RADARBONANG.ID - Proyek Jalan Tol Semarang–Demak, yang menghubungkan dua wilayah strategis di Jawa Tengah, kini memasuki fase penting dengan progres signifikan pada Seksi 1B (6,67 km).
Proyek ini digadang-gadang akan menjadi jalan tol laut pertama di Indonesia yang terintegrasi langsung dengan tanggul laut raksasa atau sea embankment.
Proyek tol sepanjang 27,25 kilometer ini terbagi dalam beberapa seksi, dengan Seksi 1B saat ini telah menembus progres lebih dari 50%.
Seksi ini menjadi bagian krusial karena akan membentang di atas kawasan pesisir utara dan menjadi fondasi dari inovasi infrastruktur terbaru Indonesia.
- Lokasi: Semarang–Demak, Jawa Tengah
- Panjang total: 27,25 km
- Seksi 1B: 6,67 km
- Target rampung: Tahun 2027
- Fitur utama: Jalan tol laut + tanggul pengendali banjir rob
Jalan tol ini dibangun menyatu dengan tanggul laut, artinya fungsinya bukan hanya sebagai penghubung jalan cepat, tetapi juga sebagai perlindungan kawasan pesisir dari ancaman rob dan banjir akibat kenaikan muka air laut.
Proyek ini menjadi terobosan pertama di Indonesia yang memadukan transportasi darat dan proteksi lingkungan pesisir secara terintegrasi, yakni menggabungkan kecepatan konektivitas dan ketahanan iklim dalam satu struktur raksasa.
Manfaat Strategis Tol Semarang–Demak:
- Mengurai kemacetan parah di jalur pantura Semarang–Demak
- Mempercepat konektivitas antarkota di pesisir utara Jawa
- Melindungi wilayah Semarang bagian utara dari banjir rob
- Menopang pertumbuhan kawasan industri dan logistik
- Menjadi percontohan penggabungan green infrastructure
Foto-foto terbaru dari lapangan memperlihatkan deretan struktur tanggul beton dan jalur tol mulai terbentuk di atas hamparan laut dan rawa-rawa.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, proyek ini dipastikan on track menuju penyelesaian tahun 2027.
Proyek ini dikelola dalam skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Tol Semarang-Demak akan menjadi bagian dari jaringan Trans Jawa Pantura Toll Network dan diprediksi akan menjadi ikon baru infrastruktur nasional yang menunjukkan kemampuan teknik bangsa. (*)
Editor : Amin Fauzie