, warga Indonesia yang ingin berkunjung ke Cape Town, Johannesburg, ataupun taman nasional terkenal, kini bisa bepergian dengan lebih mudah tanpa perlu proses pengajuan visa yang panjang.

Penguatan Hubungan Global

Selain dari sisi pariwisata dan ekonomi, pembebasan visa ini juga dipandang sebagai bagian dari diplomasi global Indonesia untuk memperluas jejaring mitra strategis.

Afrika Selatan merupakan anggota penting dalam berbagai forum internasional, termasuk BRICS dan G20.

Dengan makin intensifnya pergerakan manusia antarnegara, potensi pertukaran budaya dan kerja sama lintas sektor bakal semakin besar.

Gibran menekankan bahwa Indonesia terus berusaha memperluas kebijakan serupa dengan negara-negara lain yang memiliki potensi relasi ekonomi besar.

Pembebasan visa dengan Afrika Selatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk kerja sama yang lebih mendalam di berbagai bidang.

Antisipasi dan Langkah Pengawasan

Meskipun kebijakan bebas visa membuka banyak peluang, pemerintah tetap menyiapkan langkah pengamanan untuk memastikan arus mobilitas berjalan dengan tertib.

Kementerian Hukum dan HAM serta Imigrasi akan memperketat sistem pengawasan untuk mencegah penyalahgunaan izin tinggal maupun potensi pelanggaran lainnya.

Sosialisasi kepada maskapai dan stakeholder pariwisata juga akan dilakukan agar aturan baru bisa diterapkan secara efektif tanpa menimbulkan kebingungan di lapangan.

Baca Juga: Senja di Pantai Boom Tuban: Jogging, Sejarah, dan Healing dalam Satu Destinasi

Harapan Pemerintah

Dikutip dari kompas.com Di akhir pengumuman, Wakil Presiden Indonesia, Gibran menyampaikan harapannya agar kebijakan bebas visa ini tidak hanya meningkatkan hubungan bilateral, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa diplomasi Indonesia akan terus bergerak ke arah yang lebih terbuka, inklusif, dan berorientasi pada kerja sama jangka panjang.

“Ini bukan sekadar kebijakan administratif, tetapi jembatan yang mempertemukan dua bangsa. Semoga ke depan makin banyak kolaborasi strategis yang lahir dari kemudahan akses ini,” ujarnya.

Kebijakan bebas visa Indonesia–Afrika Selatan kini tinggal menunggu finalisasi teknis antarinstansi. Jika seluruh proses berjalan lancar, aturan ini akan segera berlaku dan membuka era baru hubungan kedua negara.(*)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#wisata tanpa visa #mobilitas warga Indonesia #bebas visa Indonesia Afrika Selatan #kebijakan Gibran bebas visa #hubungan Indonesia Afrika Selatan