RADARBONAG.ID — Setting spray mungkin terlihat seperti produk kecil yang hanya digunakan ketika makeup sudah selesai.
Tinggal semprot beberapa kali, lalu wajah dianggap siap menjalani aktivitas seharian.
Namun, bagi pencinta makeup, setting spray sebenarnya punya peran yang lebih fleksibel.
Produk ini tidak hanya digunakan untuk membantu mempertahankan riasan, tetapi juga bisa dimanfaatkan pada beberapa tahap makeup untuk menghasilkan tampilan yang lebih menyatu.
Bahkan, waktu penggunaannya dapat memengaruhi apakah makeup terlihat matte, dewy, terlalu powdery, atau justru lebih natural.
Lantas, apakah setting spray benar-benar wajib dimiliki? Atau sebenarnya hanya produk tambahan yang bisa dilewati?
Baca Juga: Menikmati Senja Pesisir Tuban di RE Martadinata: Lesehan Sederhana, Kopi Saset, dan Deru Pantura
Setting Spray Bukan Sekadar “Semprotan Terakhir”
Secara umum, setting spray digunakan setelah makeup selesai.
Produk disemprotkan ke wajah untuk membantu memberikan hasil akhir tertentu sekaligus membuat berbagai lapisan makeup terlihat lebih menyatu.
Tanpa setting spray, makeup terkadang terlihat seperti terdiri dari beberapa lapisan berbeda.
Foundation, concealer, bedak, blush, bronzer, dan highlighter bisa tampak terlalu powdery, terutama jika digunakan dalam jumlah cukup banyak.
Di sinilah setting spray dapat membantu memberikan efek yang lebih seamless.
Namun, hasil akhirnya sangat bergantung pada formula produk.
Ada setting spray yang dirancang untuk memberikan tampilan matte, sementara produk lain justru memberikan efek dewy dan membuat kulit terlihat lebih segar.
Jadi, jangan sampai memilih setting spray hanya karena sedang viral.
Kulit Berminyak dan Kering Bisa Membutuhkan Jenis Berbeda
Jenis kulit menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum memilih setting spray.
Bagi pemilik kulit berminyak, formula dengan hasil matte bisa menjadi pilihan karena membantu membuat tampilan wajah tidak terlalu mengilap.
Produk seperti ini biasanya lebih cocok untuk makeup yang ingin terlihat rapi dalam waktu lama.
Sementara itu, pemilik kulit kering mungkin lebih nyaman menggunakan setting spray yang memberikan hasil lebih melembapkan atau dewy.
Jika menggunakan produk dengan hasil terlalu matte pada kulit yang sangat kering, makeup justru berpotensi terlihat semakin kaku atau menonjolkan bagian kulit yang kering.
Namun, perlu diingat bahwa label “matte” atau “dewy” bukan satu-satunya faktor.
Formula, kondisi kulit, cuaca, serta produk makeup lain yang digunakan juga dapat memengaruhi hasil akhirnya.
Kapan Sebaiknya Setting Spray Digunakan?
Waktu paling umum adalah setelah seluruh makeup selesai.
Setelah foundation, concealer, powder, blush, bronzer, highlighter, dan produk lainnya diaplikasikan, setting spray dapat digunakan sebagai tahap akhir.
Semprotkan secara merata dari jarak yang dianjurkan pada kemasan.
Hindari menyemprot terlalu dekat atau terlalu banyak karena justru dapat membuat permukaan makeup terlalu basah.
Menariknya, sebagian beauty enthusiast juga menggunakan setting spray di tengah proses makeup.
Misalnya, setelah complexion selesai, setting spray dapat digunakan untuk membantu membuat lapisan complexion terasa lebih menyatu sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
Teknik lain adalah menggunakannya setelah powder.
Cara ini dapat membantu mengurangi tampilan bedak yang terlalu tebal sehingga hasil makeup terlihat lebih natural.
Tetapi, teknik tersebut tidak selalu berlaku untuk semua produk. Setting spray memiliki formula yang berbeda-beda sehingga petunjuk penggunaan dari masing-masing produk tetap perlu diperhatikan.
Setting Spray Sebelum Makeup, Memangnya Bisa?
Penggunaan setting spray sebelum makeup juga cukup populer.
