RADARBONAG.ID – Sebuah pengalaman mistis yang dialami mantan petugas koperasi bernama Ahmad masih membekas hingga sekarang.
Saat menjalankan tugas di kawasan perkebunan karet pada periode 2019–2022, ia mengaku pernah berinteraksi dengan seorang nasabah yang belakangan diketahui telah meninggal dunia.
Kisah tersebut diceritakan Ahmad dalam podcast RJL 5 bersama Fajar Aditya.
Ia mengungkapkan bahwa kejadian bermula ketika dirinya harus mendatangi rumah seorang nasabah yang disebutnya dengan nama samaran Mbak Mawar.
Awalnya, tidak ada yang terlalu mencurigakan. Ahmad datang untuk menjalankan tugas sebagai petugas koperasi dan menyerahkan uang pinjaman kepada nasabah.
Namun, suasana berubah ketika ia melihat sesuatu yang tidak biasa di rumah tersebut.
Baca Juga: Sering Checkout Barang Tak Terduga? Ini Trik Psikologi Flash Sale yang Bikin Gen Z Mudah Kalap
Uang Pinjaman Justru Diletakkan di Atas Nampan Sesajen
Ahmad mengaku sempat merasa heran ketika Mbak Mawar tidak bersedia menerima uang pinjaman secara langsung.
Nasabah tersebut justru meminta Ahmad meletakkan uang di atas sebuah nampan yang berada di belakangnya.
Yang membuat Ahmad semakin merinding, nampan tersebut bukan nampan biasa.
Di dalamnya terdapat bunga, dupa, dan benda-benda yang disebutnya menyerupai sesajen.
Aroma dupa yang cukup menyengat juga membuat suasana semakin terasa janggal.
Ahmad kemudian tetap berusaha menyelesaikan tugasnya sesuai prosedur.
Sebagai petugas koperasi, ia membutuhkan dokumentasi nasabah untuk keperluan administrasi.
Namun, permintaan sederhana untuk mengambil foto justru menjadi pengalaman aneh berikutnya.
Sulit Difoto dan Tidak Mau Menunjukkan Wajah
Ahmad mengatakan bahwa dirinya sempat meminta Mbak Mawar menghadap kamera agar wajahnya terlihat jelas.
Namun, perempuan tersebut disebut tidak bersedia memperlihatkan wajahnya secara langsung.
Ahmad pun merasa semakin bingung karena sikap nasabah tersebut berbeda dari kebanyakan orang yang ditemuinya saat menjalankan pekerjaan.
Meski demikian, ia akhirnya menyelesaikan urusan administrasi dan meninggalkan rumah tersebut.
Saat itu, Ahmad belum mengetahui fakta yang jauh lebih mengejutkan.
Ia baru mendapatkan informasi mengenai sosok yang ditemuinya setelah berbicara dengan warga setempat.
Fakta Mengejutkan Terungkap Setelah Ahmad Pulang
Kejadian tersebut akhirnya terbongkar setelah anak Pak RT yang mengenal masyarakat sekitar mengetahui kedatangan Ahmad.
Dari sanalah Ahmad mendapat informasi bahwa perempuan yang baru saja ditemuinya ternyata telah meninggal dunia.
Bahkan, menurut cerita yang diterimanya, terdapat dokumen atau akta kematian yang menjadi bukti bahwa perempuan tersebut memang sudah meninggal sebelum peristiwa pencairan uang pinjaman itu terjadi.
Pengakuan tersebut tentu membuat Ahmad terkejut.
Ia kemudian mulai menghubungkan berbagai kejanggalan yang dialaminya sebelumnya, mulai dari keberadaan sesajen, dupa, hingga kesulitan mengambil foto nasabah.
Namun, kisah tersebut merupakan pengalaman dan kesaksian Ahmad yang disampaikan dalam podcast, sehingga bagian mengenai hal-hal gaib tetap berada dalam ranah cerita mistis dan tidak dapat diverifikasi secara independen.
Dikaitkan dengan Ritual Mencari Kelancaran Rezeki
Dalam ceritanya, Ahmad juga menyebut dirinya mendapat informasi bahwa Mbak Mawar dan suaminya sebelumnya pernah mendatangi seorang sesepuh di daerah tersebut.
