Tergiur Gaji Rp8 Juta dari Lowongan Facebook, Perawat Lansia Mengaku Temukan Foto Dirinya di Ruangan Terlarang

Ika Nur Jannah • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:15 WIB
Niat mencari nafkah demi tiga anak justru membawa Celline pada pengalaman yang menurutnya sangat mencekam. Berawal dari lowongan kerja di Facebook dengan gaji Rp8 juta, ia mengaku menemukan sejumlah kejanggalan hingga foto dirinya berada di album misterius. (Sumber Foto: Tangkapan layar YouTube @Lentera malam)
Niat mencari nafkah demi tiga anak justru membawa Celline pada pengalaman yang menurutnya sangat mencekam. Berawal dari lowongan kerja di Facebook dengan gaji Rp8 juta, ia mengaku menemukan sejumlah kejanggalan hingga foto dirinya berada di album misterius. (Sumber Foto: Tangkapan layar YouTube @Lentera malam)

RADARBONAG.ID — Tawaran pekerjaan dengan gaji besar menjadi awal dari pengalaman mencekam yang dialami seorang perawat lansia bernama Celline.

Alih-alih mendapatkan pekerjaan yang dapat membantu kondisi ekonominya, ia mengaku justru terjebak dalam situasi penuh kejanggalan hingga merasa nyawanya terancam.

Pengalaman tersebut diceritakan Celline dalam tayangan Podcast Lentera Malam.

Ia mengaku nyaris menjadi korban ritual pesugihan di rumah seorang mantan pejabat yang disebut memiliki kekayaan berlimpah.

Kisah itu bermula pada 2025, ketika Celline sedang menghadapi kesulitan ekonomi setelah mengalami kebangkrutan.

Baca Juga: Kenapa Setelah Makan Manis Malah Lemas dan Mengantuk? Kenali Sugar Rush, Sugar Crash, dan Penyebabnya

Sebagai seorang ibu tunggal yang harus memenuhi kebutuhan dan biaya pendidikan tiga anaknya, ia membutuhkan pekerjaan dengan penghasilan yang cukup untuk menghidupi keluarganya.

Tergiur Gaji Rp8 Juta dari Lowongan Facebook

Di tengah kondisi tersebut, Celline menemukan sebuah lowongan pekerjaan melalui Facebook.

Posisi yang ditawarkan adalah perawat lansia dengan gaji sekitar Rp8 juta per bulan.

Nominal tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan penghasilan yang biasa diterima perawat lansia pada umumnya.

Menurut Celline, pekerjaan serupa saat itu rata-rata menawarkan bayaran sekitar Rp4,5 juta.

"Gajinya lumayan besar, Rp8 juta. Sementara gaji perawat lansia pada umumnya di kisaran Rp4,5 juta," ungkap Celline dalam podcast.

Pekerjaannya pun terlihat cukup sederhana. Ia hanya diminta merawat majikannya, termasuk memandikan serta mengantar untuk menjalani pengobatan.

Tanpa menduga sesuatu yang buruk akan terjadi, Celline akhirnya menerima tawaran tersebut.

Namun, setelah mulai tinggal dan bekerja di rumah tersebut, sejumlah kejanggalan perlahan mulai ia temukan.

Dilarang Masuk Ruangan Tertentu

Sejak awal bekerja, Celline mengaku mendapat larangan untuk memasuki sebuah ruangan yang berada di bagian bawah rumah.

Larangan tersebut justru membuat rasa penasarannya semakin besar. Terlebih, ia mulai melihat sejumlah benda aneh di dalam rumah.

Salah satu hal yang membuatnya bertanya-tanya adalah foto keluarga yang terpajang.

Celline mengaku melihat bagian mata dari beberapa orang dalam foto tersebut dicoret menggunakan spidol hitam.

"Dari saya lihat gambar tersebut, foto keempat anaknya matanya itu ditutup pakai spidol," kata Celline.

Keanehan yang ia rasakan kemudian berkembang menjadi pengalaman yang menurutnya jauh lebih menyeramkan.

Mengaku Melihat Sosok Besar Berwarna Hitam

Celline mengaku pernah melihat kejadian yang sulit dijelaskan secara logis.

Saat itu, ia melihat kursi roda yang digunakan majikannya seperti didorong oleh sosok berukuran besar.

Sosok tersebut disebutnya memiliki tubuh tinggi dan berwarna hitam. Yang membuat situasi semakin mengerikan, Celline mengatakan majikannya justru tertawa ketika melihat sosok tersebut.

"Kursi roda itu didorong dari belakang, ada makhluk gede tinggi hitam. Dan yang bikin saya sampai, ibu ketawa cekik sama makhluk tersebut," ujarnya.

Pengalaman itu membuat kecurigaan Celline terhadap rumah tersebut semakin kuat.

Menyelinap ke Ruangan Terlarang

Rasa penasaran akhirnya membuat Celline mengambil risiko. Ketika kondisi rumah sedang sepi, ia memberanikan diri masuk ke ruangan yang sebelumnya dilarang untuk dimasuki.

Di dalam ruangan tersebut, Celline mengaku menemukan sebuah album foto.

