RADARBONAG.ID – Film Korea selama ini memang identik dengan drama romantis, thriller kriminal, hingga kisah keluarga yang emosional.
Namun, industri perfilman Korea Selatan juga punya banyak tontonan dengan tema bencana yang tidak kalah menarik.
Mulai dari letusan gunung berapi, tsunami, gempa bumi, banjir, wabah penyakit, sampai ancaman kehancuran dunia, berbagai film tersebut menawarkan cerita survival dengan tingkat ketegangan yang berbeda-beda.
Kalau sedang mencari tontonan yang membuat jantung berdebar sekaligus menghadirkan situasi ekstrem, beberapa film Korea berikut bisa masuk daftar watchlist.
Baca Juga: Sony Xperia 1 VIII Mulai Kebagian Android 17, Bawa Mode Desktop dan Fitur Kamera Baru
1. Ashfall, Saat Gunung Baekdu Mengancam Korea
Ashfall (2019) menjadi pilihan paling pas bagi penonton yang ingin melihat film Korea dengan tema letusan gunung berapi.
Cerita bermula ketika Gunung Baekdu mengalami erupsi besar dan memicu gempa yang membuat situasi di Semenanjung Korea kacau.
Ancaman ternyata belum berhenti karena aktivitas vulkanik berikutnya diperkirakan dapat menyebabkan bencana yang jauh lebih besar.
Misi penyelamatan kemudian melibatkan Jo In-chang, anggota tim penjinak bom Korea Selatan, dan Lee Jun-pyeong, agen Korea Utara. Selain aksi, film ini juga menyelipkan konflik politik dan perlombaan melawan waktu.
2. Haeundae, Ketika Tsunami Raksasa Menghantam Busan
Kalau letusan gunung belum cukup menegangkan, Haeundae (2009) membawa ancaman dari laut.
Film ini mengambil latar kawasan wisata Haeundae di Busan yang sedang dipenuhi masyarakat.
Seorang ahli geologi kemudian menemukan tanda-tanda yang mengarah pada kemungkinan tsunami besar.
Ketika gelombang dahsyat akhirnya datang, masyarakat hanya memiliki waktu terbatas untuk menyelamatkan diri.
Film ini tidak hanya mengandalkan efek bencana, tetapi juga memperlihatkan kepanikan dan perjuangan orang-orang biasa menghadapi situasi yang tidak pernah mereka bayangkan.
3. Sinkhole, Satu Gedung Mendadak Tertelan Tanah
Sinkhole (2021) menawarkan jenis bencana yang terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dong-won akhirnya berhasil membeli apartemen setelah bertahun-tahun bekerja. Ia kemudian mengundang rekan-rekan kantornya untuk merayakan rumah barunya.
Namun, kondisi berubah drastis ketika sebuah lubang raksasa tiba-tiba terbentuk dan membuat bangunan tersebut amblas ke dalam tanah.
Para penghuni pun terjebak jauh di bawah permukaan dan harus mencari cara untuk bertahan hidup.
Menariknya, ketegangan film ini dipadukan dengan komedi sehingga suasananya tidak selalu gelap.
4. Concrete Utopia, Bertahan Hidup di Tengah Kota yang Hancur
Concrete Utopia (2023) mengambil latar Seoul setelah gempa besar menghancurkan hampir seluruh kota.
Di tengah reruntuhan, hanya Hwang Gung Apartments yang masih berdiri.
Bangunan tersebut kemudian menjadi tempat berlindung bagi para penyintas yang membutuhkan makanan dan keamanan.
Persoalan baru muncul ketika semakin banyak orang dari luar meminta masuk.
Keterbatasan sumber daya membuat para penghuni harus menentukan siapa yang boleh tinggal dan bagaimana aturan baru akan diterapkan.
Film ini menarik karena tidak hanya membahas bencana, tetapi juga memperlihatkan perubahan perilaku manusia ketika kehidupan normal tiba-tiba hilang.
5. The Great Flood, Seoul Dilanda Banjir Besar
The Great Flood (2025) membawa penonton ke situasi ketika banjir dalam skala besar mengancam kehidupan manusia.
An-na berusaha menyelamatkan putranya dan mencari tempat yang lebih tinggi ketika air terus memenuhi Seoul.
Keadaan semakin rumit setelah keduanya terpisah dan An-na bertemu Hee-jo, sosok misterius yang memiliki kepentingan tersendiri.