Menurut cerita yang ia dengar, pasangan tersebut sedang menghadapi masalah utang dan mencari cara agar kondisi ekonominya membaik.
Ahmad menyebut praktik tersebut dikaitkan dengan istilah penglaris atau pesugihan.
Dari sinilah muncul dugaan pribadi Ahmad mengenai alasan uang yang diberikan kepadanya harus diletakkan di atas nampan berisi sesajen.
Ia bahkan sempat merasa khawatir bahwa dirinya bisa menjadi bagian dari ritual tertentu.
Perasaan takut tersebut semakin kuat setelah ia meninggalkan lokasi.
Sosok Berjubah Hitam Disebut Mengikuti
Pengalaman Ahmad ternyata belum selesai.
Dalam perjalanan pulang melalui kawasan perkebunan karet, ia mengaku kembali melihat sosok misterius.
Menurut kesaksiannya, sosok tersebut memiliki tubuh besar dan mengenakan jubah hitam.
Ia juga menggambarkan sosok itu menggunakan penutup kepala menyerupai blangkon, dengan bagian telinga yang menurutnya terlihat panjang.
Ahmad mengaku sosok tersebut kemudian berbicara kepadanya.
Kalimat yang ia dengar bahkan masih diingat hingga sekarang.
“Aku melu awakmu,” yang dalam bahasa Jawa berarti kurang lebih “Aku ikut denganmu.”
Pengalaman tersebut membuat Ahmad merasa semakin tidak nyaman.
Ia kemudian memilih mencari bantuan kepada seorang kiai untuk meminta nasihat mengenai apa yang dialaminya.
Memilih Meninggalkan Pekerjaan dan Menjadi Petani
Menurut cerita Ahmad, ia sempat bertanya kepada kiai mengenai sosok yang dianggap mengikutinya.
Namun, ia mengaku mendapat jawaban bahwa persoalan tersebut tidak mudah untuk dilepaskan dan pada akhirnya dirinya harus menentukan bagaimana menjalani kehidupan setelah pengalaman tersebut.
Kejadian demi kejadian akhirnya membuat Ahmad mengambil keputusan besar.
Pada 2023, ia memutuskan mengundurkan diri dari pekerjaan sebagai petugas koperasi.
Setelah itu, ia memilih menjalani kehidupan yang menurutnya lebih tenang sebagai petani. Ia juga melanjutkan kehidupannya dengan menikah dan membangun keluarga.
Ahmad mengatakan bahwa pengalaman tersebut masih menjadi bagian dari kisah hidupnya.
Ia bahkan menyebut istrinya pernah melihat sosok yang menurutnya memiliki kemiripan dengan sesuatu yang ia alami sebelumnya.
Meski begitu, Ahmad mengaku kondisi tersebut kini terasa lebih tenang.
Pesan Ahmad: Jangan Menghalalkan Segala Cara untuk Mencari Rezeki
Di balik cerita mistis yang disampaikannya, Ahmad kemudian memberikan pesan yang lebih berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, seseorang sebaiknya tidak mencari jalan pintas ketika sedang menghadapi masalah ekonomi atau terlilit utang.
Baca Juga: Rupiah Menguat ke Rp17.720 per Dolar, Kenapa Harga Barang Tak Ikut Turun? Ini Penjelasannya
Ia mengingatkan agar masyarakat menghindari praktik yang dapat menjerumuskan seseorang pada persoalan yang lebih besar.
Ahmad juga menekankan pentingnya mencari penghasilan melalui pekerjaan yang baik dan halal.
Pengalaman tersebut, bagi Ahmad, menjadi pelajaran bahwa tekanan ekonomi tidak seharusnya membuat seseorang mengambil jalan yang berisiko.
Kisah tentang nasabah yang disebut telah meninggal, uang pinjaman yang diletakkan di atas nampan sesajen, hingga sosok berjubah hitam tersebut menjadi pengalaman yang menurut Ahmad tidak pernah ia lupakan.
Terlepas dari sisi mistis yang belum dapat diverifikasi secara independen, cerita itu menyisakan satu pesan yang cukup sederhana.
ketika menghadapi masalah keuangan, mencari solusi melalui cara yang aman dan bertanggung jawab jauh lebih penting daripada mengejar jalan pintas.
Editor : Muhammad Azlan SyahSumber : youtube.com/@RJL 5-Fajar Aditya