RADARBONANG.ID - Siapa sangka, tahun 2025 ini wajah-wajah tajir melintir Tanah Air kembali mencuri perhatian publik!
Berdasarkan data terbaru, daftar orang terkaya Indonesia mengalami pergeseran mengejutkan.
Low Tuck Kwong, pendiri Bayan Resources, resmi menggusur keluarga Djarum dari puncak, dengan kekayaan fantastis mencapai Rp 451 triliun!
Di bawahnya, duo kakak beradik dari Grup Djarum, Robert Budi Hartono dan Michael Hartono, masih bertahan di posisi ke-2 dan ke-3 dengan kekayaan masing-masing Rp 387 triliun dan Rp 372 triliun.
Meskipun tak lagi di puncak, dominasi mereka di sektor rokok dan perbankan (melalui BCA) tetap tak tergoyahkan.
Posisi keempat ditempati Prajogo Pangestu dari PT Barito Pacific yang sukses mengoleksi Rp 351 triliun, menjadikannya salah satu raja energi dan petrokimia Indonesia.
Berikut daftar lengkap Top 10 Orang Terkaya Indonesia 2025:
1. Low Tuck Kwong – Bayan Resources
Kekayaan: Rp 451 triliun
2. Robert Budi Hartono – Grup Djarum
Kekayaan: Rp 387 triliun
3. Michael Hartono – Grup Djarum
Kekayaan: Rp 372 triliun
4. Prajogo Pangestu – PT Barito Pacific
Kekayaan: Rp 351 triliun
5. Sri Prakash Lohia – Indorama Corporation
Kekayaan: Rp 137 triliun
6. Otto Toto Sugiri – DCI Indonesia
Kekayaan: Rp 114 triliun
(Raja data center Indonesia!)
7. Dato Sri Tahir – Grup Mayapada
Kekayaan: Rp 85 triliun
8. Marina Budiman – DCI Indonesia
Kekayaan: Rp 82 triliun
9. Dewi Kam – Sumber Suryadaya Prima
Kekayaan: Rp 78 triliun
10. Agoes Projosasmito – Amman Mineral
Kekayaan: Rp 78 triliun
Fakta Menarik:
- Low Tuck Kwong menanjak tajam berkat harga batu bara global yang melonjak.
- Otto Toto Sugiri dan Marina Budiman menunjukkan betapa menjanjikannya bisnis infrastruktur digital dan data center.
- Munculnya Dewi Kam dan Agoes Projosasmito memperlihatkan potensi besar sektor farmasi dan tambang emas di masa depan.
Tak bisa dimungkiri, daftar ini menjadi cermin bergesernya peta kekayaan di Indonesia.
Dari bisnis batu bara, digital, hingga kesehatan—semuanya punya peluang jadi mesin uang berikutnya. Jadi, siapa tahu, kamu yang sedang baca ini bisa masuk daftar versi 2035 nanti. (*)
Editor : Amin Fauzie