RADARBONANG.ID – Entah apa yang sedang disiapkan pemerintah menjelang pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (bipih).
Pasalnya, hingga saat ini tak kunjung ada Keputusan Presiden (Keppres) tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).
Alhasil, calon jemaah haji (CJH) tak kunjung bisa melakukan pelunasan. Dan begitu pun kuota CJH, juga tak kunjung dapat dipastikan.
Sebagaimana diketahui, estimasi kuota CJH reguler Kabupaten Tuban sebanyak 1.095 orang.
Namun, karena belum ada Keppres, maka kuota tersebut belum bisa dipastikan.
Plt Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Tuban Moh Anshori mengatakan, sebelum ada Keppres, data kuota haji masih terus bergerak.
‘’Nanti, setelah ada Keppres, akan diumumkan nama-nama yang wajib pelunasan, itu baru data pasti dan dimungkinkan tidak berubah lagi,’’ ujarnya.
Ketika datanya sudah final, lanjut Anshori, berapa jumlah kloternya juga bisa diketahui.
Apakah masih sama seperti 2024 lalu: satu kloter diisi 360 orang atau ada perubahan.
‘’Sebab, tahun ini kabarnya pesawat yang digunakan untuk mengantar jemaah ke Makkah/Madinah berbeda dari tahun lalu, bisa saja kapasitas pesawat berbeda lagi, sehingga jumlah jemaah per kloternya bertambah’’ imbuhnya.
Meski Keppres yang ditunggu tak kunjung turun, Anshori memprediksi Keppres bakal terbit pada awal Februari. Mundur dari sebelumnya yang diprediksi akhir Januari ini.
‘’Sembari menunggu, kami juga menyiapkan administrasi semua jemaah agar cepat selesai,’’ bebernya. (fud/tok)