RADARBONANG.ID – Langkah nyata kembali datang dari Istana. Presiden Prabowo Subianto memberi dukungan penuh terhadap inisiatif PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang akan meluncurkan kereta khusus bagi petani dan pedagang — sebuah gebrakan transportasi publik yang berpihak langsung pada ekonomi rakyat kecil.
Bukan sekadar proyek logistik, ide ini membawa semangat besar: membangun kemandirian ekonomi akar rumput yang selama ini tertahan oleh biaya distribusi tinggi dan akses pasar yang terbatas.
Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menyebut Presiden menaruh perhatian serius saat menerima laporan di Istana, Senin (3/11).
Delapan Rute Awal dan Arah ke Tanah Abang
KAI menyiapkan delapan rute awal untuk kereta petani dan pedagang, dimulai dari Merak menuju Rangkasbitung, Banten.
Presiden bahkan meminta agar kapasitas penumpang ditambah serta rutenya diperluas hingga Tanah Abang, pusat perdagangan rakyat di ibu kota.
Tak hanya itu, subsidi tiket juga tengah difinalisasi agar harga benar-benar ramah di kantong petani dan pedagang kecil.
Uji Coba Surabaya–Lamongan: Efisien dan Adaptif
Sebelumnya, KAI sudah menggelar uji coba rute Surabaya Gubeng–Lamongan pada Agustus lalu.
Hasilnya dinilai positif — waktu tempuh lebih singkat dan akses mobilitas lebih mudah bagi pelaku ekonomi daerah.
Anne Purba, VP Public Relations KAI, menjelaskan desain kereta ini dirancang dengan pendekatan fungsional.
Baca Juga: Sembarangan Pilih Sunscreen untuk Anak Bisa Bahaya! Ini Panduan Aman dari Dokter Kulit
Simbol Transformasi Ekonomi Rakyat
Kereta petani ini bukan sekadar alat transportasi. Ia adalah ruang ekonomi berjalan, yang menghubungkan hasil bumi dari desa menuju pasar di kota.
Dengan dukungan Presiden, proyek ini berpotensi menjadi simbol transformasi ekonomi rakyat: dari ketergantungan menuju kemandirian, dari biaya tinggi menuju efisiensi, dan dari keterbatasan menuju kesempatan.
Langkah kecil di atas rel, tapi bisa jadi lompatan besar bagi ekonomi rakyat.
Editor : Muhammad Azlan Syah