Selain survival, film ini juga memasukkan unsur fiksi ilmiah sehingga ceritanya berkembang menjadi ancaman yang jauh lebih besar.
6. Badland Hunters, Dunia Setelah Bencana
Berbeda dengan film yang memperlihatkan bencana saat sedang terjadi, Badland Hunters (2024) mengambil latar beberapa tahun setelah Seoul mengalami kehancuran.
Kota yang dahulu modern kini berubah menjadi wilayah tandus penuh reruntuhan.
Persediaan air dan sumber daya menjadi barang berharga, sementara kelompok manusia harus berjuang untuk bertahan.
Nam-san kemudian menjalankan misi penyelamatan setelah seorang remaja dibawa ke sebuah kompleks yang ternyata menyimpan rahasia berbahaya.
7. Pandora, Ketika Gempa Memicu Bencana Nuklir
Pandora (2016) menggabungkan bencana alam dengan ancaman teknologi.
Gempa bumi mengguncang kawasan pembangkit listrik tenaga nuklir dan menyebabkan kerusakan serius.
Situasi semakin buruk ketika masalah di fasilitas tersebut berkembang menjadi kebocoran serta ledakan yang mengancam masyarakat dalam wilayah luas.
Jae-hyuk dan para pekerja pembangkit harus mengambil keputusan besar untuk mencegah bencana semakin meluas.
8. The Moon, Survival di Luar Angkasa
The Moon (2023) menawarkan jenis bencana yang berbeda karena lokasinya bukan di Bumi, melainkan di luar angkasa.
Misi eksplorasi Korea Selatan ke Bulan berubah menjadi petaka setelah pesawat mengalami masalah akibat fenomena matahari.
Hwang Sun-woo menjadi satu-satunya kru yang tersisa dan harus bertahan hidup sembari menunggu bantuan dari Bumi.
Film ini cocok untuk penonton yang menyukai perpaduan survival, teknologi, dan ketegangan luar angkasa.
9. Doomsday Book, Ketika Dunia Berada di Ujung Kehancuran
Doomsday Book (2012) hadir dalam format antologi dengan beberapa cerita tentang kemungkinan berakhirnya kehidupan manusia.
Salah satu segmennya menceritakan ancaman asteroid yang bergerak menuju Bumi.
Sebuah keluarga kemudian berusaha bertahan di dalam bunker sambil menunggu nasib dunia.
Uniknya, film ini tidak sepenuhnya menggunakan pendekatan serius. Unsur satire dan absurd justru menjadi bagian dari daya tariknya.
10. Flu, Wabah yang Membuat Kota Lumpuh
Flu (2013) mengangkat bencana dalam bentuk yang berbeda, yaitu wabah penyakit.
Sebuah virus mematikan menyebar dengan cepat di Bundang dan membuat jumlah korban terus bertambah.
Pemerintah kemudian mengambil keputusan untuk mengisolasi kawasan tersebut.
Di tengah karantina dan kepanikan, petugas penyelamat Ji-gu dan dokter In-hye berusaha menyelamatkan orang-orang yang mereka sayangi.
Ketegangannya bukan hanya berasal dari virus, tetapi juga dari kepanikan masyarakat.
Film Bencana Korea Punya Banyak Pilihan Cerita
Film-film tersebut menunjukkan bahwa genre bencana dalam perfilman Korea cukup luas. Ada yang fokus pada kekuatan alam seperti gunung meletus, tsunami, gempa, dan banjir.
Baca Juga: Bukan Cuma Hoki Sesaat, 6 Shio Ini Konon Punya Jalan Rezeki Panjang hingga Hari Tua
Ada pula yang mengembangkan cerita ke arah wabah, kehancuran dunia, hingga survival di luar angkasa.
Jika ingin tontonan dengan aksi dan ketegangan tinggi, Ashfall bisa menjadi pilihan awal.
Sementara itu, Concrete Utopia dan Flu lebih menarik bagi penonton yang ingin melihat bagaimana manusia menghadapi perubahan sosial ketika sebuah bencana terjadi.
Jadi, kalau sudah bosan dengan drama Korea romantis, daftar film katastrofe ini bisa menjadi alternatif tontonan untuk mengisi waktu luang.
Editor : Muhammad Azlan SyahSumber : kapanlagi.com