RADARBONANG.ID – Tidak semua calon jemaah haji (CJH) lansia bersedia berangkat ke Tanah Suci tahun ini.
Dari total 32 lansia yang masuk porsi pemberangkatan 2025, hanya 12 jemaah yang siap untuk berangkat.
Sementara sisanya, sebagian besar mengajukan tunda berangkat, dan sebagian lain meninggal dunia.
Plt Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Tuban Moh Anshori mengatakan, CJH lansia ini rata-rata berusia 70-80 tahun, bahkan ada yang sudah berusia 90 tahun.
Sehingga, sebagian CJH lansia ini sudah dalam kondisi yang tidak memungkinkan
untuk berangkat.
‘’Ketika dikonfirmasi, banyak yang tidak bersedia. Ada yang karena sakit, ada juga yang sudah tidak bisa beraktivitas berat. Sehingga keluarganya tidak tega dan menyatakan tidak siap berangkat,’’ ujarnya.
Menurut Anshori, keputusan yang diambil pihak keluarga tersebut cukup logis.
Sebab, kali ini tidak ada pendamping lansia dari pihak keluarga. Itulah yang menjadikan sebagian besar keluarga jemaah tidak tega.
‘’Tahun lalu juga tidak ada pendamping lansia dari keluarga atau penggabungan. Sedangkan untuk tahun ini masih menunggu keputusan dari Kemenag RI terkait pendampingan atau penggabungan, apakah ada atau tidak,’’ tandasnya. (fud/tok)