RADARBONAG.ID – Kisah horor kembali menjadi perbincangan setelah seorang pria bernama Bang Seno menceritakan pengalaman mistis yang dialaminya saat menjaga peternakan ayam milik sang ayah di wilayah Bekasi pada 2024.
Pengalaman tersebut ia bagikan dalam sebuah tayangan podcast di kanal YouTube Lentera Malam.
Dalam ceritanya, Bang Seno mengaku mengalami berbagai kejadian aneh sejak pertama kali menggantikan dua penjaga peternakan sebelumnya yang disebut tiba-tiba pergi tanpa memberikan alasan yang jelas.
Alih-alih menjalani pekerjaan dengan tenang, ia justru berhadapan dengan serangkaian kejadian yang menurut pengakuannya sulit dijelaskan secara logis.
Salah satu pengalaman paling membuatnya ketakutan adalah ketika melihat sosok menyerupai manusia tanpa kepala di sekitar peternakan.
Baca Juga: Petisi Global Desak Gianni Infantino Mundur dari FIFA, Fans Sebut Sepak Bola Telah Dikhianati
Dua Penjaga Sebelumnya Mendadak Pergi
Sebelum mulai bertugas, Bang Seno sebenarnya sudah mengetahui bahwa dirinya menggantikan dua orang penjaga sebelumnya.
Kedua penjaga tersebut disebut tiba-tiba meninggalkan lokasi.
Saat itu, Bang Seno belum mengetahui alasan mereka memilih pergi dari peternakan.
Ia kemudian mulai menjalankan tugas menjaga kandang ayam dan area sekitar peternakan.
Namun, tidak membutuhkan waktu lama sampai berbagai kejadian aneh mulai dialaminya.
Beberapa kali, ia mengaku melihat sosok menyerupai manusia di sekitar kebun bambu maupun kandang ayam.
Yang membuatnya semakin merinding, sosok tersebut digambarkan tidak memiliki kepala.
"Badannya cuma sebelah doang, kepalanya enggak ada," ujar Bang Seno ketika menceritakan pengalaman tersebut.
Sosok Tanpa Kepala Muncul di Sekitar Kandang
Gangguan yang dialaminya tidak hanya terjadi sekali.
Bang Seno mengaku beberapa kali melihat sesuatu yang awalnya ia kira hanya benda biasa.
Salah satu kejadian terjadi ketika ia melihat bagian tertentu di sekitar kandang bergerak atau bergoyang.
Setelah diperhatikan lebih teliti, ia mengaku menyadari bahwa yang dilihatnya bukan sekadar benda yang tertiup angin.
Sosok menyerupai manusia tanpa kepala disebut berada di lokasi tersebut.
Pengalaman lain bahkan membuat Bang Seno panik dan berlari meninggalkan kandang.
Ia mengaku sempat melihat sesuatu yang awalnya dikira terpal menutupi ayam.
Namun setelah diperhatikan, benda tersebut disebutnya justru menyerupai pocong yang berada di atas ayam-ayam di dalam kandang.
"Jadi ini ayam bawah, di atasnya pocong. Terus gue lari sampai nabrak pintu," tuturnya.
Teror Disebut Berlanjut hingga Rumah
Cerita menyeramkan itu ternyata tidak hanya terjadi di area peternakan.
Bang Seno mengatakan gangguan serupa juga dialami keluarganya ketika berada di rumah.
Salah satu kejadian dialami oleh ibunya yang mendengar suara seperti seseorang sedang memasak di dapur.
Suara peralatan dapur seperti spatula dan penggorengan terdengar cukup jelas.
Karena penasaran, sang ibu kemudian mencoba melihat sumber suara tersebut.
Namun, menurut cerita Bang Seno, kejadian yang dilihat ibunya justru membuat suasana semakin mencekam.
Sosok yang awalnya tampak seperti manusia disebut terlihat dari bagian kaki hingga bahu.
Ketika sang ibu melihat ke arah atas, bagian kepala sosok tersebut disebut tidak terlihat.
Panik, ibunya kemudian menghubungi ayah Bang Seno. Sang ayah pun segera pulang.
Selain kejadian tersebut, Bang Seno juga mengaku pernah merasa seperti diikuti sosok tertentu ketika dalam perjalanan pulang dari peternakan.
Ayah Sudah Beri Peringatan soal Kandang Nomor 4
Di tengah berbagai kejadian tersebut, muncul satu fakta yang membuat cerita Bang Seno semakin menarik.
Sang ayah ternyata sudah mengetahui bahwa ada sesuatu yang dianggap berbeda dari lokasi peternakan tersebut.
Ayahnya memberikan satu pantangan khusus kepada Bang Seno, yaitu tidak masuk ke kandang nomor empat saat waktu magrib.
Namun, peringatan tersebut sempat terlupakan ketika Bang Seno mulai menjalankan tugas.
Ia baru mengingat pesan sang ayah setelah mengalami sejumlah kejadian di sekitar kandang.
Ayam Berisik hingga Muncul Sosok Misterius
Salah satu kejadian yang paling membekas terjadi ketika ayam-ayam di kandang nomor empat terdengar sangat berisik.
Bang Seno kemudian memutuskan untuk mengecek kondisi ayam.
Saat itu, menurut pengakuannya, waktu magrib belum tiba sehingga ia merasa masih aman untuk masuk ke kandang.
Setelah memeriksa ayam, ia tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan.
Namun, suara ayam yang terus gaduh membuatnya mencoba melihat ke bagian belakang kandang.
Di sana terdapat bambu dan terpal berwarna hitam yang awalnya terlihat biasa saja.
Namun ketika memperhatikan lebih serius, Bang Seno mengaku melihat sesuatu yang menurutnya menyerupai bagian tubuh manusia.
Ia kemudian menyadari bahwa benda tersebut tampak seperti sosok yang bergerak dan mengarah ke bagian kepala.
Pengalaman itu membuatnya kembali teringat pesan sang ayah mengenai pantangan memasuki kandang nomor empat saat magrib.
Peternakan Akhirnya Tidak Lagi Digunakan
Rangkaian kejadian tersebut akhirnya berhenti setelah ayam-ayam di peternakan dipanen dan lahan tersebut tidak lagi digunakan sebagai peternakan aktif.
Baca Juga: Sungai Kapuas Mendadak Punya “Pantai” Saat Kemarau, Hamparan Pasir Timbul Jadi Tempat Rekreasi Warga
Pihak keluarga juga menggelar pengajian di lokasi tersebut sebagai bentuk ikhtiar untuk memohon perlindungan dan ketenangan.
Menurut Bang Seno, sang ayah bahkan sempat mengatakan bahwa pengajian dilakukan setelah dirinya dianggap telah "menantang" sesuatu yang ada di lokasi tersebut.
Kisah ini kemudian menjadi salah satu pengalaman mistis yang masih diingat Bang Seno hingga sekarang.
Meski cerita tersebut disampaikan berdasarkan pengalaman pribadi dalam sebuah podcast, kejadian mengenai sosok tanpa kepala, pocong, hingga pantangan kandang nomor empat tentu menjadi bagian dari kisah horor yang menarik perhatian pendengar.
Bagi sebagian orang, pengalaman seperti ini dapat menjadi pengingat untuk tetap menghormati aturan dan kebiasaan yang berlaku di suatu tempat.
Namun, dari sisi lain, berbagai kejadian tersebut tetap merupakan pengalaman pribadi yang tidak dapat dibuktikan secara ilmiah.
Editor : Muhammad Azlan SyahSumber : youtube.com/@LenteraMalam