RADARBONANG.ID – Nama Kiandra Ramadhipa kini tengah menggema di sirkuit Eropa.
Pembalap muda Indonesia itu tampil luar biasa dengan menjuarai race pertama European Talent Cup (ETC) Catalunya 2025 yang digelar di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol, Minggu (2/11).
Yang bikin prestasi ini makin luar biasa, Kiandra bukan memulai lomba dari posisi depan — tapi dari grid ke-24! Dari posisi hampir di belakang, ia berhasil menyalip satu per satu lawan hingga akhirnya berdiri di podium tertinggi.
Baca Juga: Gedung Rp 4,2 M Ambles Dihantam Hujan Dua Hari — KNPI Tuban Sindir: Kajian Awalnya ke Mana?
Sejak lampu start menyala, rider 16 tahun yang membela Honda Asia-Dream Racing Junior Team ini menunjukkan performa konsisten.
Di beberapa lap awal, Kiandra memilih bermain aman, menjaga ritme dan jarak dari rombongan besar pembalap di depannya.
Namun, memasuki pertengahan lomba, perlahan tapi pasti, satu demi satu rival berhasil ia lewati.
Dari posisi ke-24, ia tembus ke posisi 15, lalu 10 besar, dan terus menekan hingga berada di kelompok depan.
Sorotan utama terjadi di tiga lap terakhir. Kiandra terlibat duel sengit dengan pembalap tuan rumah, Carlos Cano, yang juga dikenal agresif di tikungan-tikungan cepat Catalunya.
Keduanya saling salip di tiap sektor — satu kali Kiandra di depan, lap berikutnya Cano kembali memimpin.
Drama mencapai puncaknya di tikungan terakhir lap terakhir. Carlos Cano sempat unggul tipis, namun Kiandra memanfaatkan momentum dan melakukan manuver brilian di sisi dalam.
Dalam duel foto-finish yang menegangkan, motor bernomor 24 itu melesat lebih dulu menyentuh garis finis — hanya berbeda 0,032 detik!
Sorak sorai langsung menggema dari paddock Honda Asia-Dream Racing. Tim dan kru yang sejak awal tak menduga kemenangan secepat ini tampak haru dan bangga.
Ini menjadi kemenangan perdana Kiandra di musim 2025 sekaligus kemenangan pertama pembalap Indonesia di ajang European Talent Cup musim ini.
Setelah lomba, Kiandra mengaku tak menyangka bisa naik podium utama dari posisi start yang begitu jauh.
Kemenangan di Catalunya ini tak hanya menambah poin penting di klasemen, tapi juga menjadi bukti bahwa bakat muda Indonesia bisa bersaing di level Eropa.
Dengan usia baru 16 tahun, banyak yang menilai Kiandra berpotensi mengikuti jejak para pembalap Asia yang menembus Moto3 dan MotoGP di masa depan.
Honda Asia-Dream Racing sendiri memuji kematangan dan determinasi Kiandra.
“Start dari posisi ke-24 dan bisa menang? Itu luar biasa. Dia punya mental pembalap sejati,” tulis tim dalam unggahan resmi mereka.
Kini, mata dunia balap mulai tertuju pada anak muda asal Indonesia ini.
Jika performa konsisten seperti di Catalunya bisa ia jaga, bukan tidak mungkin Kiandra Ramadhipa akan jadi nama besar berikutnya di lintasan dunia.
Dan seperti yang ia buktikan hari ini — di dunia balap, posisi start hanyalah angka. Yang penting, siapa yang pertama menyentuh garis finis.(*)
Editor : Muhammad Azlan Syah