RADARBONANG.ID — Perjalanan hidup komedian senior Indonesia, Nunung, ternyata menyimpan begitu banyak cerita yang tidak selalu terlihat di balik panggung.
Selama puluhan tahun menghibur masyarakat, ia melewati berbagai fase lika-liku kehidupan.
Mulai dari perjuangan membangun karier, pengalaman mistis, masa kejayaan, masalah kesehatan, hingga kondisi finansial yang membuatnya harus kembali menata kehidupan dari awal.
Kisah tersebut dibagikan Nunung ketika menjadi bintang tamu dalam podcast Malam Mencekam.
Dalam perbincangan itu, ia tidak hanya berbicara mengenai perjalanan panjangnya di dunia hiburan, tetapi juga membuka pengalaman pribadi yang selama ini mungkin belum banyak diketahui publik.
Baca Juga: Setelah 20 Tahun Bersama, SCANDAL Putuskan Bubar pada 2027 dan Gelar Tur Perpisahan di Jepang
Nunung mengaku tumbuh dalam lingkungan keluarga yang cukup dekat dengan budaya Kejawen.
Latar belakang tersebut turut membuatnya mengenal berbagai cerita dan praktik yang berkaitan dengan hal-hal mistis.
Namun, di balik pengalaman tersebut, Nunung justru menunjukkan bagaimana dirinya memilih untuk terus berjalan ketika menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
Perjalanan Karier Dimulai Sejak 1975
Nunung merupakan salah satu komedian perempuan yang memiliki perjalanan panjang di industri hiburan Indonesia.
Ia mulai merintis karier sejak 1975 dan kemudian dikenal luas melalui dunia lawak, termasuk ketika bergabung dengan grup lawak legendaris Srimulat.
Perjalanan menuju kesuksesan tentu tidak berlangsung instan.
Nunung harus melewati berbagai proses sebelum akhirnya menjadi salah satu komedian yang dikenal oleh masyarakat luas.
Dalam podcast tersebut, ia juga menceritakan bahwa pada masa awal bergabung dengan Srimulat, dirinya sempat menjalani ritual pemasangan susuk.
Praktik tersebut dilakukan dengan harapan dapat mendukung perjalanan kariernya di dunia hiburan.
Namun, seiring berjalannya waktu, Nunung menyadari bahwa keberhasilannya tidak semata-mata berasal dari hal tersebut.
Ia justru menilai kerja keras, kesempatan, serta lingkungan orang-orang hebat yang ditemuinya selama berkarier memiliki peran besar dalam perjalanan tersebut.
Nunung Akhirnya Memilih Melepas Susuk
Pengalaman menggunakan susuk akhirnya menjadi bagian dari masa lalu Nunung.
Ia kemudian mendapatkan saran dari seorang ustaz untuk melepaskan susuk yang pernah dipasangnya.
Nunung pun mengikuti saran tersebut.
Menurut pengakuannya, keberadaan susuk tersebut tidak memberikan pengaruh besar terhadap kesuksesan yang kemudian ia raih.
Bagi Nunung, perjalanan kariernya lebih banyak ditentukan oleh usaha yang dilakukan serta kesempatan untuk belajar dari orang-orang di sekitarnya.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian menarik dari perjalanan hidupnya.
Di satu sisi, ia pernah berada dalam lingkungan yang mengenal berbagai tradisi mistis.
Di sisi lain, Nunung kemudian memilih pendekatan yang lebih mengandalkan doa dan keyakinannya kepada Tuhan.
Setelah Masa Kejayaan, Hidupnya Dihantam Berbagai Masalah
Perjalanan panjang Nunung tidak selalu berada di atas.
Setelah melewati masa kejayaan sebagai seorang komedian, ia harus menghadapi berbagai persoalan yang datang hampir bersamaan.
Salah satunya berkaitan dengan kondisi kesehatan.
Nunung mengungkapkan bahwa setelah pandemi COVID-19 berakhir, dirinya harus menghadapi penyakit kanker dan menjalani operasi.
Tidak berhenti sampai di sana, ia juga mengalami persoalan pada matanya hingga harus menjalani operasi.
"Habis COVID selesai saya kena kanker. Habis itu saya operasi mata yang aduh pokoknya bertubi-tubi. Saya terima aja ikhlas," jelas Nunung.
Berbagai persoalan tersebut tentu bukan sesuatu yang mudah.
Dalam waktu yang berdekatan, Nunung harus berhadapan dengan masalah kesehatan sekaligus tekanan kehidupan lainnya.
Namun, ia memilih untuk menerima keadaan tersebut dan menjalaninya dengan ikhlas.
Sempat Ditawari Pesugihan, tetapi Memilih Menolak
Di tengah kondisi sulit yang dihadapinya, Nunung juga mengaku pernah mendapatkan tawaran yang berkaitan dengan pesugihan.
Namun, tawaran tersebut tidak ia ambil.
Nunung memilih untuk tetap mengandalkan doa dan mendekatkan diri kepada Tuhan daripada mengambil jalan yang menurutnya dapat merugikan orang lain.
Baginya, keluarga tetap menjadi pertimbangan terbesar dalam mengambil keputusan.
