RADARBONANG.ID – Malam langit Indonesia akan dihiasi fenomena langka pada 7 hingga 8 September 2025 mendatang.
Peristiwa ini bukan sekadar gerhana biasa, melainkan Gerhana Bulan Total atau yang populer disebut Blood Moon.
Uniknya, momentum ini bertepatan dengan 15 Rabiul Awal 1447 Hijriah, menjadikannya istimewa baik dari sisi astronomi maupun spiritual.
Gerhana Bulan Total terjadi saat Bumi berada tepat di antara Matahari dan Bulan, membuat cahaya Matahari tak bisa langsung menyinari Bulan karena terhalang oleh bayangan Bumi.
Saat fase totalitas, Bulan akan tampak berwarna merah tembaga akibat pembiasan cahaya atmosfer.
Fenomena ini sering disebut sebagai Blood Moon karena rona merahnya yang dramatis.
Jadwal Gerhana Bulan Total di Indonesia
Berdasarkan data astronomi, masyarakat Indonesia bisa menyaksikan seluruh fase gerhana dengan jelas. Berikut perkiraan waktunya:
- Awal penumbra: sekitar pukul 22.28 WIB
- Gerhana sebagian: mulai 23.53 WIB
- Puncak totalitas (Blood Moon): sekitar 01.11 WIB, berlangsung lebih dari 80 menit
- Akhir gerhana: sekitar pukul 03.55 WIB
Total durasi gerhana akan mencapai lebih dari 5 jam, menjadikannya salah satu Blood Moon terlama pada tahun 2025.
Kabar baiknya, fenomena ini bisa diamati di seluruh wilayah Indonesia tanpa perlu teleskop.
Cukup dengan mata telanjang, warga sudah bisa melihat perubahan warna Bulan dari abu-abu, gelap, hingga merah tembaga.
Meski begitu, menggunakan kamera atau teleskop sederhana akan membuat detail lebih jelas, terutama untuk fase totalitas.
Tips Menyaksikan Blood Moon
Agar pengalaman menyaksikan gerhana lebih maksimal, ada beberapa hal yang bisa dilakukan:
- Pilih lokasi terbuka dengan minim polusi cahaya.
- Siapkan kamera dengan mode malam atau long exposure untuk mengabadikan momen.
- Nikmati setiap fase, mulai dari penumbra hingga Bulan kembali terang.
Selain menjadi tontonan langit yang menakjubkan, gerhana ini bertepatan dengan tanggal 15 Rabiul Awal 1447 H dalam kalender Hijriah.
Hal ini membuat banyak umat Islam menilainya sebagai momen refleksi, di mana keagungan ciptaan Tuhan dapat disaksikan langsung di angkasa.
Gerhana Bulan Total pada 7–8 September 2025 akan menjadi salah satu peristiwa langit paling dinanti tahun ini.
Bagi pecinta astronomi maupun masyarakat umum, fenomena ini adalah kesempatan langka untuk menikmati keindahan Blood Moon yang muncul berbarengan dengan penanggalan Hijriah yang penuh makna. (*)
Editor : Amin Fauzie