Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Kemenag Tuban: Dari Total 1.252 Jemaah, Tersisa Dua Belum Berangkat ke Tanah Suci

Amin Fauzie • Kamis, 29 Mei 2025 | 22:34 WIB
Biaya Haji Furoda bervariasi tergantung pada penyelenggara dan fasilitas yang ditawarkan. Foto adalah ilustrasi.
Biaya Haji Furoda bervariasi tergantung pada penyelenggara dan fasilitas yang ditawarkan. Foto adalah ilustrasi.

RADARBONANG.ID - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban mengonfirmasi bahwa dari total 1.252 jemaah haji asal Tuban, termasuk tambahan enam jemaah dari kuota cadangan, masih ada dua jemaah yang belum diberangkatkan ke Tanah Suci.

Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Tuban, Umi Kulsum, pada Rabu (28/5).

“Sedianya, kedua jemaah yang berstatus ibu dan anak itu sudah take off menuju Arab Saudi bersama kelompok terbang (kloter) 69. Namun, setibanya transit di Kualanamu, Medan untuk mengisi BBM, si anak mengalami sakit lambung, sehingga tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan,” jelas Umi.

Setelah menjalani perawatan beberapa hari di rumah sakit di Medan dan dinyatakan sembuh, keduanya kemudian diterbangkan kembali menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES).

Saat ini, keduanya tengah menunggu jadwal pemberangkatan berikutnya yang direncanakan bersama kloter 93.

“Alhamdulillah, keduanya sudah siap berangkat,’’ tandas Umi saat dikonfirmasi.

Sementara itu, di tengah proses pemberangkatan jemaah haji, beredar kabar duka yang mengejutkan keluarga di Tuban terkait kabar adanya satu jemaah haji asal Tuban meninggal dunia di Tanah Suci, sebagaimana dilaporkan oleh media daring detik.com.

Jemaah tersebut atas nama Karjiyah Binti Legimo.

Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa sebanyak 68 jemaah haji asal Indonesia telah meninggal dunia di Arab Saudi.

Namun, informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh pihak Kemenag Tuban.

Setelah dilakukan pengecekan oleh tim Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU), Umi Kulsum memastikan bahwa nama Karjiyah tidak tercatat dalam daftar jemaah haji reguler asal Kabupaten Tuban.

“Setelah kami telusuri, ternyata tidak ada nama Karjiyah untuk jamaah haji reguler dari Kabupaten Tuban,’’ ujar Kepala Kantor Kemenag Tuban, Umi Kulsum.

Ia menambahkan, bila kabar tersebut memang benar, besar kemungkinan yang bersangkutan adalah jemaah haji plus atau haji furoda, yang pemberangkatannya tidak ditangani langsung oleh pemerintah.

“Kalau haji plus itu yang menangani langsung dari travel yang sudah punya izin Penyelanggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dari Kemenag pusat,’’ tutur Kepala Kantor Kemenag perempuan pertama di Tuban itu.

Sejauh ini, Kemenag Tuban belum menerima laporan resmi atau konfirmasi dari pihak keluarga terkait kabar duka tersebut.

“Yang jelas, hingga kemarin belum ada kabar terkait berita duka tersebut. Juga tidak ada pihak keluarga yang melakukan konfirmasi ke Kemenag. Kita semua berdoa agar seluruh jemaah dalam kondisi sehat, sehingga bisa menjalankan rangkaian ibadah haji dari awal hingga akhir, dan kembali pulang dalam keadaan sehat,’’ tutup Umi Kulsum. (*)

Editor : Amin Fauzie
#Kemenag Tuban #jemaah haji asal tuban meninggal dunia #Karjiyah