RADARBONANG.ID – Pendiri Microsoft, Bill Gates, kembali mencuri perhatian dunia.
Dia mengumumkan rencana besar untuk menyumbangkan hampir seluruh kekayaannya dalam dua dekade ke depan.
Hartanya itu bakal disalurkan ke lembaga amal yang ia dirikan bersama mantan istrinya, Bill & Melinda Gates Foundation, yang sudah berdiri sejak tahun 2000.
Namun, yang mengejutkan, Gates juga mengungkapkan bahwa yayasan tersebut akan ditutup secara permanen pada 31 Desember 2045.
Lewat tulisan panjang di blog pribadinya, Gatesnotes.com, dia menyampaikan tekad pribadinya dalam mengelola warisan kekayaannya.
“Orang-orang akan mengatakan banyak hal tentang saya ketika saya meninggal, tetapi saya bertekad bahwa ‘dia meninggal dalam keadaan kaya’ tidak akan menjadi salah satu dari mereka,” tulis Gates, dikutip Senin (28/7).
Menurut Gates, terlalu banyak masalah mendesak di dunia ini yang perlu perhatian, dan dirinya merasa tak pantas menumpuk kekayaan sementara banyak orang bisa dibantu.
Selama 25 tahun beroperasi, Gates Foundation disebutnya telah menyumbangkan lebih dari US$100 miliar atau setara dengan Rp1,63 kuadriliun.
Jumlah itu akan digandakan dalam 20 tahun ke depan.
Gates memperkirakan total sumbangan akan mencapai US$200 miliar sebelum yayasan ditutup pada 2045.
Jumlah pastinya akan bergantung pada fluktuasi pasar dan tingkat inflasi.
Langkah ini disebutnya sebagai bentuk refleksi pribadi, terutama saat dia mengenang kontribusi besar sang ayah, William Henry Gates II, yang menjadi tokoh penting dalam pendirian yayasan.
“Microsoft berusia 50 tahun dan saya akan berusia 70 pada bulan Oktober,” ujar Gates.
“Semua kemajuan ini didukung oleh kemurahan hati teman saya Warren (Buffett), bersama ayah saya yang sangat berpengaruh pada yayasan ini,” tambahnya.
Meski telah memasuki usia pensiun, Gates mengaku tak tertarik untuk benar-benar berhenti bekerja.
Dia masih bersemangat untuk menjalani hari-harinya dengan strategi, pertemuan, dan perjalanan yang bermanfaat.
Kekayaan Bill Gates Turun, Tak Lagi Masuk 10 Besar Dunia
Data terbaru menyebutkan posisi Bill Gates saat ini berada di peringkat 12 orang terkaya dunia, turun dari 10 besar.
Kekayaannya kini tercatat sekitar US$124 miliar (sekitar Rp2,02 kuadriliun), menyusut hingga 21,6% atau sekitar US$34,2 juta.
“Saya akan menyumbangkan hampir seluruh kekayaan saya melalui Gates Foundation selama 20 tahun ke depan untuk menyelamatkan dan meningkatkan kehidupan di seluruh dunia. Dan pada tanggal 31 Desember 2045, yayasan tersebut akan menutup pintunya secara permanen,” tandasnya.
Langkah ini menjadikan Gates salah satu tokoh filantropi paling berani dan visioner dalam sejarah modern.
Sebuah warisan yang tidak hanya soal teknologi, tetapi juga tentang kemanusiaan. (*)
Editor : Amin Fauzie