Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Jangan Asal Beli! Ini 7 Tips Jitu Memilih Sepatu Running untuk Pemula

Widodo • Jumat, 17 Oktober 2025 | 20:10 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

RADARBONANG.ID – Demam lari makin merajalela. Fun run di mana-mana, pelari dadakan bermunculan.

Tapi di balik semangat olahraga itu, ada satu kesalahan klasik yang sering dilakukan pemula: beli sepatu running cuma karena warnanya keren.

Padahal, sepatu lari bukan sekadar aksesoris gaya hidup. Salah pilih bisa bikin kaki lecet, betis nyeri, bahkan cedera tulang kering.

“Saya dulu asal beli sepatu, eh baru lari tiga kali sudah cedera,” kata Andre, pelari pemula asal Tuban yang kini kapok belanja tanpa riset.

Supaya nggak ikut-ikutan apes, berikut 7 tips penting buat kamu yang baru mau mulai lari — biar sepatu yang dibeli bukan cuma gaya, tapi juga bikin nyaman.

  1. Kenali Bentuk Kaki

Langkah pertama: pahami kaki sendiri. Flat, normal, atau high arch — beda bentuk, beda kebutuhan dukungan. Cara ceknya gampang: basahi telapak kaki, injak kertas, lalu lihat bentuk bekasnya. Flat butuh arch support tinggi, sedangkan high arch perlu bantalan empuk buat redam tekanan.

  1. Sesuaikan dengan Tujuan Lari

 Mau lari santai, race 10K, atau latihan rutin? Sepatu training ringan cocok untuk pemula jarak pendek-menengah. Jangan langsung beli sepatu elite race jutaan rupiah kalau baru lari keliling kompleks.

  1. Jangan Silau Desain

 Sepatu lari bukan catwalk. Warna ngejreng tidak menjamin performa. Cek dulu review, bahan, daya tahan, dan tingkat kenyamanannya. Kalau cuma beli karena kelihatan keren di feed, siap-siap kecewa di kilometer kedua. 

  1. Wajib Coba, Jangan Modal Foto 

Ukuran sepatu running sering beda dari sepatu kasual. Idealnya beri ruang 0,5–1 cm dari ujung jari ke depan sepatu. Coba di sore hari saat kaki membesar alami — trik kecil yang bisa menyelamatkanmu dari kuku jempol biru. 

  1. Cushioning dan Bobot = Kunci

Bantalan empuk adalah penyelamat pemula. Semakin ringan sepatu, semakin hemat tenaga. Tapi pastikan cushioning cukup untuk meredam benturan saat kaki menghantam tanah.

  1. Grip dan Outsole Jangan Diabaikan

Lari di taman, jalanan kompleks, atau trek stadion — semua butuh outsole kuat yang mencengkeram. Grip yang buruk bisa bikin terpeleset atau cedera engkel.

  1. Jangan Pelit Buat Kaki

Sepatu lari itu investasi kesehatan, bukan pengeluaran iseng. Lebih baik bayar sedikit mahal daripada bayar fisioterapi karena cedera.

 Rekomendasi Sepatu Pemula

 Beberapa model yang sering direkomendasikan pelari:

Tren lari boleh hits, outfit boleh gaya, tapi jangan bodoh saat beli sepatu. Pilih sepatu yang tepat, dan kaki kamu bakal berterima kasih.

Sepatu salah bisa bikin kapok, tapi sepatu benar bisa bikin ketagihan lari setiap pagi.So, kalau sudah tahu, sekarang mau pilih yang mana? (*)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#cara pilih sepatu lari #sepatu lari pemula #sepatu olahraga #sepatu running #rekomendasi sepatu running