Pada tahap ini, produk biasanya digunakan untuk memberikan efek tertentu pada permukaan kulit sebelum foundation atau complexion diaplikasikan.
Namun, ada hal penting yang perlu dipahami: setting spray bukan pengganti skincare.
Jika kulit membutuhkan pelembap, sunscreen, atau produk perawatan lainnya, tahapan tersebut tetap perlu dilakukan sesuai kebutuhan.
Setting spray juga tidak otomatis menggantikan primer.
Primer memiliki fungsi dan formulasi yang berbeda, sehingga penggunaannya kembali pada kebutuhan kulit serta jenis makeup yang ingin dibuat.
Dengan kata lain, setting spray lebih tepat dianggap sebagai produk pendukung dalam rutinitas makeup.
Setting Spray vs Setting Powder, Apa Bedanya?
Banyak orang masih menganggap setting spray dan setting powder memiliki fungsi yang sama. Padahal, keduanya bekerja dengan cara berbeda.
Setting powder umumnya digunakan untuk membantu mengurangi kilap dan mengatur produk complexion agar tidak mudah bergeser.
Karena itu, produk ini sering diaplikasikan pada area tertentu, terutama bagian wajah yang lebih mudah berminyak.
Sementara itu, setting spray lebih sering digunakan untuk tahap akhir makeup dan membantu keseluruhan riasan terlihat lebih menyatu.
Keduanya bahkan dapat digunakan dalam satu rutinitas.
Namun, bukan berarti semakin banyak produk yang digunakan maka makeup otomatis semakin awet.
Terlalu banyak powder dapat membuat makeup terlihat cakey.
Terlalu banyak setting spray juga bisa membuat hasil akhir justru kurang nyaman.
Kuncinya adalah mengetahui kebutuhan kulit dan menggunakan produk secukupnya.
Jadi, Setting Spray Wajib atau Tidak?
Jawabannya: tidak wajib untuk semua orang.
Jika hanya menggunakan makeup ringan untuk aktivitas singkat, setting spray mungkin bukan produk yang harus selalu digunakan.
Namun, situasinya berbeda jika makeup harus bertahan selama berjam-jam.
Menghadiri pesta, bekerja seharian, menghadiri acara penting, melakukan aktivitas di luar ruangan, atau berada di tengah cuaca panas bisa menjadi situasi ketika setting spray terasa lebih berguna.
Selain membantu mempertahankan tampilan makeup, pemilihan formula yang tepat juga dapat membantu mendapatkan hasil akhir sesuai keinginan.
Tetapi, ekspektasi tetap perlu realistis. Tidak ada satu produk yang bisa menjamin makeup tidak berubah sama sekali sepanjang hari.
Produksi minyak alami kulit, keringat, gesekan, kelembapan udara, dan aktivitas sehari-hari tetap dapat memengaruhi riasan.
Yang Penting Bukan Sekadar Punya, tetapi Tahu Cara Menggunakannya
Setting spray pada akhirnya bukan produk yang harus dimiliki semua orang.
Nilainya justru terletak pada bagaimana produk tersebut digunakan sesuai kebutuhan.
Untuk makeup natural, penggunaannya bisa membantu mengurangi kesan terlalu powdery.
Baca Juga: Mediasi Hak Asuh Buntu, Ruben Onsu Tegaskan Tak Mau Terima Syarat Sarwendah Saat Ingin Bertemu Anak
Untuk full makeup, setting spray dapat menjadi salah satu langkah untuk membantu menyatukan berbagai lapisan riasan.
Bahkan, bagi sebagian orang, menggunakannya di tahap tertentu dapat memberikan hasil yang berbeda dibandingkan hanya menyemprotkannya setelah makeup selesai.
Jadi, sebelum menyimpulkan bahwa setting spray cuma “pelengkap”, mungkin yang perlu diperhatikan bukan hanya produk apa yang digunakan, tetapi juga kapan dan bagaimana cara menggunakannya.
Sebab, dalam dunia makeup, langkah kecil bisa memberikan perbedaan besar pada hasil akhir.
Dan kalau setelah berjam-jam makeup masih terlihat rapi dan menyatu, barulah kita tahu bahwa beberapa semprotan kecil ternyata memang punya pekerjaan yang cukup penting. (*)
Editor : Muhammad Azlan SyahSumber : Radar Bonang