"Cuman ya kembali lagi bahwa saya mengorbankan siapapun saya enggak mau. Saya sayang keluarga saya kok," ujar Nunung.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa di tengah tekanan hidup, ia tetap memegang prinsip untuk tidak mengorbankan orang lain demi kepentingan pribadi.
Dari Titik Nol, Nunung Kembali Membangun Kehidupan
Masalah kesehatan yang datang bertubi-tubi juga berjalan beriringan dengan persoalan finansial.
Nunung mengaku pernah berada di kondisi yang membuatnya merasa harus kembali membangun kehidupan dari titik nol.
Bagi seseorang yang telah puluhan tahun berada di industri hiburan, kondisi tersebut tentu menjadi tantangan besar.
Namun, Nunung tidak memilih untuk berhenti.
Ia mulai mencari jalan lain agar tetap dapat memenuhi kebutuhan hidup sekaligus membantu keluarga besar yang selama ini bergantung kepadanya.
Salah satu langkah yang kini dijalani adalah membuka usaha kuliner.
Memilih Bisnis Kuliner Bersama Keluarga
Nunung bersama keluarga kemudian mencoba membangun bisnis kuliner di Solo dan sejumlah lokasi lainnya.
Pilihan tersebut juga tidak muncul secara tiba-tiba.
Menurut Nunung, keluarganya memiliki kemampuan memasak sehingga keahlian tersebut bisa dikembangkan menjadi peluang usaha.
"Akhirnya kita bikin usaha kuliner. Jadi keluarga saya itu pintar masak semua," ungkapnya.
Langkah tersebut memperlihatkan bagaimana Nunung berusaha memanfaatkan kemampuan yang ada di lingkungan keluarganya.
Ketika karier hiburan tidak selalu dapat menjadi sumber penghasilan yang stabil, bisnis kuliner menjadi salah satu cara untuk kembali membangun kondisi ekonomi keluarga.
Ketika Usaha Baru Juga Dihantui Cerita Mistis
Menariknya, perjalanan Nunung di dunia usaha kuliner ternyata juga tidak sepenuhnya lepas dari pengalaman yang dianggap berkaitan dengan hal mistis.
Ia mengaku sempat mengalami gangguan yang menurutnya bernuansa gaib di salah satu rumah makan yang dijalankan.
Namun, pengalaman tersebut tidak membuatnya memilih untuk meninggalkan usaha.
Nunung justru berusaha tetap fokus pada tanggung jawabnya.
Baginya, masih ada keluarga besar yang harus diperhatikan dan kebutuhan hidup yang harus dipenuhi.
Kondisi tersebut memperlihatkan sisi lain Nunung yang mungkin jarang terlihat ketika dirinya berada di panggung komedi.
Di balik sosok yang dikenal mampu membuat orang tertawa, terdapat seorang ibu dan anggota keluarga yang harus terus berjuang menghadapi persoalan kehidupan.
Bukan Sekadar Kisah Mistis, tetapi Cerita tentang Bangkit
Kisah Nunung sebenarnya tidak hanya menarik karena pengalaman susuk, budaya Kejawen, atau cerita gangguan yang dianggap mistis.
Bagian paling kuat dari perjalanan tersebut justru terlihat dari bagaimana ia menghadapi masa sulit.
Setelah puluhan tahun membangun karier, Nunung harus kembali berjuang ketika kesehatan dan kondisi finansialnya mengalami masalah.
Namun, ia memilih untuk tidak menyerah.
Ia mencoba membangun usaha baru bersama keluarga, tetap bekerja, dan berusaha memenuhi kebutuhan orang-orang yang selama ini bergantung kepadanya.
Perjalanan tersebut menjadi pengingat bahwa popularitas dan kesuksesan tidak selalu membuat kehidupan seseorang berjalan mulus.
Ada masa ketika seseorang berada di puncak, tetapi ada pula saat harus kembali menyusun semuanya dari awal.
Nunung kini berada dalam fase tersebut.
Dengan pengalaman puluhan tahun di dunia hiburan dan berbagai ujian yang telah dilewati, ia mencoba membuka lembaran baru melalui usaha kuliner.
Pada akhirnya, kisah Nunung bukan sekadar cerita tentang dunia mistis yang pernah mengiringi perjalanan kariernya.
Baca Juga: Kisah Niken Salindry, Sinden Muda yang Tetap Sekolah Sambil Lestarikan Budaya Jawa
Lebih dari itu, kisah tersebut adalah cerita tentang seseorang yang pernah berada di titik sulit, menghadapi masalah kesehatan dan ekonomi, menolak jalan yang tidak sesuai dengan prinsipnya, kemudian memilih untuk bangkit melalui kerja keras dan dukungan keluarga.
Dari panggung lawak hingga dapur usaha kuliner, perjalanan Nunung memperlihatkan bahwa jatuh bukan berarti akhir dari segalanya.
Terkadang, hidup memang memaksa seseorang kembali ke titik nol.
Namun dari titik itulah, perjalanan baru bisa dimulai.
Editor : Muhammad Azlan SyahSumber : youtube.com/@MalamMencekam