Isinya membuat dirinya semakin ketakutan karena terdapat deretan foto perempuan yang diberi tanda silang berwarna merah.

Ia kemudian membuka halaman demi halaman album tersebut.

Hingga akhirnya, ia menemukan sesuatu yang membuatnya panik.

Foto dirinya ternyata berada di salah satu halaman album tersebut.

"Yang ketujuh ada foto aku. Hah? Berarti gue dong mau jadi tumbal," kata Celline.

Menurut pengakuannya, sejak saat itu ia merasa dirinya berada dalam bahaya.

ART yang Hilang Membuat Kecurigaan Semakin Kuat

Celline kemudian menghubungkan temuannya dengan sejumlah kejadian yang sebelumnya dianggap biasa.

Ia mengaku mengetahui adanya beberapa asisten rumah tangga yang pernah bekerja di rumah tersebut, tetapi kemudian pergi secara tiba-tiba dengan berbagai alasan.

Kecurigaan tersebut kemudian ia ceritakan kepada ART lain bernama Yanti.

"Ternyata kecurigaan kamu selama ini, ART yang hilang, yang pulang dengan alasan lain-lain itu jadi tumbal. Yanti kaget," ujar Celline.

Meski demikian, seluruh cerita tersebut merupakan pengakuan dan pengalaman pribadi Celline yang disampaikan dalam podcast.

Tidak terdapat pembuktian independen dalam cerita tersebut mengenai tuduhan praktik pesugihan maupun adanya korban tumbal seperti yang diklaim.

Celline Nekat Mencari Cara untuk Kabur

Setelah merasa situasinya semakin tidak aman, Celline memutuskan untuk meninggalkan rumah tersebut sesegera mungkin.

Ia mencari celah ketika kondisi rumah memungkinkan. Kesempatan itu akhirnya muncul ketika majikannya berada di lantai atas.

Celline kemudian menggunakan alasan membeli popok atau pampers yang disebutnya sudah habis.

Ia meminta izin keluar kepada petugas keamanan kompleks.

Tanpa mengetahui kondisi sebenarnya, petugas tersebut kemudian membukakan gerbang.

"Aku cepat-cepat bilang disuruh beli pampers karena pampers ibu sudah habis. Bukalah tuh gerbang, dibuka sama mereka," tuturnya.

Begitu gerbang terbuka, Celline langsung pergi dan berlari menjauh dari rumah tersebut.

Berlari Sambil Membaca Doa hingga Menemukan Ojek

Dalam kondisi panik, Celline mengaku terus berlari tanpa berani melihat ke belakang.

Ia juga membaca doa dan istighfar sepanjang perjalanan.

Sekitar 15 menit kemudian, ia akhirnya menemukan ojek pangkalan.

Tanpa membuang waktu, Celline meminta pengemudi tersebut mengantarnya menuju stasiun terdekat. Ia bahkan meminta pengemudi untuk segera melaju karena takut dirinya dikejar menggunakan mobil.

Setelah sampai di terminal, Celline mengaku baru bisa bernapas lega.

"Alhamdulillah ya Allah, sudah keluar dari rumah itu. Berasa keluar dari sarang macan," ujarnya.

Pulang dan Memutus Semua Komunikasi

Setelah berhasil meninggalkan rumah tersebut, Celline mengambil langkah untuk memutus hubungan dengan orang-orang yang menurutnya berkaitan dengan pekerjaan itu.

Ia menghapus dan memblokir kontak majikannya maupun orang-orang yang bekerja bersamanya.

"Aku hapus kontak Yanti, kontak ibu pun sudah aku hapus semua. Aku blokir dan aku enggak mau lagi ada urusan apa pun," katanya.

Celline kemudian kembali ke kota asal dan berkumpul dengan ketiga anaknya.

Baca Juga: Bukan Sekadar Gaya Manis, Coquette Core Makin Digemari Gen Z karena Pita dan Renda Bisa Jadi Ekspresi Diri

Pengalaman tersebut meninggalkan trauma mendalam. Namun, perasaan lega juga muncul ketika ia akhirnya dapat kembali melihat dan memeluk anak-anaknya dalam keadaan selamat.

"Aku lihat anak-anakku, aku peluk mereka. Aku nangis sejadi-jadinya karena aku merasa ini adalah kesempatan yang Allah berikan sama aku bisa berkumpul lagi," tutur Celline.

Kisah Celline menjadi pengingat bahwa pencari kerja, khususnya mereka yang sedang berada dalam kondisi ekonomi sulit, perlu berhati-hati ketika menemukan tawaran pekerjaan melalui media sosial.

Gaji yang jauh di atas rata-rata sebaiknya tetap diperiksa dengan teliti, termasuk identitas pemberi kerja, lokasi pekerjaan, kontrak, serta kondisi tempat kerja sebelum menerima tawaran.

Sementara itu, cerita mengenai ritual pesugihan dan dugaan tumbal yang disampaikan Celline dalam podcast tetap merupakan kesaksian pribadi yang belum terverifikasi secara independen.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : youtube.com /@Lentera malam
kisah pesugihan lowongan kerja Facebook perawat lansia Celline Lentera Malam kisah viral perawat