RADARBONANG.ID – Pernah melihat orang berjalan, bekerja, naik kendaraan, atau sekadar duduk santai sambil hanya menggunakan satu earphone?
Mungkin kamu juga salah satunya.
Satu telinga sibuk menikmati musik atau podcast, sementara telinga lainnya sengaja dibiarkan tanpa earphone.
Sekilas, kebiasaan ini terlihat seperti hal kecil yang tidak memiliki alasan khusus.
Namun, bagi sebagian orang, menggunakan satu sisi justru terasa lebih praktis dan nyaman.
Musik tetap menemani aktivitas, tetapi suara dari lingkungan sekitar masih bisa terdengar.
Ada pula yang awalnya hanya melakukannya sesekali, kemudian terbiasa sampai merasa aneh ketika harus menggunakan kedua earphone sekaligus.
Baca Juga: Mobil Listrik Bekas Makin Murah, September 2026 Ada yang Dibanderol Rp 124 Jutaan
Di tengah kehidupan yang semakin dekat dengan perangkat audio nirkabel, kebiasaan sederhana ini ternyata berkaitan dengan kenyamanan, kebutuhan untuk tetap terhubung dengan lingkungan, hingga cara seseorang membagi perhatian.
Musik Tetap Menemani, Tapi Tidak Sepenuhnya Terisolasi
Salah satu alasan paling masuk akal menggunakan satu earphone adalah keinginan untuk tetap mendengar apa yang terjadi di sekitar.
Saat berjalan di luar rumah, misalnya, seseorang mungkin ingin tetap menikmati musik tanpa benar-benar menutup diri dari suara kendaraan, percakapan orang lain, pengumuman, atau berbagai suara lingkungan.
Hal yang sama bisa terjadi ketika berada di kantor, kampus, kafe, atau tempat umum lainnya.
Dengan satu earphone, pengguna masih bisa mendengarkan musik atau podcast, tetapi lebih mudah menyadari ketika ada orang yang berbicara.
Praktisnya lagi, tidak perlu berulang kali melepas earphone setiap kali seseorang mengajak berbicara.
Lama-Lama Bisa Jadi Kebiasaan
Tidak semua orang menggunakan satu earphone karena memiliki alasan tertentu.
Sebagian hanya merasa lebih nyaman seperti itu.
Misalnya, seseorang terbiasa menggunakan earphone sebelah ketika bekerja karena tetap harus berkomunikasi dengan rekan kerja.
Setelah dilakukan berulang kali, posisi tersebut akhirnya terasa natural.
Ada pula yang memilih satu sisi karena telinga lainnya ingin tetap bebas.
Kebiasaan semacam ini pada dasarnya bisa terbentuk dari rutinitas.
Sesuatu yang awalnya dilakukan karena kebutuhan akhirnya berubah menjadi cara penggunaan yang terasa paling nyaman.
Bahkan, bagi sebagian orang, memakai dua earphone sekaligus justru terasa terlalu “tertutup” dari lingkungan.
Cocok untuk Aktivitas yang Membutuhkan Perhatian ke Sekitar?
Kebiasaan ini juga sering muncul ketika seseorang melakukan beberapa aktivitas dalam waktu bersamaan.
Mengerjakan tugas sambil mendengarkan musik, memasak sambil menikmati podcast, atau bekerja sambil tetap mengikuti percakapan di sekitar adalah contoh situasi yang cukup umum.
Satu earphone kemudian menjadi semacam jalan tengah.
Audio tetap berjalan, tetapi pengguna masih memiliki akses terhadap suara dari lingkungan melalui telinga yang tidak memakai earphone.
Namun, bukan berarti satu earphone otomatis membuat seseorang mampu melakukan banyak hal dengan sempurna.
Perhatian manusia tetap memiliki batas. Ketika fokus terlalu tersedot pada musik, podcast, atau percakapan yang sedang didengarkan, kemampuan menyadari kondisi sekitar tetap bisa berkurang.
Karena itu, konteks aktivitas tetap menjadi hal yang penting.
