RADARBONANG.ID – Dentuman musik dengan suara menggelegar kini menjadi pemandangan yang semakin familiar di berbagai acara masyarakat, khususnya di sejumlah daerah Jawa Timur.
Fenomena yang dikenal dengan istilah sound horeg tersebut bahkan telah berkembang jauh melampaui fungsi awalnya sebagai perangkat audio untuk memeriahkan hajatan.
Bagi sebagian masyarakat, sound horeg mungkin identik dengan musik bervolume tinggi, deretan speaker berukuran besar, dan suasana acara yang dipenuhi penonton.
Namun, jika diperhatikan lebih jauh, ada banyak hal yang membuat fenomena ini memiliki daya tarik tersendiri.
Mulai dari kreativitas merancang sistem audio, desain kendaraan, pemilihan musik, hingga munculnya komunitas penggemar.
Semua unsur tersebut kemudian membentuk karakter masing-masing tim sound.
Baca Juga: KKN 193 UMM Bangun RUBUHA, Upaya Pengendalian Hama Tikus pada Lahan Padi di Jatimulyo Tuban
Sound Horeg Bukan Sekadar Adu Volume
Ketika membicarakan sound horeg, hal pertama yang mungkin terlintas adalah suara bass yang menggelegar.
Kekuatan suara memang menjadi salah satu ciri khasnya.
Namun, bagi orang-orang yang memahami dunia audio, kualitas sebuah sistem tidak hanya ditentukan oleh seberapa keras suara yang mampu dihasilkan.
Pengaturan bass, treble, kejernihan vokal, keseimbangan suara, hingga kemampuan perangkat menghasilkan audio yang tetap nyaman didengar menjadi bagian yang tidak kalah penting.
Setiap tim sound bahkan dapat mempunyai karakter berbeda.
Ada tim yang dikenal dengan dentuman bass yang kuat. Ada pula yang lebih mengutamakan kejernihan suara atau mengombinasikan kekuatan audio dengan tampilan visual yang mencolok.
Perbedaan tersebut akhirnya menjadi semacam identitas.
Penggemar yang sudah mengikuti perkembangannya bahkan bisa mengenali tim tertentu berdasarkan karakter suara, desain perangkat, maupun gaya pertunjukannya.
Komunitas Penggemar Ikut Berkembang
Popularitas sound horeg juga melahirkan ekosistem penggemar yang semakin luas.
Orang-orang yang tertarik bukan hanya datang ke lokasi acara untuk menikmati musik.
Mereka juga mengikuti perkembangan berbagai tim sound, membicarakan perangkat yang digunakan, hingga membagikan momen pertunjukan melalui media sosial.
TikTok, Instagram, dan berbagai platform video lainnya mempunyai peran besar dalam mempercepat fenomena tersebut.
Sebuah video yang memperlihatkan deretan speaker besar, dentuman bass, lampu warna-warni, serta kerumunan penonton dapat dengan mudah menarik perhatian pengguna internet.
Alhasil, sound horeg tidak hanya dinikmati oleh masyarakat yang berada di lokasi acara.
Orang dari daerah lain yang sebelumnya tidak pernah menyaksikan pertunjukan serupa pun dapat mengenalnya melalui video yang muncul di media sosial.
Media Sosial Bikin Sound Horeg Makin Dikenal
Perkembangan sound horeg menjadi contoh bagaimana budaya hiburan lokal dapat bertransformasi menjadi fenomena digital.
Momen yang sebelumnya hanya berlangsung selama acara tertentu kini dapat direkam dan ditonton berulang kali oleh ribuan bahkan lebih banyak pengguna internet.
Bagi kreator konten, pertunjukan sound horeg juga menawarkan banyak objek menarik untuk direkam.
Mulai dari persiapan perangkat, perjalanan kendaraan pembawa sound, suasana kerumunan, penampilan DJ atau pengisi acara, hingga reaksi penonton ketika musik mulai dimainkan.
