RADARBONANG.ID - Harga kebutuhan pokok di pasar nasional menunjukkan tren yang bervariasi pada Minggu pagi (29/12).
Berdasarkan data dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) pukul 09.00 WIB, sejumlah komoditas mengalami penurunan harga, sementara beberapa lainnya justru naik.
Cabai rawit merah saat ini dibanderol Rp55.480 per kilogram (kg) setelah turun sebesar 3,56 persen atau Rp2.050 dari hari sebelumnya.
Bawang putih bonggol pun tercatat mengalami penurunan tipis sebesar 0,14 persen, dengan harga saat ini Rp42.610 per kg.
Harga beras menunjukkan pergerakan yang beragam. Beras premium naik 0,32 persen menjadi Rp15.490 per kg, sementara beras medium turun 0,37 persen ke Rp13.450 per kg.
Beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog juga tercatat mengalami penurunan sebesar 0,56 persen menjadi Rp12.470 per kg.
Di sisi lain, harga bawang merah mencatat penurunan sebesar 2,45 persen atau Rp1.000, kini berada di angka Rp39.820 per kg.
Cabai merah keriting juga tercatat turun 3,39 persen menjadi Rp45.870 per kg.
Pada kategori daging, daging sapi murni mengalami penurunan sebesar 0,89 persen menjadi Rp134.180 per kg.
Namun, daging ayam ras justru naik 0,53 persen ke harga Rp37.950 per kg. Untuk telur ayam ras, harganya turun 1,39 persen menjadi Rp30.500 per kg.
Beberapa komoditas minyak dan tepung juga mencatat penurunan harga.
Minyak goreng kemasan sederhana turun 0,64 persen menjadi Rp18.690 per kg, sementara minyak goreng curah mengalami penurunan lebih besar sebesar 3,47 persen ke Rp16.990 per kg.
Tepung terigu curah turun 2,76 persen menjadi Rp9.850 per kg, sedangkan tepung non-curah turun 2,29 persen ke harga Rp12.810 per kg.
Untuk produk perikanan, harga ikan menunjukkan tren yang beragam.
Ikan kembung tercatat mengalami kenaikan sebesar 1,78 persen menjadi Rp39.550 per kg.
Sebaliknya, ikan tongkol turun 2,59 persen menjadi Rp32.000 per kg, dan ikan bandeng mencatat penurunan paling besar sebesar 3,86 persen ke Rp32.880 per kg.
Kenaikan harga tertinggi terjadi pada jagung untuk peternak, yang naik 3,95 persen atau Rp240 menjadi Rp6.320 per kg.
Selain itu, kedelai biji kering impor juga naik 1,64 persen menjadi Rp10.530 per kg, diikuti oleh gula konsumsi yang naik 0,55 persen menjadi Rp18.120 per kg.
Meski beberapa harga kebutuhan pokok mengalami penurunan, ada pula yang mencatat kenaikan.
Pergerakan ini mencerminkan dinamika pasar yang terus berubah sesuai dengan pasokan dan permintaan.
Konsumen diharapkan tetap bijak dalam merencanakan belanja agar kebutuhan terpenuhi tanpa melampaui anggaran. (*)
Editor : Amin Fauzie