Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Bebas Polusi! Ini 5 Kota Besar dengan Udara Terbersih di Dunia 2024

Amin Fauzie • Minggu, 13 Juli 2025 | 23:15 WIB
Ada beberapa deretan kota besar dengan udara paling bersih di dunia. Foto adalah ilustrasi.
Ada beberapa deretan kota besar dengan udara paling bersih di dunia. Foto adalah ilustrasi.

RADARBONANG.ID – Di tengah krisis polusi global, lima kota besar dunia justru berhasil mencatatkan prestasi membanggakan.

Berdasarkan laporan World Air Quality Report 2024, kelima kota ini tidak hanya berhasil menjaga udara tetap bersih, tapi juga membuktikan bahwa kehidupan urban yang padat penduduk tetap bisa bersanding dengan kualitas lingkungan yang sehat.

Standar utama dalam laporan ini adalah tingkat rata-rata tahunan partikel halus PM2.5 – jenis polutan udara yang paling membahayakan kesehatan manusia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan ambang batas aman PM2.5 adalah 5 µg/m³.

Luar biasanya, kelima kota ini mampu menjaga konsentrasi PM2.5 tetap di bawah ambang tersebut.

1. Auckland, Selandia Baru

Dengan tingkat PM2.5 tahunan hanya 3,3 µg/m³, Auckland dinobatkan sebagai kota besar dengan udara paling bersih di dunia.

Faktor geografis menjadi kekuatan utama kota ini: dikelilingi laut, angin pantai secara alami menyapu bersih polutan lokal.

Ditambah curah hujan tinggi dan rendahnya paparan polusi lintas batas, membuat udara Auckland tetap segar sepanjang tahun.

Namun, pencapaian ini tak lepas dari tantangan. Pemerintah mulai membuka ruang bagi eksplorasi minyak dan gas serta menurunkan target emisi 2030, yang berisiko menggerus kualitas udara ke depan.

2. Canberra, Australia

Sebagai ibu kota Australia, Canberra mencatatkan angka PM2.5 sebesar 3,9 µg/m³ di tahun 2024.

Ini menjadikannya kota Australia dengan kualitas udara terbaik, mengungguli Sydney dan Melbourne.

Letaknya yang tidak jauh dari pantai membantu menyebarkan polutan, meskipun tantangan kebakaran hutan tetap membayangi.

Pemerintah Canberra aktif dalam mitigasi dampak asap, memperketat emisi dari pemanas kayu, dan memperluas sistem pemantauan kualitas udara sebagai langkah protektif.

3. Seattle, AS

Seattle akhirnya kembali memenuhi standar WHO untuk pertama kalinya sejak 2017.

Rata-rata tahunan PM2.5 tercatat 4,1 µg/m³. Angin laut dari Samudra Pasifik berperan besar dalam menjaga udara tetap bersih.

Kota ini juga menerapkan kebijakan bangunan rendah emisi dan meluncurkan program hibah $10 juta untuk mendukung komunitas dalam mengatasi polusi udara.

Meskipun musim panas tetap menyumbang lonjakan polusi karena kebakaran hutan, Seattle menunjukkan bahwa komitmen jangka panjang bisa menghasilkan hasil nyata.

4. Terikat: San Francisco dan Vancouver

San Francisco, Amerika Serikat, dan Vancouver, Kanada berbagi posisi keempat dengan rata-rata PM2.5 sama, yaitu 4,2 µg/m³.

Lokasi pesisir menjadi nilai tambah utama: angin laut dan curah hujan rutin membantu menekan konsentrasi polutan.

San Francisco gencar mendorong kendaraan listrik dan peralihan ke energi bersih dalam bangunan, sementara Vancouver berfokus pada transportasi ramah lingkungan dan perluasan ruang hijau.

Meski sempat terganggu oleh kebakaran hutan dan polusi pertanian, keduanya tetap konsisten menjaga udara kota tetap di bawah ambang batas WHO.

Namun, dari laporan ini, udara bersih bukan berarti tanpa risiko.

WHO menekankan bahwa tidak ada tingkat polusi udara yang benar-benar aman.

Oleh karena itu, kebijakan berkelanjutan dan partisipasi warga dalam menjaga lingkungan tetap vital.

Kuncinya? Terus memantau kualitas udara, mendukung energi bersih, dan mendorong pemanfaatan teknologi untuk pelaporan polusi secara real-time.

Masa depan udara bersih adalah tanggung jawab bersama. (*)

Editor : Amin Fauzie
#seattle #san francisco #Vancouver #canberra #kota besar dengan udara paling bersih di dunia #tingkat polusi #auckland