Satu Earphone Bukan Jaminan Selalu Aman
Ada anggapan bahwa menggunakan satu earphone ketika berada di luar rumah pasti lebih aman karena satu telinga masih terbuka.
Anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat.
Telinga yang tidak menggunakan earphone memang masih dapat menerima suara dari lingkungan, tetapi tingkat kewaspadaan seseorang tidak hanya ditentukan oleh apakah telinganya tertutup atau tidak.
Volume audio yang terlalu tinggi tetap dapat mengganggu kemampuan mendengar suara sekitar.
Selain itu, perhatian seseorang bisa tetap teralihkan oleh konten yang sedang didengarkan.
Hal ini menjadi semakin penting ketika berjalan di jalan raya, bersepeda, mengendarai kendaraan, atau melakukan aktivitas lain yang membutuhkan kewaspadaan tinggi.
Jadi, jangan menganggap satu earphone sebagai “mode aman”.
Yang lebih penting adalah memastikan volume tidak berlebihan dan tetap memberikan perhatian yang cukup terhadap lingkungan.
Kenapa Cuma Sebelah Terasa Lebih Nyaman?
Selain faktor sosial dan perhatian, alasan paling sederhana bisa jadi memang soal kenyamanan.
Ada orang yang merasa telinganya cepat tidak nyaman setelah menggunakan earphone dalam waktu lama.
Menggunakan satu sisi memungkinkan sisi lainnya beristirahat.
Sebagian orang juga mungkin memiliki preferensi berbeda terhadap bentuk atau posisi earphone di masing-masing telinga.
Perangkat audio nirkabel semakin memudahkan kebiasaan tersebut. Pengguna bisa mengambil satu earbud dan membiarkan pasangannya tetap berada di dalam wadah tanpa terganggu kabel.
Namun, nyaman bukan berarti bebas digunakan tanpa batas.
Durasi pemakaian dan tingkat volume tetap perlu diperhatikan.
Mendengarkan audio dengan volume tinggi dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko gangguan pendengaran, sehingga kebiasaan menggunakan earphone tetap sebaiknya dilakukan dengan bijak.
Ada Keinginan untuk Tetap Punya “Dunia Sendiri”
Kalau dipikir-pikir, satu earphone juga seperti menggambarkan gaya hidup digital saat ini.
Musik, podcast, video, hingga percakapan online bisa menemani hampir setiap aktivitas.
Earphone kemudian menjadi semacam ruang pribadi yang bisa dibawa ke mana-mana.
Namun, manusia tetap harus berinteraksi dengan dunia nyata.
Saat bekerja, bepergian, berada di kampus, nongkrong, atau sekadar berjalan kaki, ada kebutuhan untuk tetap mengetahui apa yang terjadi di sekitar.
Menggunakan satu earphone seolah menjadi kompromi antara dua kebutuhan tersebut.
Baca Juga: Daunnya Sering Dibuang, Tapi Punya Peran Besar! Ini 7 Masakan yang Makin Harum Berkat Daun Salam
Di satu sisi, pengguna tetap mendapatkan hiburan atau ruang pribadi dari audio. Di sisi lain, masih ada satu telinga yang tidak sepenuhnya terhubung dengan perangkat.
Jadi, kalau selama ini kamu sering menggunakan earphone sebelah tanpa pernah benar-benar memikirkan alasannya, mungkin kebiasaan itu bukan sesuatu yang aneh.
Bisa jadi kamu hanya menemukan cara yang menurutmu paling nyaman untuk menikmati musik atau podcast tanpa sepenuhnya kehilangan koneksi dengan lingkungan.
Tetapi satu hal tetap perlu diingat: satu earphone bukan berarti boleh kehilangan kewaspadaan.
Nikmati audionya, jaga volumenya, dan ketika situasi membutuhkan perhatian penuh, tidak ada salahnya mematikan audio sejenak.
Sebab, secanggih apa pun perangkat audio yang digunakan, dunia nyata tetap punya suara yang tidak kalah penting untuk didengarkan.
Editor : Muhammad Azlan SyahSumber : Radar Bonang