RADARBONANG.ID — Di balik sosoknya yang dikenal ceria dan kerap menghibur publik lewat berbagai aksi komedi, Ummi Quary ternyata menyimpan sisi emosional yang jarang diperlihatkan.
Perjalanan umrah keduanya menjadi pengalaman yang jauh lebih dalam dari sekadar perjalanan ibadah.
Ummi Quary membagikan sejumlah potret selama berada di Tanah Suci melalui media sosial.
Bersamaan dengan foto-foto tersebut, ia menuliskan curahan hati mengenai perasaan yang dibawanya saat berangkat hingga ketenangan yang ia rasakan setelah berada di hadapan Allah SWT.
Baca Juga: Tepung Sagu vs Terigu, Mana yang Lebih Unggul? Jawabannya Bisa Bikin Anda Berubah Pilihan
Datang ke Tanah Suci dengan Hati yang Tidak Baik-Baik Saja
Umrah kali ini terasa berbeda bagi Ummi Quary. Ia mengaku datang dengan membawa berbagai perasaan yang selama ini mungkin tersimpan dalam hati.
Dalam unggahannya, Ummi menggambarkan perjalanan tersebut sebagai momen ketika dirinya merasakan sakit, kesedihan, hingga perasaan hancur sebagai manusia.
Ungkapan tersebut membuat perjalanan spiritual Ummi terasa begitu personal.
Di tengah suasana Tanah Suci, ia tidak berusaha menyembunyikan sisi rapuhnya.
Justru, kesempatan untuk berada di tempat yang dianggap suci oleh umat Islam membuatnya memiliki ruang untuk mengeluarkan berbagai perasaan yang selama ini dipendam.
Bisa Mengadu Langsung kepada Allah
Salah satu hal yang paling membekas bagi Ummi selama menjalani umrah adalah perasaan tenang setelah bisa mencurahkan isi hati kepada Allah.
Ia mengungkapkan rasa syukurnya karena mendapatkan kesempatan untuk mengadu langsung kepada Sang Pencipta.
Bagi Ummi, ketenangan tersebut menjadi pengalaman yang begitu berarti.
Ketika berbagai persoalan terasa berat, berada di Tanah Suci memberinya kesempatan untuk berhenti sejenak dari hiruk-pikuk kehidupan dan lebih banyak melakukan refleksi diri.
Perasaan itu pula yang membuat perjalanan umrah kali ini tidak hanya menjadi dokumentasi perjalanan, tetapi juga sebuah pengalaman batin.
Potret Ummi di Tanah Suci Penuh Momen Haru
Dalam rangkaian foto yang dibagikan, Ummi memperlihatkan berbagai momen selama menjalankan ibadah.
Ekspresinya terlihat berbeda dari sosok yang biasanya dikenal publik dengan pembawaan ceria dan menghibur.
Ada suasana haru, bahagia, sekaligus rasa syukur yang terlihat dari unggahan tersebut.
Perjalanan itu seakan memperlihatkan sisi lain Ummi yang mungkin tidak banyak diketahui oleh penggemarnya.
Jika selama ini publik lebih sering melihatnya melalui layar dengan karakter yang penuh energi dan humor, kali ini Ummi justru hadir dengan suasana yang lebih tenang dan reflektif.
Hal tersebut membuat momen umrahnya terasa semakin personal.
Bukan Sekadar Perjalanan, tetapi Ruang untuk Menenangkan Diri
Bagi sebagian orang, perjalanan umrah memang tidak hanya berkaitan dengan aktivitas ibadah secara fisik.
Berada jauh dari rutinitas sehari-hari juga dapat menjadi kesempatan untuk melakukan introspeksi.
Hal tersebut tampaknya dirasakan Ummi.
Ia datang dengan berbagai perasaan yang berat, tetapi justru menemukan ketenangan setelah menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Momen seperti ini membuat perjalanan spiritual memiliki makna yang berbeda bagi setiap orang.
Ada yang datang dengan membawa doa, ada yang membawa harapan, dan ada pula yang datang dengan hati yang sedang tidak baik-baik saja.
Namun, semuanya memiliki tujuan yang sama, yakni mendekatkan diri kepada Allah.
Ummi Quary Berharap Bisa Kembali ke Tanah Suci
Setelah merasakan pengalaman yang begitu emosional, Ummi tidak lupa menyampaikan harapannya agar suatu saat kembali mendapatkan kesempatan untuk datang ke Baitullah.
Ia juga menyelipkan doa untuk orang-orang yang masih memiliki impian menjalankan ibadah umrah.
Dalam unggahannya, Ummi berharap mereka yang merindukan Tanah Suci juga segera mendapatkan kesempatan untuk berangkat.
Doa tersebut menjadi penutup yang cukup menyentuh dari perjalanan spiritualnya kali ini.
Sisi Lain Ummi Quary yang Bikin Netizen Ikut Terharu
Perjalanan Ummi Quary kali ini memperlihatkan bahwa sosok yang selama ini dikenal lewat humor juga memiliki sisi rapuh seperti manusia pada umumnya.
Di balik tawa yang ia hadirkan untuk orang lain, ternyata ada perasaan yang juga perlu disembuhkan.
Tanah Suci menjadi tempat bagi Ummi untuk mengeluarkan berbagai beban tersebut.
Baca Juga: Bangun Sebelum Matahari Terbit Bukan Sekadar Kebiasaan, Ini yang Membuat Suasana Subuh Terasa Berbed
Ia tidak datang dengan cerita bahwa semuanya sudah baik-baik saja, tetapi justru datang dengan luka dan berbagai perasaan yang sulit dijelaskan.
Dan dari sana, ia menemukan sesuatu yang mungkin sedang paling dibutuhkan: ketenangan.
Kisah tersebut juga menjadi pengingat bahwa setiap orang bisa memiliki alasan berbeda ketika datang ke Tanah Suci.
Ada yang ingin mengucapkan syukur, meminta pertolongan, mencari jawaban, atau sekadar ingin merasa lebih dekat dengan Allah.
Pada akhirnya, perjalanan Ummi Quary memberikan pesan sederhana: kadang manusia tidak membutuhkan banyak jawaban, tetapi hanya membutuhkan tempat untuk mencurahkan seluruh isi hati.
Dan bagi Ummi, Tanah Suci menjadi tempat untuk menemukan ketenangan tersebut.
Editor : Muhammad Azlan SyahSumber : kapanlagi.com