Setiap video kemudian dapat menjadi pintu masuk bagi orang lain untuk mengenal fenomena tersebut.
Tidak mengherankan apabila istilah sound horeg semakin sering muncul dalam percakapan di media sosial.
Ada Kreativitas di Balik Sistem Audio
Di balik pertunjukan yang terlihat meriah, terdapat proses kreatif dan teknis yang tidak sederhana.
Perangkat audio harus disusun sedemikian rupa agar menghasilkan karakter suara sesuai dengan konsep masing-masing tim.
Penempatan speaker, pengaturan perangkat, hingga proses penyetelan audio menjadi bagian penting sebelum pertunjukan dimulai.
Tidak hanya urusan suara, tampilan visual juga semakin mendapat perhatian.
Kendaraan yang digunakan untuk membawa perangkat sound dapat dirancang dengan ciri khas tertentu. Lampu, ornamen, susunan speaker, hingga desain keseluruhan kendaraan dapat dibuat agar mudah dikenali.
Dari sinilah sound horeg berkembang menjadi perpaduan antara teknologi audio, kreativitas visual, musik, dan hiburan masyarakat.
Bagi anak muda yang tertarik dengan dunia audio, fenomena ini bahkan dapat menjadi ruang untuk mengenal berbagai perangkat suara dan cara mengoperasikannya.
Anak Muda Ikut Membawa Tren Ini
Generasi muda menjadi salah satu kelompok yang cukup dekat dengan perkembangan sound horeg.
Musik yang energik, suasana ramai, serta tampilan perangkat audio yang mencolok membuat pertunjukan ini mudah menarik perhatian.
Namun, pengalaman yang ditawarkan bukan hanya mendengarkan musik.
Datang bersama teman, menikmati suasana acara, mengikuti irama lagu, membuat video, hingga mengunggahnya ke media sosial menjadi bagian dari pengalaman yang membuat fenomena tersebut semakin menarik.
Di tengah banyaknya pilihan hiburan modern, sound horeg menawarkan pengalaman yang terasa dekat dengan kehidupan masyarakat.
Tetap Perlu Memperhatikan Lingkungan
Di balik popularitasnya, perkembangan sound horeg tetap perlu diimbangi dengan kesadaran terhadap lingkungan sekitar.
Penggunaan perangkat audio dengan tingkat suara tinggi berpotensi mengganggu masyarakat apabila tidak memperhatikan kondisi dan situasi di sekitar lokasi.
Karena itu, aspek seperti waktu pelaksanaan, tempat, durasi, serta kenyamanan warga perlu menjadi perhatian.
Popularitas sebuah hiburan seharusnya tidak membuat kepentingan masyarakat lain diabaikan.
Dengan pengelolaan yang baik, kreativitas dalam dunia sound horeg tetap dapat berkembang tanpa menimbulkan persoalan bagi lingkungan sekitar.
Baca Juga: Luna Maya Tiup Lilin di Gallery Pak Uut, Rayakan Usia 43 Tahun Penuh Kenangan
Dentumannya Menyimpan Cerita Lebih Besar
Sound horeg pada akhirnya menunjukkan bagaimana bentuk hiburan masyarakat terus berkembang mengikuti zaman.
Dari perangkat audio yang digunakan untuk memeriahkan hajatan, kini muncul komunitas, identitas, kreativitas visual, perkembangan teknologi audio, hingga budaya berbagi konten di media sosial.
Karena itu, sound horeg tidak selalu bisa dilihat hanya dari seberapa keras suara yang dihasilkan.
Di balik dentuman tersebut terdapat orang-orang yang membangun karakter, komunitas yang tumbuh bersama, kreativitas dalam mengolah teknologi, serta generasi muda yang menjadikannya bagian dari pengalaman sosial dan budaya digital.
Fenomena ini menjadi gambaran bahwa hiburan lokal pun mampu menemukan jalannya sendiri untuk berkembang dan mendapatkan perhatian luas di era media sosial.
Editor : Muhammad Azlan SyahSumber : Radar Bonang